UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumTanah merupakan salah satu barang yang paling berharga karena merupakan sumber kehidupan dan mata pencaharian bagi manusia. Tanah memiliki nilai ekonomi dan nilai spiritual bagi pemiliknya. Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tanah, semakin pula timbul masalah hukum dalam pengadaan tanah. Salah satunya adalah sengketa kepemilikan yang terjadi pada tanah warisan yang menjadi objek pengalihan hak atas tanah kepada pihak lain, misalnya melalui jual beli. Terdapat beberapa fenomena masalah hukum akibat jual beli tanah warisan yang dilakukan secara sepihak oleh salah satu ahli waris dan/atau beberapa ahli waris. Oleh karena itu, dalam tulisan ini, akan dibahas beberapa rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana posisi jual beli tanah atas tanah warisan tanpa persetujuan seluruh ahli waris? (2) Bagaimana konsekuensi hukum dari jual beli tanah atas tanah warisan tanpa persetujuan seluruh ahli waris? Melalui studi yuridis normatif, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, perbuatan hukum jual beli tanah warisan tanpa persetujuan seluruh ahli waris merupakan perbuatan melawan hukum. Kedua, konsekuensi hukum dari jual beli tanah atas tanah warisan tanpa persetujuan seluruh ahli waris adalah batal demi hukum.
Tanah warisan yang menjadi objek jual beli memerlukan kehati-hatian, terutama bagi Pembeli.Tanah warisan sebagai objek jual beli harus terlebih dahulu menyelesaikan pembagian hak ahli waris, terutama pembagian yang adil dan benar sesuai hukum.Berdasarkan kasus yang diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat fakta, yaitu.pertama, jual beli tanah tidak dilakukan melalui Akta PPAT.Kedua, tidak seluruh ahli waris menandatangani perjanjian jual beli.Ketiga, terdapat pemalsuan surat oleh salah satu ahli waris dalam proses jual beli.Jual beli tanah yang dilakukan secara sepihak, atau tanpa persetujuan ahli waris lainnya adalah perbuatan melawan hukum.Konsekuensi hukum dari jual beli tanah warisan secara sepihak, atau tanpa persetujuan ahli waris lainnya adalah batal demi hukum.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mekanisme mediasi dalam menyelesaikan sengketa jual beli tanah warisan, dengan fokus pada peran tokoh masyarakat atau lembaga adat dalam proses mediasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak hukum dari penggunaan teknologi blockchain dalam pencatatan dan verifikasi kepemilikan tanah warisan, guna meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi sengketa. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana pendekatan pendidikan hukum dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak dan kewajiban terkait jual beli tanah warisan, khususnya di daerah-daerah yang rentan terhadap konflik agraria. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat saling memperkuat dalam upaya menciptakan sistem pertanahan yang lebih adil dan transparan, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kesadaran hukum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam melindungi hak-hak ahli waris dan mencegah terjadinya sengketa jual beli tanah warisan di masa depan, serta mendorong terciptanya keamanan dan kepastian hukum dalam bidang pertanahan.
- Media Iuris. peralihan milik tanah waris islam iuris article home current archives journal submissions... doi.org/10.20473/mi.v2i2.13413Media Iuris peralihan milik tanah waris islam iuris article home current archives journal submissions doi 10 20473 mi v2i2 13413
- Legal Certainty in the Management of Agricultural Land Pawning in the Matrilineal Minangkabau Society,... doi.org/10.3390/land8080117Legal Certainty in the Management of Agricultural Land Pawning in the Matrilineal Minangkabau Society doi 10 3390 land8080117
- Legal review of selling land of inheritence without approval of all heirs | Legality : Jurnal Ilmiah... doi.org/10.22219/ljih.v28i1.11817Legal review of selling land of inheritence without approval of all heirs Legality Jurnal Ilmiah doi 10 22219 ljih v28i1 11817
| File size | 420.59 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Latar Belakang: Remaja yang menghabiskan banyak waktu bermain video game daring dapat mengubah cara mereka dalam menjaga kebersihan pribadi mereka sendiri.Latar Belakang: Remaja yang menghabiskan banyak waktu bermain video game daring dapat mengubah cara mereka dalam menjaga kebersihan pribadi mereka sendiri.
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Survey menggunakan teknik analisis kualitatif, assumption klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji F dan t dengan softwareSurvey menggunakan teknik analisis kualitatif, assumption klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji F dan t dengan software
UNEJUNEJ Temuan menunjukkan bahwa standar hak asasi manusia belum diterapkan dalam manajemen bencana di Palu, terbukti dari perlakuan tidak adil terhadap korbanTemuan menunjukkan bahwa standar hak asasi manusia belum diterapkan dalam manajemen bencana di Palu, terbukti dari perlakuan tidak adil terhadap korban
UMMUMM Hambatan yang dihadapi meliputi faktor internal seperti keterbatasan fasilitas, sumber daya manusia, anggaran, dan penanganan barang bukti, serta faktorHambatan yang dihadapi meliputi faktor internal seperti keterbatasan fasilitas, sumber daya manusia, anggaran, dan penanganan barang bukti, serta faktor
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Analisis data menggunakan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas kelompok dan fundamentalisme agama memilikiAnalisis data menggunakan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas kelompok dan fundamentalisme agama memiliki
UNPARUNPAR Langkah yang dilakukan oleh PBB adalah mengirimkan pasukan perdamaian, menjadi negosiator, atau mediator. Langkah-langkah yang dilakukan PBB merupakanLangkah yang dilakukan oleh PBB adalah mengirimkan pasukan perdamaian, menjadi negosiator, atau mediator. Langkah-langkah yang dilakukan PBB merupakan
UNPARUNPAR Artikel ini selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan konsep Legalisasi yang digunakan untuk menunjukkan bahwa aspek hukum dan aspek politik salingArtikel ini selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan konsep Legalisasi yang digunakan untuk menunjukkan bahwa aspek hukum dan aspek politik saling
UNPARUNPAR Namun pelaksanaannya sangat dipengaruhi oleh kepentingan, kepemimpinan, dan dinamika politik internal dan internasional tertentu. Tulisan ini mencoba mencermatiNamun pelaksanaannya sangat dipengaruhi oleh kepentingan, kepemimpinan, dan dinamika politik internal dan internasional tertentu. Tulisan ini mencoba mencermati
Useful /
HTPHTP Kasus keracunan makanan sering kali terjadi yang disebabkan faktor kurangnya kebersihan lingkungan dan pengelolaan makanan kurang tepat, serta bahan yangKasus keracunan makanan sering kali terjadi yang disebabkan faktor kurangnya kebersihan lingkungan dan pengelolaan makanan kurang tepat, serta bahan yang
UNEJUNEJ Studi ini mengusulkan pentingnya perjanjian bilateral dengan negara penerima yang mencakup elemen esensial ICMW sebagai pendekatan optimal untuk perlindungan.Studi ini mengusulkan pentingnya perjanjian bilateral dengan negara penerima yang mencakup elemen esensial ICMW sebagai pendekatan optimal untuk perlindungan.
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah terdiri dari tiga macam, yaitu (1) Observasi (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Sementara itu, metodeTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah terdiri dari tiga macam, yaitu (1) Observasi (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Sementara itu, metode
UNPADUNPAD Namun demikian, putusan arbitrase juga sering menjadi lambat karena perilaku para pihak terutama yang kalah. Sebagai pebisnis seharusnya para pihak mempunyaiNamun demikian, putusan arbitrase juga sering menjadi lambat karena perilaku para pihak terutama yang kalah. Sebagai pebisnis seharusnya para pihak mempunyai