STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN

Eqien - Jurnal Ekonomi dan BisnisEqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Organisasi membutuhkan karyawan yang tidak hanya memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi, tetapi juga komitmen yang tinggi, terlibat dalam menjalankan bisnis organisasi, serta memiliki loyalitas tinggi dan rasa kepemilikan terhadap organisasi atau tingkat kewargaan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji employee engagement pada Balai Diklat Aparatur Kementerian Kelautan dan Perikanan. Melalui penelitian ini, dapat disediakan gambaran aspek-aspek yang perlu ditingkatkan oleh organisasi guna meningkatkan employee engagement. Untuk tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis kondisi setiap variabel, sedangkan kuantitatif ditujukan untuk menganalisis hasil pengumpulan dan pengolahan data. Teknik analisis employee engagement Balai Diklat Aparatur Kementerian Kelautan dan Perikanan didasarkan pada hasil pengisian kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata‑rata karyawan Balai Diklat Aparatur Kementerian Kelautan dan Perikanan berada pada kategori engaged. Hal ini berarti seluruh karyawan memiliki antusiasme, komitmen, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi terhadap organisasi.

Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas pegawai Balai Diklat Aparatur Kementerian Kelautan dan Perikanan tergolong engaged, dengan rata‑rata skor employee engagement sebesar 64,8 yang berada pada batas antara kategori engaged dan not engaged.Meskipun demikian, terdapat tiga indikator penting—apresiasi atas kinerja, perhatian terhadap perasaan pegawai, dan kesempatan bagi pegawai untuk menyampaikan pendapat—yang masih mendapatkan skor rendah dan memerlukan perbaikan.Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan praktik penghargaan, memperhatikan kesejahteraan emosional, serta membuka saluran komunikasi yang lebih efektif untuk meningkatkan tingkat keterikatan pegawai.

Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak program apresiasi terstruktur, seperti pemberian penghargaan bulanan atau insentif berbasis kinerja, terhadap tingkat employee engagement pegawai Balai Diklat Aparatur Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan merancang desain eksperimental yang membandingkan skor engagement sebelum dan sesudah implementasi program serta menganalisis perbedaan signifikan antar kelompok (pertanyaan penelitian: Apakah program apresiasi teratur meningkatkan employee engagement pada pegawai?). Penelitian lain dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan empatik dalam memperhatikan perasaan pegawai, misalnya dengan menguji apakah pelatihan kepemimpinan berbasis empati bagi atasan meningkatkan dimensi emotional support dan pada gilirannya memengaruhi skor engagement, menggunakan pendekatan kuasi‑eksperimental pada beberapa unit kerja dan membandingkan hasilnya dengan unit yang tidak menerima pelatihan (pertanyaan penelitian: Bagaimana kepemimpinan empatik memoderasi hubungan antara kebutuhan dasar pegawai dan tingkat employee engagement?). Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti efek pemberian forum partisipatif rutin, seperti pertemuan empat mata, diskusi kelompok terfokus, atau survei ide terbuka, terhadap inovasi, kepuasan kerja, dan retensi pegawai, serta mengukur apakah peningkatan kesempatan berpendapat secara berkala menghasilkan peningkatan skor engagement dalam jangka waktu enam sampai dua belas bulan (pertanyaan penelitian: Apakah partisipasi aktif pegawai dalam forum keputusan organisasi meningkatkan employee engagement dan mengurangi turnover?).

Read online
File size480.07 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test