STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL
Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah KependidikanAltruisme umumnya disajikan dalam literatur anak sebagai kebajikan moral fundamental yang mendorong kebaikan, empati, dan perilaku prososial. Penelitian ini mengkaji konsekuensi perilaku altruistik dalam tiga buku bergambar pilihan: Little Miss Mary and the Big Monster Makeover oleh G. G. Toropov dan Cleone Cassidy (2008), Harold Loves His Woolly Hat oleh Vern Kousky (2018), dan My Brothers Wheeeeelchair oleh Salil Chaturvedi (2019). Dengan menggunakan desain penelitian interpretatif kualitatif, studi ini melakukan analisis tekstual dan visual mendalam untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku altruistik dibangun dan bagaimana konsekuensinya direpresentasikan dalam elemen naratif dan ilustratif. Temuan menunjukkan bahwa perilaku altruistik dalam buku-buku bergambar ini menghasilkan konsekuensi yang kompleks, termasuk kerentanan emosional, negosiasi identitas, dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. Meskipun tindakan altruistik mendorong empati, penerimaan, dan inklusi, tindakan tersebut juga mengekspos karakter pada risiko emosional, pengorbanan pribadi, dan kewajiban moral. Studi ini berkontribusi pada keilmuan literatur anak dengan menawarkan perspektif kritis tentang representasi moral dan menekankan pentingnya mengakui dimensi emosional dari perilaku altruistik dalam narasi untuk pembaca muda.
Penelitian ini menunjukkan bahwa altruisme dalam buku bergambar anak direpresentasikan sebagai praktik etika yang kompleks dengan konsekuensi multifaset, melibatkan kerentanan emosional, negosiasi identitas, dan tanggung jawab sosial berkelanjutan.Melalui analisis multimodal kualitatif terhadap tiga teks terpilih, penelitian ini mengungkapkan bahwa perilaku altruistik, meskipun kompleks, sebagian besar menghasilkan konsekuensi positif bagi karakter, seperti menemukan passion, mendapatkan teman baru, dan menerima timbal balik dari orang lain.Dengan berfokus pada konsekuensi, studi ini menawarkan pemahaman yang lebih bernuansa tentang representasi moral, memposisikan buku bergambar tidak hanya sebagai alat instruksi tetapi juga sebagai ruang untuk melibatkan pembaca muda dengan realitas emosional yang melekat dalam tindakan etis.
Penelitian ini telah membuka pemahaman baru tentang bagaimana altruisme digambarkan dalam buku bergambar, terutama terkait dengan konsekuensi emosional dan sosialnya. Untuk memperdalam pemahaman ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menarik dan bermanfaat. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana konsekuensi perilaku altruistik digambarkan dalam genre literatur anak lainnya, seperti buku bab atau novel remaja, yang mungkin menyajikan dilema moral yang lebih kompleks dan nuansa psikologis yang lebih dalam dibandingkan buku bergambar. Apakah karakter remaja juga mengalami kerentanan emosional atau negosiasi identitas yang serupa ketika mereka bertindak altruistik? Penelitian semacam ini dapat mengungkap evolusi representasi moral seiring dengan perkembangan usia pembaca. Kedua, studi di masa depan dapat bergerak dari analisis teks ke studi dampak pada pembaca. Akan sangat menarik untuk melakukan penelitian empiris yang menguji secara langsung bagaimana anak-anak merespons dan menafsirkan penggambaran altruisme yang kompleks ini. Misalnya, melalui wawancara kelompok fokus atau observasi, kita bisa memahami apakah anak-anak benar-benar memahami dimensi emosional seperti pengorbanan pribadi atau tanggung jawab sosial yang melekat pada tindakan altruistik, dan bagaimana hal ini memengaruhi perkembangan empati serta perilaku prososial mereka dalam kehidupan nyata. Ketiga, untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas, penelitian komparatif lintas budaya tentang altruisme dalam buku anak-anak juga patut dipertimbangkan. Dengan menganalisis buku bergambar dari berbagai latar belakang budaya, kita dapat mengidentifikasi kesamaan universal dalam nilai-nilai altruistik dan juga perbedaan spesifik budaya dalam representasi konsekuensinya. Ini akan membantu menyempurnakan pemahaman kita tentang bagaimana pendidikan moral disampaikan secara global dan relevansi altruisme dalam konteks sosial yang beragam.
