SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA

Jurnal Kesehatan Medika SaintikaJurnal Kesehatan Medika Saintika

Perilaku perawat saat berkomunikasi terapeutik dengan pasien berhubungan dengan apa yang diketahui perawat dan seharusnya berbuat seperti yang diketahuinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Jenis Kelamin Perawat dengan Penerapan Komunikasi Terapeutik kepada Pasien. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan di Ruangan Rawat Inap Interne dan Bedah RSUD Pariaman dimulai bulan September 2015 - bulan Februari 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Ruangan Rawat Inap Interne dan Bedah RSUD Pariaman yang berjumlah 33 orang. Sampel diambil secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner untuk diisi langsung oleh responden. Tahap pengolahan data melalui editing, coding, entry, cleaning dan tabulating dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian univariat menunjukkan responden dengan penerapan komunikasi terapeutik yang kurang baik yaitu 57,6%, responden dengan tingkat pengetahuan yang rendah mengenai komunikasi terapeutik yaitu 72,7%, dan responden dengan jenis kelamin perempuan 69,7%, laki-laki 30,3%. Dan hasil penelitian bivariat menggunakan uji chi square terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik (p = 0,019), terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik (p = 0,021). Kesimpulan penelitian ini bahwa semakin baik pengetahuan perawat maka pelaksanaan komunikasi terapeutik semakin baik, dan pelaksanna komunikasi terapeutik lebih baik pada perawat perempuan dibandingkan pada perawat laki-laki.

Penelitian ini menemukan bahwa 57,6% responden memiliki penerapan komunikasi terapeutik yang kurang baik.72,7% responden memiliki pengetahuan rendah tentang komunikasi terapeutik.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik (p=0,019) dan antara jenis kelamin perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik (p=0,021).

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan keterampilan komunikasi terapeutik terhadap kinerja perawat. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi pengaruh faktor budaya terhadap komunikasi terapeutik dalam konteks perawatan pasien. Penelitian juga dapat mengembangkan program pelatihan khusus untuk perawat berdasarkan jenis kelamin, dengan fokus pada peningkatan keterampilan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik gender.

Read online
File size354.46 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test