UNIKSUNIKS
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)Penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada benih Acacia crassicarpa (Akasia) sangat berpotensi menimbulkan kerusakan pada bibit dan dapat terbawa benih. Bentuk kerusakan karena serangan patogen sangat bervariasi, bergantung pada jenis patogen, benih dan faktor lingkungan. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk isolasi dan identifikasi patogen terbawa benih Akasia. Benih yang digunakan sebagai sumber isolat yaitu benih yang disimpan di Dry Cold Storage (DCS) dengan tahun panen benih 2012, 2015 dan 2016. Isolasi cendawan dari benih dilakukan dengan meletakkan benih di atas medium Peptone PCNB Agar (PPA) dan dipurifikasi pada medisum Potato Sucrose Agar (PSA). Karakterisasi secara mikroskopik menunjukkan bahwa cendawan yang diisolasi terdiri dari 4 genus, yaitu Aspergillus, Rhizopus, Penicillium dan Fusarium. Isolat yang secara mikroskopis termasuk genus Fusarium diidentifikasi secara molekuler berdasarkan Internal Transcribed Spacer (ITS). Hasil BLAST menunjukkan bahwa sekuen (ITS) isolat 2012 dan 2016 dengan ukuran 570-580 bp memiliki kemiripan paling dekat dengan cendawan kelompok Fusarium sp. Nilai max identity isolat uji sebesar 88,87% (isolat 2012) dan 87,55% (isolat 2016). Hasil uji patogenisitas cendawan Fusarium sp. secara in vitro menunjukkan bahwa tidak ada gejala nekrosis yang muncul selama pengamatan. Dapat disimpulkan bahwa Fusarium yang diisolasi diduga tidak bersifat patogen.
Isolasi berhasil memperoleh cendawan dari benih Akasia yang diidentifikasi sebagai berbagai spesies Aspergillus, Penicillium, Rhizopus, serta Fusarium sp.Uji patogenisitas in vitro menunjukkan bahwa Fusarium sp.yang diisolasi tidak menimbulkan gejala nekrosis pada tanaman Akasia, menandakan sifat non‑patogeniknya.Analisis PCR berbasis ITS mengungkapkan bahwa isolat tahun 2012 dan 2016 memiliki kemiripan genetik dengan Fusarium sp.dengan nilai identitas maksimum masing‑masing 88,87% dan 87,55%.
Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji patogenitas isolat Fusarium yang diambil dari benih Akasia secara in vivo pada kondisi greenhouse untuk memastikan bahwa tidak muncul gejala penyakit pada tanaman di lingkungan sebenarnya; selanjutnya, diversitas mikrofungi yang terbawa oleh benih sebaiknya dieksplorasi pada berbagai spesies Akasia dan selama periode penyimpanan yang berbeda dengan menggunakan teknik sequensing gelombang tinggi, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang komunitas jamur benih; terakhir, pengembangan agen biokontrol yang berasal dari Fusarium non‑patogen atau jamur antagonis lain perlu dievaluasi efektivitasnya dalam melindungi bibit Akasia dari infeksi jamur patogen, dengan fokus pada aplikasi praktis di lapangan serta analisis dampak ekologisnya.
| File size | 359.2 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ACEHPROVACEHPROV Di Indonesia, dermatofitosis menempati urutan kedua setelah pityriasis versikolor. Dermatofitosis didapatkan sebanyak 52% dengan kasus terbanyak tineaDi Indonesia, dermatofitosis menempati urutan kedua setelah pityriasis versikolor. Dermatofitosis didapatkan sebanyak 52% dengan kasus terbanyak tinea
UNPARUNPAR Kombinasi media cocopeat dan arang sekam serta penambahan POC memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel pertumbuhan microgreen pakcoy, termasukKombinasi media cocopeat dan arang sekam serta penambahan POC memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel pertumbuhan microgreen pakcoy, termasuk
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Hasil pengabdian menunjukkan efisiensi pengolahan lahan secara signifikan, dengan umpan balik positif dari mitra yang merasakan pengurangan waktu kerjaHasil pengabdian menunjukkan efisiensi pengolahan lahan secara signifikan, dengan umpan balik positif dari mitra yang merasakan pengurangan waktu kerja
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pupuk organik tidak mampu menurunkan intensitas serangan maupun memperpanjang masa inkubasi Fusarium sp. pada tanaman bawang merah. Tidak terdapat interaksiPupuk organik tidak mampu menurunkan intensitas serangan maupun memperpanjang masa inkubasi Fusarium sp. pada tanaman bawang merah. Tidak terdapat interaksi
USKUSK Oleh karena itu, dokter gigi harus memberi edukasi secara baik dan benar mengenai tata cara penggunaan obat dan pembersihan mulut bayi agar terapi yangOleh karena itu, dokter gigi harus memberi edukasi secara baik dan benar mengenai tata cara penggunaan obat dan pembersihan mulut bayi agar terapi yang
BIRCU JOURNALBIRCU JOURNAL Instagram Visit Ujung Genteng secara signifikan meningkatkan kesadaran destinasi di kalangan pengguna, yang pada akhirnya memengaruhi niat mereka untukInstagram Visit Ujung Genteng secara signifikan meningkatkan kesadaran destinasi di kalangan pengguna, yang pada akhirnya memengaruhi niat mereka untuk
UMPUMP Pada beberapa waktu pengamatan menunjukkan tidak berpengaruh nyata yaitu pada variabel pengamatan jumlah daun pada 14-35 HST, luas daun pada 14-35 HSTPada beberapa waktu pengamatan menunjukkan tidak berpengaruh nyata yaitu pada variabel pengamatan jumlah daun pada 14-35 HST, luas daun pada 14-35 HST
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Berdasarkan wawancara dan data yang diperoleh dihasilkan bahwa jagung merupakan potensi pertanian yang menjadi unggulan di Desa Mario, warga juga mengungkapkanBerdasarkan wawancara dan data yang diperoleh dihasilkan bahwa jagung merupakan potensi pertanian yang menjadi unggulan di Desa Mario, warga juga mengungkapkan
Useful /
USKUSK Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit ginjal dengan glomelural filtration rate (GFR) sekitar 15-59 mL/menit/1. 73m². Manifestasi oral pada pasienGagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit ginjal dengan glomelural filtration rate (GFR) sekitar 15-59 mL/menit/1. 73m². Manifestasi oral pada pasien
USKUSK ACE2 banyak ditemukan pada sel epitel lidah. Lonjakan protein struktural virus (S) menunjukkan adanya infeksi pada sel yang ditargetkan. Tujuan studi pustakaACE2 banyak ditemukan pada sel epitel lidah. Lonjakan protein struktural virus (S) menunjukkan adanya infeksi pada sel yang ditargetkan. Tujuan studi pustaka
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Namun demikian, pelaku usaha menganggap bahwa layanan perizinan masih belum optimal. Keluhan pelaku usaha antara lain layanan yang tidak efisien dan efektifNamun demikian, pelaku usaha menganggap bahwa layanan perizinan masih belum optimal. Keluhan pelaku usaha antara lain layanan yang tidak efisien dan efektif
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Hasil menunjukkan strategi pencapaian SDG berfokus pada empat aspek: regulasi (sinkronisasi peraturan), pendanaan (sumber pendanaan potensial selain APBDHasil menunjukkan strategi pencapaian SDG berfokus pada empat aspek: regulasi (sinkronisasi peraturan), pendanaan (sumber pendanaan potensial selain APBD