RADEN FATAHRADEN FATAH
Usroh: Jurnal Hukum Keluarga IslamUsroh: Jurnal Hukum Keluarga IslamTingginya angka perceraian dan tantangan sosial di era modern menuntut Kantor Urusan Agama (KUA) untuk berinovasi dalam pembinaan keluarga sakinah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi yang dilakukan KUA, menganalisis praktik penerapannya, serta implikasinya terhadap upaya pembentukan keluarga sakinah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di KUA Batanghari Lampung Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi seperti pembentukan Pakta Kesalingan, fasilitasi diskusi kelompok dalam kursus calon pengantin, dan layanan konsultasi pasca-pernikahan memberikan dampak signifikan dalam memperkuat hubungan suami istri serta mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan pernikahan. Pakta Kesalingan menanamkan nilai-nilai kesetaraan dan kerja sama sejak awal pernikahan, sementara diskusi kelompok memberikan ruang bagi pasangan untuk berbagi wawasan dan belajar menyelesaikan masalah secara kolaboratif. Layanan konsultasi pasca-pernikahan menjadi sarana untuk mendukung pasangan dalam menjaga hubungan yang harmonis. Kesimpulannya, inovasi kelembagaan yang diterapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan tetapi juga menciptakan pendekatan holistik dalam pembinaan keluarga. Dengan memperkuat komitmen pasangan melalui pendidikan pranikah yang relevan dan dukungan berkelanjutan, inovasi ini memiliki potensi besar untuk memperkuat pembinaan keluarga sakinah di tingkat masyarakat.
This paper provides a significant scientific contribution with a comprehensive overview of KUA institutional innovation in Sakinah Family Development to improve services to the community.This study reveals that innovations in fostering the sakinah family by KUA Batanghari East Lampung, especially through the establishment of the Mutuality Pact, have a significant impact in strengthening the relationship between husband and wife and preparing them to face married life better.This institution is not just symbolic, but contains values that promote equality, mutual support, and effective communication between couples.By including the pledge of the Mutuality Pact in the wedding procession, KUA Batanghari creates a solid foundation for couples to build a harmonious family based on the principles of sakinah, mawaddah, and rahmah.In addition, other institutional innovations, such as group discussions in bride-to-be courses and post-marriage follow-up counseling services, demonstrate a holistic approach in supporting the formation of the sakinah family.Group discussions provide a space for couples to learn and understand each other, not only from their own partners but also from the experiences of other participants, thus broadening their horizons about home life.Post-marriage follow-up counseling services allow couples to get ongoing support in resolving issues that arise after marriage.This approach emphasizes that the development of the sakinah family does not only end at the premarital stage, but continues in family life as a whole.With the renewal of policies and service strategies, KUA Batanghari has succeeded in creating an innovative institutional model, improving the quality of services, and supporting the development of a more harmonious and prosperous family.This holistic approach ensures that all innovations support each other to create a sustainable impact on strengthening family values in society.This research is limited to one perspective in the local context of KUA Batanghari East Lampung, so there is a need for more comprehensive research and further evaluation of the long-term impact of this policy as well as replication efforts in other KUA by adjusting local needs.With consistent policy support and cross-sectoral collaboration, KUA institutional innovation can be a sustainable model to support the development of sakinah families in Indonesia.
Based on the findings and implications of this study, several suggestions for further research and development can be proposed. Firstly, it is important to conduct a comprehensive evaluation of the long-term impact of the Mutuality Pact policy on marriage sustainability and conflict reduction within households. This evaluation should consider various factors, such as the effectiveness of the pact in promoting equality and mutual support, its impact on relationship satisfaction, and its ability to prevent or resolve conflicts. Secondly, there is a need to explore the potential for replicating this innovation in other KUA offices across Indonesia. While the study focuses on KUA Batanghari, it is crucial to understand how this innovation can be adapted and implemented in different cultural and social contexts. This may involve examining the challenges and opportunities associated with scaling up the program, as well as identifying best practices and strategies for successful replication. Lastly, further research should focus on the role of religious extension workers and their training in delivering the values of the sakinah family. This includes exploring the effectiveness of their training programs, the impact of their involvement in pre- and post-marriage guidance, and the potential for collaboration with other community organizations and professionals to enhance the overall effectiveness of family development initiatives. By addressing these suggestions, future research can contribute to a deeper understanding of the impact and potential of institutional innovations in fostering the sakinah family, and provide valuable insights for policy development and implementation.
