UM PalembangUM Palembang

Balance : Jurnal Akuntansi dan BisnisBalance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kasongan Yogyakarta. Namun, tingkat kepatuhan pajak masih rendah, dengan 89,19 persen pemilik usaha tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi keadilan pajak dan kepercayaan pada pemerintah terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan motivasi membayar pajak sebagai variabel mediasi. Sampel terdiri dari 60 pelaku UMKM gerabah di Desa Wisata Kasongan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan pada pemerintah dan motivasi membayar pajak secara positif dan signifikan mempengaruhi kepatuhan wajib pajak, sementara persepsi keadilan pajak tidak berpengaruh signifikan. Motivasi membayar pajak tidak memediasi hubungan antara persepsi keadilan dan kepatuhan, menyoroti pentingnya transparansi dan kepercayaan dalam meningkatkan kepatuhan pajak UMKM.

Persepsi keadilan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak namun tidak memengaruhi motivasi membayar pajak dan tidak memediasi hubungan tersebut.Kepercayaan pada pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar pajak serta kepatuhan wajib pajak, dan motivasi membayar pajak memediasi pengaruh kepercayaan pada pemerintah terhadap kepatuhan.Secara keseluruhan, kepatuhan wajib pajak UMKM di Desa Wisata Kasongan lebih dipengaruhi oleh kepercayaan pada pemerintah dan motivasi dibandingkan persepsi keadilan pajak.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif bagaimana penerapan sanksi pajak memengaruhi tingkat kepatuhan UMKM gerabah, dengan membandingkan desa yang menerapkan sanksi ketat dan yang tidak, untuk menilai efektivitas kebijakan penegakan. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh kualitas pelayanan fiskus terhadap persepsi keadilan, kepercayaan pada pemerintah, dan motivasi membayar pajak, sehingga dapat diidentifikasi elemen layanan yang paling berkontribusi pada peningkatan kepatuhan. Selanjutnya, studi eksperimental mengenai insentif perpajakan, seperti pengurangan tarif atau bantuan teknis bagi UMKM yang memiliki NPWP, dapat mengungkap apakah insentif tersebut meningkatkan niat mendapatkan NPWP dan memperkuat kepatuhan, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan kepercayaan dan motivasi wajib pajak.

  1. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEWAJIBAN PERPAJAKAN | Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola... journal.ppmi.web.id/index.php/jakpg/article/view/908PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEWAJIBAN PERPAJAKAN Jurnal Akuntansi Keuangan Perpajakan dan Tata Kelola journal ppmi index php jakpg article view 908
  2. Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan dan Kualitas Pelayanan Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak... ejournal.stitpn.ac.id/index.php/manazhim/article/view/1625Kesadaran Wajib Pajak Sanksi Perpajakan dan Kualitas Pelayanan Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak ejournal stitpn ac index php manazhim article view 1625
  3. THE INFLUENCE OF PERCEPTIONS OF TAX SYSTEM EFFECTIVENESS, TRUST IN THE GOVERNMENT, AND PERCEPTIONS OF... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/al-iqtishad/article/view/20357THE INFLUENCE OF PERCEPTIONS OF TAX SYSTEM EFFECTIVENESS TRUST IN THE GOVERNMENT AND PERCEPTIONS OF ejournal uin suska ac index php al iqtishad article view 20357
Read online
File size1012.88 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test