UM SURABAYAUM SURABAYA

Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah SurabayaQanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya

Cedera otak berat traumatis adalah cedera fatal, dengan tingkat kematian hingga 50%. Sekitar 1,5 juta orang mengalami cedera otak berat di Amerika Serikat. Terdapat lebih dari 50.000 kematian dan 500.000 insiden gangguan neurologis permanen. Sekitar 85% kematian terjadi dalam 2 minggu pertama setelah cedera. Salah satu komplikasi dari cedera otak yang parah adalah diabetes insipidus. Tidak ada data pasti tentang kejadian diabetes insipidus pada pasien dengan cedera otak traumatis.

Suicide merupakan krisis kesehatan masyarakat yang signifikan namun sebagian besar tersembunyi di Indonesia.Upaya pencegahan praktis saat ini terhambat oleh kombinasi data resmi yang tidak akurat akibat pelaporan yang sangat rendah serta stigma sosial yang mendalam, seringkali berupa narasi religius yang menyamakan penderitaan psikologis dengan kelemahan iman.Tinjauan naratif ini menyintesis literatur dari berbagai disiplin untuk menunjukkan bahwa peran agama dalam pencegahan bunuh diri tidak statis.ia dapat menjadi faktor risiko ketika interpretasinya menumbuhkan penilaian dan isolasi, namun juga dapat menjadi faktor pelindung yang menentukan bila narasinya direkonstruksi secara sadar.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi prevalensi diabetes insipidus pada pasien cedera otak traumatis berat di Indonesia melalui studi kohort multisentra, sehingga memberikan data epidemiologis yang lebih akurat. Selanjutnya, uji klinis terkontrol diperlukan untuk membandingkan efektivitas dosis awal desmopressin yang berbeda serta protokol rehidrasi intensif dalam meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dan menurunkan komplikasi hipernatremia. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat meneliti faktor-faktor klinis dan manajerial yang mempengaruhi deteksi dini diabetes insipidus di unit perawatan intensif, termasuk peran pelatihan tim medis, penggunaan biomarker urine, dan integrasi algoritma keputusan berbasis AI untuk mempercepat intervensi yang tepat.

  1. DOI Name 10.1146 Values. doi name values index type timestamp data email 46z admin cnri reston va us... doi.org/10.1146DOI Name 10 1146 Values doi name values index type timestamp data email 46z admin cnri reston va us doi 10 1146
  2. DOI Name 10.1016 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1016DOI Name 10 1016 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1016
  3. DOI Name 10.1186 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1186DOI Name 10 1186 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1186
  4. DOI Name 10.1097 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston... doi.org/10.1097DOI Name 10 1097 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston doi 10 1097
Read online
File size861.71 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test