IIM JAMBIIIM JAMBI
Al-Ashlah: Journal of Islamic StudiesAl-Ashlah: Journal of Islamic StudiesSetelah diamandemen UUD 1945 sebanyak 4 kali dimulai dari tahun 1999, 2000, 2001, 2002 telah terjadi pergeseran kekuasaan eksekutif ke legislatif. Karena pergeseran yang sangat kuat dari Presiden ke arah DPR ini yang sebelum UUD 1945 diubah yang terjadi adalah executive heavy setelah UUD 1945 diubah menjadi legislative heavy. Hal ini terlihat dari pergeseran fungsi legislasi yang dulu menjadi kewenangan Presiden, sekarang menjadi kewenangan DPR. Belum adanya pengawasan yang memadai terhadap fungsi legislasi DPR di khawatirkan terjadinya penyimpangan dalam pembentukan UU yang akan dilakukan oleh DPR. Tetapi konstitusi diharapkan dapat menjamin pengawasan terhadap fungsi legislasi DPR itu.
Pengawasan terhadap fungsi legislasi DPR RI sangat penting dan diatur dalam UUD 1945, melibatkan dua mekanisme utama.Mekanisme internal-aktif-preventif dijalankan oleh Presiden, sesuai Pasal 20 ayat 2 UUD 1945, untuk memastikan rancangan undang-undang disetujui bersama dan mencegah penyimpangan.Sementara itu, pengawasan eksternal-pasif-represif dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi, berdasarkan Pasal 24C ayat 1 UUD 1945, melalui pengujian undang-undang jika terjadi penyimpangan.
Meskipun dokumen ini telah menguraikan kerangka pengawasan fungsi legislasi DPR oleh Presiden dan Mahkamah Konstitusi, masih banyak ruang untuk penelitian lanjutan guna memahami implementasi dan efektivitasnya secara mendalam. Salah satu arah studi yang menarik adalah meneliti seberapa efektif mekanisme pengawasan internal oleh Presiden dalam mencegah penyimpangan pembentukan undang-undang, terutama dalam konteks dinamika politik antar lembaga negara. Penting juga untuk menguji apakah putusan Mahkamah Konstitusi melalui uji materi undang-undang benar-benar mampu secara signifikan mengurangi potensi penyalahgunaan kekuasaan legislatif dan menghasilkan produk hukum yang lebih berkualitas. Selain itu, mengingat pentingnya peran rakyat dalam mengawasi wakilnya, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana partisipasi publik dan organisasi masyarakat sipil bisa lebih diberdayakan untuk melakukan pengawasan yang substansial terhadap proses legislasi, bukan hanya pada tahap pemilihan umum. Ini bisa mencakup pengembangan model pengawasan partisipatif yang efektif dan transparan. Terakhir, analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana faktor-faktor politik, seperti komposisi koalisi di parlemen atau pengaruh partai politik, memengaruhi independensi dan objektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan, baik oleh Presiden maupun dalam respons terhadap putusan MK. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi celah dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih konkret untuk memperkuat sistem pengawasan legislasi di Indonesia agar lebih akuntabel dan berpihak pada kepentingan umum.
| File size | 592.83 KB |
| Pages | 28 |
| DMCA | Report |
Related /
IIM JAMBIIIM JAMBI Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mengapa pembiayaan bagi hasil, khususnya muḍārabah, belum menjadi unggulan di perbankan syariah danPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mengapa pembiayaan bagi hasil, khususnya muḍārabah, belum menjadi unggulan di perbankan syariah dan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menganalisis distribusi kewenangan antar-lembaga negara dalam konteks pembiayaan proyek publik di Indonesia. Fokus penelitian adalah bagaimanaPenelitian ini menganalisis distribusi kewenangan antar-lembaga negara dalam konteks pembiayaan proyek publik di Indonesia. Fokus penelitian adalah bagaimana
APPIHIAPPIHI Makna perubahan dalam konteks amandemen UUD 1945 adalah mekanisme penyesuaian norma konstitusi yang bersifat parsial dan terbatas tanpa menghilangkan identitasMakna perubahan dalam konteks amandemen UUD 1945 adalah mekanisme penyesuaian norma konstitusi yang bersifat parsial dan terbatas tanpa menghilangkan identitas
BDKJAKARTABDKJAKARTA 3) Pemahaman dan praktik guru didukung dan dihambat oleh beberapa faktor. Faktor pendukungnya ialah kompetensi guru, manajemen sekolah, aneka kegiatan/ekstrakurikuler,3) Pemahaman dan praktik guru didukung dan dihambat oleh beberapa faktor. Faktor pendukungnya ialah kompetensi guru, manajemen sekolah, aneka kegiatan/ekstrakurikuler,
UNESAUNESA Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan penilaian multimedia kebencanaan oleh dua validator ahli media diperoleh skor rata-rata 90% dengan kriteriaHasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan penilaian multimedia kebencanaan oleh dua validator ahli media diperoleh skor rata-rata 90% dengan kriteria
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir setelah penerapan model TPS. Kategori peningkatan keterampilan berpikirHasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir setelah penerapan model TPS. Kategori peningkatan keterampilan berpikir
UNESAUNESA Pengembangan media pembelajaran damar kurung yang mengkombinasikan kesenian lokal dengan potensi geohistoris Gresik terbukti valid dan layak digunakan.meskipunPengembangan media pembelajaran damar kurung yang mengkombinasikan kesenian lokal dengan potensi geohistoris Gresik terbukti valid dan layak digunakan.meskipun
QAUMIYYAHQAUMIYYAH Gagasan dan penguatan praksis civil society merupakan salah satu alternatif model perjuangan menuju demokratisasi. Di Indonesia berkaitan dengan upayaGagasan dan penguatan praksis civil society merupakan salah satu alternatif model perjuangan menuju demokratisasi. Di Indonesia berkaitan dengan upaya
Useful /
BPKBPK Employing a case study methodology, the research focused on the Jombang regional government, which has a regional tax ratio of 0. 6%, significantly lowerEmploying a case study methodology, the research focused on the Jombang regional government, which has a regional tax ratio of 0. 6%, significantly lower
UNESAUNESA Penerapan model pembelajaran Problem based learning (PBL) dengan media pembelajaran berbasis film pendek terhadap hasil belajar IPS pada materi masa koloniaslismePenerapan model pembelajaran Problem based learning (PBL) dengan media pembelajaran berbasis film pendek terhadap hasil belajar IPS pada materi masa koloniaslisme
UNESAUNESA Program Sobat Inklusi menjadi salah satu sarana efektif dalam mendorong interaksi yang suportif dan setara. Guru berperan sebagai fasilitator, mediatorProgram Sobat Inklusi menjadi salah satu sarana efektif dalam mendorong interaksi yang suportif dan setara. Guru berperan sebagai fasilitator, mediator
UNESAUNESA Respon guru dan siswa menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan di luar kelas memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.Respon guru dan siswa menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan di luar kelas memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.