STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAPendidikan keperawatan merupakan akhir dari proses pendidikan profesi keperawatan yang akan menjalankan tugas sebagai profesi perawat dalam pelayanan kesehatan. Instalasi gawat darurat (IGD) merupakan salah satu pintu masuk utama pasien inpatient, sehingga kunjungan pasien di ER cukup tinggi dan menyebabkan kepadatan. Diperlukan sistem triase dan dokumentasi berbasis bukti untuk meningkatkan keberhasilan manajemen pasien dengan kondisi gawat darurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti efektivitas dokumentasi triase Emergency Severity Index (ESI) yang dibahas dengan Canadian Triage Acuity Scale (CTAS) terhadap ketepatan prioritas triase pasien. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental dengan uji Mann Whitney. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan total 50 sampel dokumentasi ESI dan 50 sampel dokumentasi CTAS. Hasil menunjukkan ketepatan dalam menentukan prioritas triase sebesar 46 dokumentasi ESI (92%) dan 38 dokumentasi CTAS (76%). Terdapat perbedaan signifikan dalam ketepatan prioritas triase antara ESI dan CTAS dengan nilai p 0,030. Saatnya Instalasi Gawat Darurat (IGD) menerapkan sistem triase dan dokumentasi berbasis bukti dengan mengadopsi atau mengembangkan sistem triase yang telah teruji secara ilmiah.
Penulisan dokumentasi triase Emergency Severity Index (ESI) lebih efektif dibandingkan Canada Triage Acuity Scale (CTAS) dalam menentukan prioritas triase pasien.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI memiliki tingkat ketepatan yang lebih tinggi (92%) dibandingkan CTAS (76%).Penelitian ini menegaskan pentingnya sistem triase berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan.Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memvalidasi efektivitas kedua sistem triase dalam konteks yang berbeda.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan efektivitas ESI dan CTAS dalam lingkungan klinik yang berbeda. Selain itu, dapat dikembangkan program pelatihan khusus untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa keperawatan dalam menggunakan sistem triase berbasis bukti. Penelitian juga dapat fokus pada dampak penggunaan sistem triase terhadap kepuasan pasien dan hasil klinis jangka panjang, serta evaluasi penerapan sistem triase di fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien yang berbeda.
| File size | 158.66 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Kesimpulan utama menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa masih menghadapi tantangan besar dalam proses penulisan proposal. Oleh karena itu, sangat pentingKesimpulan utama menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa masih menghadapi tantangan besar dalam proses penulisan proposal. Oleh karena itu, sangat penting
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Hasil penelitian menunjukkan delapan koping yang dibentuk oleh Mahasiswa yaitu, mencari tahu informasi tambahan, berdoa, istirahat-tidur, mengatur finansial,Hasil penelitian menunjukkan delapan koping yang dibentuk oleh Mahasiswa yaitu, mencari tahu informasi tambahan, berdoa, istirahat-tidur, mengatur finansial,
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknikPenelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknik
ITEKES BALIITEKES BALI Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuanBerdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini menggunakan desain cros sectional dengan 79 anggota keluarga pasien stroke yang mengalami afasia pada dua rumah sakit di Bukittinggi. InstrumenPenelitian ini menggunakan desain cros sectional dengan 79 anggota keluarga pasien stroke yang mengalami afasia pada dua rumah sakit di Bukittinggi. Instrumen
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini membuktikan terdapat hubungan yang bermakna antara depresi dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT,Penelitian ini membuktikan terdapat hubungan yang bermakna antara depresi dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT,
ITEKES BALIITEKES BALI Pengambilan sampel dilakukan secara purposive pada anak retardasi mental usia sekolah di SLB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Data dianalisis secara deskriptifPengambilan sampel dilakukan secara purposive pada anak retardasi mental usia sekolah di SLB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Data dianalisis secara deskriptif
ITEKES BALIITEKES BALI Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 30 anak autis dengan kriteria anak autis usia 6-12 tahun di sekolah autis Propinsi DIY. DataPengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 30 anak autis dengan kriteria anak autis usia 6-12 tahun di sekolah autis Propinsi DIY. Data
Useful /
STIKESHBSTIKESHB Oleh karena itu, responden diharapkan untuk menjaga status gizi mereka dengan memantau berat dan tinggi badan secara teratur. Penelitian ini menunjukkanOleh karena itu, responden diharapkan untuk menjaga status gizi mereka dengan memantau berat dan tinggi badan secara teratur. Penelitian ini menunjukkan
STIKESHBSTIKESHB Kesimpulannya, ketiga varietas beras Siam memiliki IG rendah dan dapat dijadikan alternatif pangan bagi penderita diabetes mellitus. Dalam 100 gram nasiKesimpulannya, ketiga varietas beras Siam memiliki IG rendah dan dapat dijadikan alternatif pangan bagi penderita diabetes mellitus. Dalam 100 gram nasi
STIKESHBSTIKESHB Eco enzyme merupakan produk fermentasi dari limbah organik yang memiliki dampak pada kesehatan dan lingkungan. Eco enzyme difermentasi dari kulit buahEco enzyme merupakan produk fermentasi dari limbah organik yang memiliki dampak pada kesehatan dan lingkungan. Eco enzyme difermentasi dari kulit buah
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Laporan WHO pada tahun 2012 menunjukkan bahwa prevalensi gangguan siklus menstruasi pada wanita adalah sekitar 45%. Diketahui bahwa Indeks Massa TubuhLaporan WHO pada tahun 2012 menunjukkan bahwa prevalensi gangguan siklus menstruasi pada wanita adalah sekitar 45%. Diketahui bahwa Indeks Massa Tubuh