- Digitalisasi Pelayanan Publik Melalui Program Kalimasada Di Kelurahan Keputih, Kota Surabaya | Zuraida... doi.org/10.33366/japi.v8i2.4909Digitalisasi Pelayanan Publik Melalui Program Kalimasada Di Kelurahan Keputih Kota Surabaya Zuraida doi 10 33366 japi v8i2 4909
- Perumusan Kebijakan Pelayanan Pernikahan Selama Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/syakhsiyyah/article/view/3523Perumusan Kebijakan Pelayanan Pernikahan Selama Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM jurnal iainponorogo ac index php syakhsiyyah article view 3523
- Fostering Low-Income Family Resilience: Findings from Walsh Family Resilience Framework in Tapos Depok,... ijssrr.com/journal/article/view/1154Fostering Low Income Family Resilience Findings from Walsh Family Resilience Framework in Tapos Depok ijssrr journal article view 1154
- Strategi dan Dampak Kebijakan KUA dalam Menekan Angka Pernikahan Dini di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten... doi.org/10.18196/jpk.v4i2.16198Strategi dan Dampak Kebijakan KUA dalam Menekan Angka Pernikahan Dini di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten doi 10 18196 jpk v4i2 16198
| File size | 549.67 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
CARAKACARAKA Interpretasi makna dalam teks iklan menghasilkan dualisme makna, membentuk dua perspektif interpretasi: satu dari para penggemar rokok dan satu lagi dariInterpretasi makna dalam teks iklan menghasilkan dualisme makna, membentuk dua perspektif interpretasi: satu dari para penggemar rokok dan satu lagi dari
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Namun demikian, pelaksanaan SIMKAH masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya manusia yangNamun demikian, pelaksanaan SIMKAH masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya manusia yang
CARAKACARAKA Hasil penelitian dari penelitian ini sudah sesuai dengan asumsi dasar teori perencanaan komunikasi, bahwa perencanaan yang kompleks serta motivasi yangHasil penelitian dari penelitian ini sudah sesuai dengan asumsi dasar teori perencanaan komunikasi, bahwa perencanaan yang kompleks serta motivasi yang
CARAKACARAKA Dengan pendekatan deskriptif eksploratif, data berupa 1. 742 komentar dikumpulkan melalui web scraping menggunakan Python dan diolah melalui tahapan preprocessing,Dengan pendekatan deskriptif eksploratif, data berupa 1. 742 komentar dikumpulkan melalui web scraping menggunakan Python dan diolah melalui tahapan preprocessing,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Keterampilan Interpersonal Skill yang terasah mampu menambah kompetensi komunikasi, kematangan emosional, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja,Keterampilan Interpersonal Skill yang terasah mampu menambah kompetensi komunikasi, kematangan emosional, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja,
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, visualisasi dan pendampingan. Peserta kegiatan adalah calon pengantin yangMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, visualisasi dan pendampingan. Peserta kegiatan adalah calon pengantin yang
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Sumber data penelitian ini adalah pihak KUA yaitu Kepala KUA dan Penghulu, calon pengantin, serta tokoh masyarakat. Kemudian data yang peneliti kumpulkanSumber data penelitian ini adalah pihak KUA yaitu Kepala KUA dan Penghulu, calon pengantin, serta tokoh masyarakat. Kemudian data yang peneliti kumpulkan
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Konsentrasi penduduk ini menyebabkan keterbatasan lahan, kemacetan lalu lintas, dan masalah sosial di kota-kota tersebut. Selain itu, terjadi pergeseranKonsentrasi penduduk ini menyebabkan keterbatasan lahan, kemacetan lalu lintas, dan masalah sosial di kota-kota tersebut. Selain itu, terjadi pergeseran
Useful /
CARAKACARAKA Orang tua yang mendampingi anak dalam bermain game menunjukkan pola komunikasi yang lebih baik dan mampu membuat anak lebih terbuka. Hasil dalam penelitianOrang tua yang mendampingi anak dalam bermain game menunjukkan pola komunikasi yang lebih baik dan mampu membuat anak lebih terbuka. Hasil dalam penelitian
CARAKACARAKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp berperan signifikan dalam meningkatkan komunikasi, memfasilitasi pertukaran informasi, dan mendorong partisipasiHasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp berperan signifikan dalam meningkatkan komunikasi, memfasilitasi pertukaran informasi, dan mendorong partisipasi
RADEN FATAHRADEN FATAH Adapun Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pencatatan perkawinan dalam rangka memperkuat perlindungan hukum terhadap individu dan institusiAdapun Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pencatatan perkawinan dalam rangka memperkuat perlindungan hukum terhadap individu dan institusi
RADEN FATAHRADEN FATAH Evolusi ini turut mempengaruhi tatanan hukum keluarga yang selama ini lebih cenderung mengacu pada peran tradisional gender. Penelitian ini bertujuan untukEvolusi ini turut mempengaruhi tatanan hukum keluarga yang selama ini lebih cenderung mengacu pada peran tradisional gender. Penelitian ini bertujuan untuk