- CHILDREN’S LITERATURE IN EMPOWERING CHILDREN CHARACTER BUILDING | Elite : English and Literature... doi.org/10.24252/elite.v4i1a10CHILDRENAoS LITERATURE IN EMPOWERING CHILDREN CHARACTER BUILDING Elite English and Literature doi 10 24252 elite v4i1a10
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/a0017346APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 a0017346
- Effectiveness of Picture Story Books Reading to Increase Kindness in Children Aged 5-6 Years | Lingua... doi.org/10.21512/lc.v12i1.2095Effectiveness of Picture Story Books Reading to Increase Kindness in Children Aged 5 6 Years Lingua doi 10 21512 lc v12i1 2095
| File size | 484.24 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Komponen input, meliputi kepemimpinan Islami, kompetensi guru, budaya organisasi religius, dan sarana prasarana, berperan sebagai fondasi utama yang menentukanKomponen input, meliputi kepemimpinan Islami, kompetensi guru, budaya organisasi religius, dan sarana prasarana, berperan sebagai fondasi utama yang menentukan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Meskipun nilai-nilai seperti toleransi, keragaman, dan perdamaian ditekankan dalam tujuan kurikulum nasional, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilaiMeskipun nilai-nilai seperti toleransi, keragaman, dan perdamaian ditekankan dalam tujuan kurikulum nasional, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Namun, teknologi sendiri bukanlah pengganti instruksi terstruktur. Integrasi TikTok dan platform serupa ke dalam pendidikan bahasa harus bersifat melengkapi,Namun, teknologi sendiri bukanlah pengganti instruksi terstruktur. Integrasi TikTok dan platform serupa ke dalam pendidikan bahasa harus bersifat melengkapi,
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpikir berkontribusi dalam memperkaya teologi Kristen dan memperkuat relevansinya dalam merespons isu-isuHasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpikir berkontribusi dalam memperkaya teologi Kristen dan memperkuat relevansinya dalam merespons isu-isu
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Melalui kebijakan larangan ekspor nikel, kelangsungan pasokan nikel mentah dalam jangka panjang untuk kebutuhan smelter dalam negeri tetap terjaga. NamunMelalui kebijakan larangan ekspor nikel, kelangsungan pasokan nikel mentah dalam jangka panjang untuk kebutuhan smelter dalam negeri tetap terjaga. Namun
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Oleh karena itu, diperlukan intervensi pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta menciptakan peluang ekonomiOleh karena itu, diperlukan intervensi pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta menciptakan peluang ekonomi
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Hasilnya, terdapat 15 nilai-nilai pendidikan moral agama yang dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pembelajaran anak usia dini, di antaranya sopanHasilnya, terdapat 15 nilai-nilai pendidikan moral agama yang dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pembelajaran anak usia dini, di antaranya sopan
ESC IDESC ID Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, pendidikan pesantren tetap relevan dalam membentuk perilaku moral baik melalui kegiatan religius maupun regulasiMeskipun menghadapi tantangan modernisasi, pendidikan pesantren tetap relevan dalam membentuk perilaku moral baik melalui kegiatan religius maupun regulasi
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL AI dipersepsikan membantu mahasiswa dalam memahami struktur teks akademik, meningkatkan penggunaan bahasa, serta meningkatkan kepercayaan diri dan otonomiAI dipersepsikan membantu mahasiswa dalam memahami struktur teks akademik, meningkatkan penggunaan bahasa, serta meningkatkan kepercayaan diri dan otonomi
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Kemampuannya dalam merangsang produksi kolagen dan elastin pada sel fibroblas menunjukkan potensi anti-aging yang menjanjikan. Berdasarkan hasil tersebut,Kemampuannya dalam merangsang produksi kolagen dan elastin pada sel fibroblas menunjukkan potensi anti-aging yang menjanjikan. Berdasarkan hasil tersebut,
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Masalah yang dialami ibu hamil merupakan masalah yang terbanyak terjadi, kurangnya pengetahuan mengenai gejala yang dirasakan saat masa kehamilan, selainMasalah yang dialami ibu hamil merupakan masalah yang terbanyak terjadi, kurangnya pengetahuan mengenai gejala yang dirasakan saat masa kehamilan, selain
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Harapannya penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi sekolah dalam membangun keterlibatan orang tua pada program sekolah yang lebih optimal.Harapannya penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi sekolah dalam membangun keterlibatan orang tua pada program sekolah yang lebih optimal.