ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Ketersediaan darah yang memadai di Kota Palopo masih menghadapi tantangan, salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah, termasuk dari lingkungan dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pelaksanaan donor darah melalui pendekatan edukatif, pendampingan teknis, dan penguatan kemitraan antara perusahaan dan lembaga penyedia layanan donor darah. Kegiatan dilaksanakan di PT Masmindo Dwi Area pada tanggal 3 Juni 2025 dengan tahapan meliputi persiapan, sosialisasi, pelaksanaan donor darah, dan evaluasi. Sebanyak 72 karyawan terlibat dalam kegiatan ini, yang terbagi dalam empat kelompok unit kerja: administrasi (20 peserta, 15 kantong darah), operasional tambang (30 peserta, 25 kantong darah), pemeliharaan dan mekanik (12 peserta, 8 kantong darah), serta keamanan dan logistik (10 peserta, 7 kantong darah). Secara keseluruhan, terkumpul 55 kantong darah yang layak dan berhasil disalurkan oleh tim Palang Merah Indonesia. Selain memberikan kontribusi terhadap ketersediaan darah, kegiatan ini turut meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya donor darah serta memperkuat inisiatif kerja sama berkelanjutan antara perusahaan dan lembaga kemanusiaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa model pendampingan terstruktur dan kolaborasi lintas institusi efektif dalam mendorong partisipasi masyarakat, khususnya dari kalangan karyawan perusahaan, dalam kegiatan sosial yang berorientasi pada kemanusiaan.

Kegiatan pendampingan pelaksanaan donor darah di PT Masmindo Dwi Area menunjukkan bahwa kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dan dunia industri mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah.Pelaksanaan kegiatan ini menghasilkan capaian yang melebihi target, baik dari sisi jumlah peserta maupun kantong darah yang berhasil dikumpulkan.Kegiatan ini juga memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kesadaran kesehatan karyawan, kontribusi terhadap ketersediaan stok darah PMI Kota Palopo, serta penguatan citra sosial perusahaan.Untuk pelaksanaan ke depan, disarankan agar kegiatan donor darah ini menjadi agenda rutin perusahaan melalui program donor darah berkala yang melibatkan lebih banyak unit kerja.Selain itu, perlu dikembangkan kerja sama yang lebih luas dengan instansi kesehatan lainnya untuk memperkuat jejaring donor darah dan memperluas dampak sosialnya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan dampak positif dari program pendampingan donor darah. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap partisipasi donor darah di berbagai jenis industri, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih spesifik dan efektif. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terhadap program donor darah, termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi dan motivasi yang mendorong partisipasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program donor darah terhadap kesehatan karyawan dan ketersediaan stok darah di Kota Palopo, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan program.

Read online
File size200.59 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test