AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI

Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikJurnal Keperawatan Dan Kesehatan Holistik

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang lebih tinggi dari batas normal. Ini berarti tekanan darah yang mendorong darah melewati pembuluh darah lebih kuat dari yang seharusnya, dan bisa berisiko menyebabkan kerusakan pada organ-organ penting seperti jantung, otak, dan ginjal. Tekanan darah yang normal adalah 120/80 mmHg.Tekanan darah di anggap tinggi jika sistolik (angka atas) 140 mmHg dan diastolic (angka bawah) 90 mmHg. Tujuan untuk mengurangi nyeri akut pada pasien penderita hipertensi. Metode yang digunakan dalam penyusunan kasus ini adalah metode deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus untuk proses pendekatan dalam menerapkan pemberian teknik relaksasi nafas dalam. Hasil penelitian pada pasien I sebelum dilakukan nya pemberian teknik relaksasi nafas dalam nyeri yang dialami dengan skala 8 (sangat berat). setalah dilakukan nya pemberian teknik relaksasi nafas dalam nyeri menjadi skala 2-3 (nyeri ringan). pada pasien II sebelum dilakukan pemberian teknik relaksasi nafas dalam nyeri yang dialami dengan skala 4-6 (nyeri sedang). Setelah dilakukan nya pemberian teknik relaksasi nafas dalam nyeri menjadi skala 2-3 (nyeri ringan). Kesimpulannya teknik relaksasi napas dalam yang di ajar kan kepada pasien dapat mengurangi tingkat nyeri.

Masalah utama yang muncul pada klien I dan klien II adalah hipertensi dengan masalah nyeri akut.dan telah di lakukan implementasi keperawatan selama 3x24 jam.didapatkan hasil penurunan skala nyeri pada klien I awal nya 8 (sangat berat) menjadi 2-3(nyeri ringan).pada klien II penurunan skala nyeri awalnya 4-6 (nyeri sedang) menjadi 2-3(nyeri ringan).artinya pemberian teknik relaksasi nafas dalam sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri yang sedang dialami oleh klien.

Berdasarkan hasil penelitian, teknik relaksasi nafas dalam terbukti efektif dalam mengurangi nyeri akut pada penderita hipertensi. Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada dua pasien, sehingga perlu dilakukan studi lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar untuk mengkonfirmasi efektivitas teknik ini. Selain itu, penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mengeksplorasi teknik relaksasi lainnya, seperti meditasi atau pijat, untuk melihat apakah ada teknik yang lebih efektif dalam mengurangi nyeri akut pada penderita hipertensi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak jangka panjang teknik relaksasi nafas dalam terhadap kesehatan penderita hipertensi, termasuk pengendalian tekanan darah dan kualitas hidup.

Read online
File size262.24 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test