INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR
Indonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationIndonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationLatar Belakang: Spastisitas dan perubahan struktur otot diketahui memengaruhi kemampuan berjalan setelah stroke. Meskipun Modified Ashworth Scale (MAS) dan Modified Heckmatt Scale (MHS) umum digunakan dalam praktik klinis, hubungan keduanya dengan hasil fungsional seperti kecepatan berjalan masih belum jelas. Tujuan: Penelitian pilot ini mengeksplorasi hubungan antara spastisitas, echotexture otot, dan kecepatan berjalan pada pasien stroke kronis. Metode: Delapan pasien ambulasi, 8–24 bulan setelah stroke pertama, dinilai di klinik rehabilitasi neurologi. Tonus otot diukur menggunakan MAS, echotexture otot menggunakan MHS, dan kecepatan berjalan diperoleh dari tes jalan 6 menit. Data dianalisis menggunakan korelasi peringkat Spearman. Hasil: Kecepatan berjalan rata-rata adalah 0,82 ± 0,21 m/s, skor MAS rata-rata adalah 2,1 ± 0,6, dan skor MHS rata-rata adalah 2,7 ± 0,5. MAS dan MHS menunjukkan korelasi lemah hingga sedang (ρ = 0,067–0,417), sedangkan MHS dan kecepatan berjalan menunjukkan asosiasi negatif yang sangat lemah (ρ = –0,126 hingga –0,206). Tidak ada asosiasi yang mencapai signifikansi statistik (p > 0,05). Kesimpulan: Meskipun tidak ditemukan korelasi signifikan, temuan ini memberikan wawasan awal yang berharga. Studi yang lebih besar dan lebih beragam, terutama yang melibatkan pasien stroke subakut dan stratifikasi berdasarkan stadium Brunnstrom, diperlukan untuk mengklarifikasi bagaimana spastisitas dan kualitas otot berkontribusi pada hasil mobilitas dalam rehabilitasi stroke.
Meskipun tidak ditemukan korelasi signifikan, penelitian ini memberikan wawasan awal yang berharga mengenai hubungan antara spastisitas, echotexture otot, dan kecepatan berjalan pada pasien stroke kronis.Studi yang lebih besar dan lebih beragam diperlukan untuk mengklarifikasi bagaimana spastisitas dan kualitas otot berkontribusi pada hasil mobilitas dalam rehabilitasi stroke.Penelitian lebih lanjut sebaiknya melibatkan pasien stroke subakut dan stratifikasi berdasarkan stadium Brunnstrom untuk pemahaman yang lebih komprehensif.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan beragam, termasuk pasien pada berbagai fase pemulihan stroke (akut, subakut, dan kronis) untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, eksplorasi hubungan antara perubahan struktur otot yang terdeteksi melalui ultrasonografi (MHS) dengan parameter neurofisiologis seperti eksitabilitas kortikal dan integritas jalur kortikospinal dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme yang mendasari gangguan mobilitas pasca-stroke. Ketiga, penelitian intervensi yang membandingkan efektivitas pendekatan rehabilitasi yang menargetkan spastisitas saja dengan pendekatan yang menggabungkan latihan kekuatan dan intervensi untuk meningkatkan kualitas otot (misalnya, stimulasi otot listrik fungsional) dapat membantu mengidentifikasi strategi yang paling optimal untuk meningkatkan fungsi berjalan dan kualitas hidup pasien stroke. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan protokol rehabilitasi yang lebih personal dan efektif bagi pasien stroke.
| File size | 889.27 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Pengetahuan keluarga sangat penting pada masa golden time pasien stroke dalam mengambil tindakan, karena tindakan yang akan dilakukan keluarga berasalPengetahuan keluarga sangat penting pada masa golden time pasien stroke dalam mengambil tindakan, karena tindakan yang akan dilakukan keluarga berasal
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Latar Belakang: Perilaku pemimpin dalam melaksanakan fungsi manajerial dalam mempengaruhi akan tercermin melalui gaya kepemimpinannya. Gaya kepemimpinanLatar Belakang: Perilaku pemimpin dalam melaksanakan fungsi manajerial dalam mempengaruhi akan tercermin melalui gaya kepemimpinannya. Gaya kepemimpinan
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitusMetode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus
ITEKES BALIITEKES BALI Wawancara telah direkam dan catatan lapangan telah diambil setiap kali wawancara dilakukan. Teknik analisis tujuh langkah dari Colaizzis (1978) telah digunakanWawancara telah direkam dan catatan lapangan telah diambil setiap kali wawancara dilakukan. Teknik analisis tujuh langkah dari Colaizzis (1978) telah digunakan
ITEKES BALIITEKES BALI Namun, terdapat hubungan yang sangat kuat antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita dengan arah korelasi positif. Hal ini menunjukkanNamun, terdapat hubungan yang sangat kuat antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita dengan arah korelasi positif. Hal ini menunjukkan
AKRABJUARAAKRABJUARA Uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh positif kecerdasan emosi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Pitagiri yang berjumlahUji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh positif kecerdasan emosi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Pitagiri yang berjumlah
AKRABJUARAAKRABJUARA Metafora konseptual merepresentasikan cara penutur berpikir, berbicara dan berperilaku. Meskipun kerap diasosiasikan sebagai peranti retoris karya sastra,Metafora konseptual merepresentasikan cara penutur berpikir, berbicara dan berperilaku. Meskipun kerap diasosiasikan sebagai peranti retoris karya sastra,
AKRABJUARAAKRABJUARA Dengan menggunaan model analisis deskriptif kualitatif sebagai pisau analisis. Subjek penelitiannya adalah Pasal 33 UUD 1945 terutama pada klausula “dikuasaiDengan menggunaan model analisis deskriptif kualitatif sebagai pisau analisis. Subjek penelitiannya adalah Pasal 33 UUD 1945 terutama pada klausula “dikuasai
Useful /
INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR Hasilnya umumnya dinilai menggunakan Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC), yang mengevaluasi nyeri, kekakuan, dan fungsi,Hasilnya umumnya dinilai menggunakan Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC), yang mengevaluasi nyeri, kekakuan, dan fungsi,
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI budaya gotong royong, ketergantungan pada bantuan pemerintah, investasi swasta, ketersediaan teknologi, serta konflik akibat intervensi eksternal. Strategibudaya gotong royong, ketergantungan pada bantuan pemerintah, investasi swasta, ketersediaan teknologi, serta konflik akibat intervensi eksternal. Strategi
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pembuatan keripik labu kuning memperpanjang daya simpan dan mendukung diversifikasi produk. Penelitian bertujuan mengevaluasi karakteristik keripik labuPembuatan keripik labu kuning memperpanjang daya simpan dan mendukung diversifikasi produk. Penelitian bertujuan mengevaluasi karakteristik keripik labu
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Selain itu, pendampingan oleh tenaga ahli agronomis menjadi nilai tambah yang membantu meningkatkan produktivitas usahatani. Dengan demikian, keterlibatanSelain itu, pendampingan oleh tenaga ahli agronomis menjadi nilai tambah yang membantu meningkatkan produktivitas usahatani. Dengan demikian, keterlibatan