UWKSUWKS

Jurnal Ilmiah Sosio AgribisJurnal Ilmiah Sosio Agribis

Tanaman jagung termasuk ke dalam komoditas panganan yang paling penting nomor dua setelah padi. Komoditi ini juga termasuk komoditi yang diandalkan pada sektor pertanian, sebab jagung termasuk ke dalam bahan pokok makanan yang ada di bangsa ini, dimana kedudukannya terpenting selain beras. Pelaksanaan kajian ini ditujukan untuk 1. melaksanakan penganalisisan terhadap factor yang memberikan pengaruh terhadap produksi dari tanaman jagung di Desa Kemiri Timur Kecamatan, 2. Melaksanakan penganalisisan dengan perolehan pendapatan petani jagung di Desa Kemiri Kecamatan Subah. Metode kajian yang dimanfaatkan ialah metode Random Sampling. Responden pada kajian ini ialah 30 petani pemilik. Metode pengumpulan data memanfaatkan data primer serta data sekunder. Metode penganalisisan data memanfaatkan penganalisisan regresi linier berganda. Sebagaimana yang didasarkan pada hasil regresi linier berganda, maka mode produksi jagung di Kecamatan Subah ialah: Y = -2,237 – 0,751X2 (- 0,220)X3 0,194X4 (-0,023)X5 e. Sebagaimana yang didasarkan pada F – statistik yang besarannya ialah 133,218 dengan nyatasi 0,000 %, diartikan bahwasanya secara simultan seluruh aktivitas produksi yang dilaksanakan meliputi lahan jagung, tenaga kerja, bibit serta pupuk memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi jagung di Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Secara parsial aktivitas produksi yang memberikan pengaruh yang nyata terhadap pendapatan ialah luas lahan serta tenaga kerja.

Berdasarkan hasil kajian, faktor yang mempengaruhi produksi tanaman jagung adalah lahan jagung dan tenaga kerja, yang berarti peningkatan lahan jagung dan tenaga kerja akan meningkatkan produksi jagung.Sementara itu, faktor bibit dan pupuk tidak memberikan pengaruh terhadap produksi jagung.Pendapatan rata-rata petani jagung di Kecamatan Subah Kabupaten Batang adalah Rp 14.000,- per panen, dengan rata-rata keuntungan sebesar Rp 7.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan faktor produksi, seperti melalui kajian lebih mendalam mengenai dosis pupuk yang tepat berdasarkan jenis tanah dan varietas jagung. Selain itu, studi tentang pengaruh teknologi pertanian modern, seperti penggunaan drone untuk pemantauan tanaman dan sistem irigasi otomatis, terhadap peningkatan efisiensi produksi jagung perlu dieksplorasi. Terakhir, penelitian mengenai diversifikasi produk olahan jagung, seperti pengembangan makanan ringan atau produk industri berbasis jagung, dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi komprehensif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan pertanian jagung di wilayah tersebut, serta meningkatkan kesejahteraan petani jagung secara keseluruhan. Dengan demikian, jagung dapat terus menjadi komoditas unggulan yang berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Read online
File size222.17 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test