UBTUBT
Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat BorneoPertumbuhan kota dan jumlah populasi yang meningkat sering menyebabkan masalah lingkungan, seperti bau tak sedap di sekitar tempat pembuangan sampah. Kota Tarakan mengalami pertumbuhan pesat dan menghadapi masalah serupa. Penghijauan menjadi solusi efektif untuk menyerap dan mengurangi bau tidak sedap serta meningkatkan kualitas udara dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengurangi bau tak sedap di TPS Kelurahan Karang Harapan, Tarakan, melalui program penghijauan yang melibatkan partisipasi aktif dari pemerintah dan masyarakat. Identifikasi masalah, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan dan monitoring dilakukan untuk mencapai tujuan. Hasil kegiatan penghijauan menunjukkan dampak positif dalam menciptakan lingkungan hijau yang bebas bau TPS dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan, dimana mahasiswa KKN berperan sebagai agen perubahan yang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Partisipasi mahasiswa KKN dalam program penghijauan memberikan manfaat bagi masyarakat dan kesempatan belajar bagi mahasiswa dalam konteks nyata.
Program penghijauan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN berhasil mengurangi bau tidak sedap di sekitar TPS Karang Harapan dan meningkatkan kualitas lingkungan secara signifikan.Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat lokal terbukti menjadi faktor kunci dalam pencapaian hasil yang berkelanjutan.Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat dijadikan model untuk program serupa di wilayah urban lainnya.
Penelitian selanjutnya dapat mengukur secara kuantitatif dampak jangka panjang penghijauan terhadap penurunan konsentrasi bau di area TPS dengan menggunakan sensor gas serta analisis statistik. Selain itu, dibandingkan efektivitas berbagai jenis tanaman penghijauan dalam menyerap bau dan memperbaiki kualitas tanah, sehingga dapat merekomendasikan spesies optimal untuk kondisi iklim tropis. Selanjutnya, dikembangkan model partisipatif yang dapat diadaptasi oleh program KKN di kota lain dengan variasi sosio‑ekonomi, guna mengevaluasi skala replikabilitas dan keberlanjutan intervensi hijau tersebut.
| File size | 831.01 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Data yang terkumpul diolah menggunakan aplikasi SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besarData yang terkumpul diolah menggunakan aplikasi SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
IDJOURNALIDJOURNAL Hasil dari pelaksanaan KKN ini memberikan kontribusi nyata berupa peningkatan kapasitas aparatur kelurahan dan masyarakat, serta melahirkan produk bernilaiHasil dari pelaksanaan KKN ini memberikan kontribusi nyata berupa peningkatan kapasitas aparatur kelurahan dan masyarakat, serta melahirkan produk bernilai
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Berbagai program kerja dilaksanakan, seperti Maghrib Mengaji, Bimbingan Belajar, dan mengajar di sekolah. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi danBerbagai program kerja dilaksanakan, seperti Maghrib Mengaji, Bimbingan Belajar, dan mengajar di sekolah. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi dan
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi anak dan kualitas pelaksanaan Magrib Mengaji setelah program KKN dilaksanakan. KegiatanHasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi anak dan kualitas pelaksanaan Magrib Mengaji setelah program KKN dilaksanakan. Kegiatan
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Rendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UniversitasRendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas
IUQIBOGORIUQIBOGOR Tantangan utama meliputi kesulitan pelaksanaan akad digital, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip syariah, serta keterbatasan infrastrukturTantangan utama meliputi kesulitan pelaksanaan akad digital, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip syariah, serta keterbatasan infrastruktur
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian ini menganalisis potensi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan moderasi beragama sebagai strategi untuk menciptakan pariwisata halal. DalamPenelitian ini menganalisis potensi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan moderasi beragama sebagai strategi untuk menciptakan pariwisata halal. Dalam
SANIYASANIYA Kendati pemerintah desa telah memberikan dukungan yang cukup seperti pelatihan UMKM dan sosialisasi produk terhadap para pengunjung, namun kedua hal ituKendati pemerintah desa telah memberikan dukungan yang cukup seperti pelatihan UMKM dan sosialisasi produk terhadap para pengunjung, namun kedua hal itu
Useful /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA 126), hubungan kerja diperoleh (p=0. 397), kepribadian individu (p=0. 010), peran individu dalam organisasi kerja (p=0. 852), faktor keluarga (p=0. 041).126), hubungan kerja diperoleh (p=0. 397), kepribadian individu (p=0. 010), peran individu dalam organisasi kerja (p=0. 852), faktor keluarga (p=0. 041).
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Tadjuddin Chalid Makassar adalah sudah sangat baik dengan perolehan nilai Mean sebesar 22, akan tetapi perlu perbaikan dalam penanganan complain, sepertiTadjuddin Chalid Makassar adalah sudah sangat baik dengan perolehan nilai Mean sebesar 22, akan tetapi perlu perbaikan dalam penanganan complain, seperti
AKADEMITNIALAKADEMITNIAL Pokok dari penelitian ini adalah bahwa Indonesia memiliki sumber daya maritim yang sangat melimpah dan hal ini yang memicu terjadinya kegiatan illegalPokok dari penelitian ini adalah bahwa Indonesia memiliki sumber daya maritim yang sangat melimpah dan hal ini yang memicu terjadinya kegiatan illegal
FISIP UNMULFISIP UNMUL Pemerintah perlu melakukan pelatihan literasi digital secara cermat, mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta melakukan sosialisasiPemerintah perlu melakukan pelatihan literasi digital secara cermat, mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta melakukan sosialisasi