AIRAAIRA
Journal of Information Systems and Technology ResearchJournal of Information Systems and Technology ResearchIndonesia sebagai negara agraris masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan jagung nasional karena ketergantungan pada impor. Salah satu masalah kritis adalah pemilihan benih unggul yang tidak akurat sesuai kondisi lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web (DSS) untuk pemilihan benih jagung unggul menggunakan algoritma Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (FMADM) yang dikombinasikan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilakukan di Desa Sei Tembo, Kabupaten Langkat, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan petani, dan tinjauan pustaka. Metode AHP diterapkan untuk menentukan bobot lima kriteria: kadar air, ketahanan hama, produktivitas, ukuran buah, dan waktu panen. Uji konsistensi menghasilkan nilai CR sebesar 0,028, menunjukkan penentuan bobot yang dapat dipercaya. Metode FMADM kemudian digunakan untuk mengurutkan 142 alternatif benih berdasarkan bobot tersebut. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang ditawarkan berhasil mengurutkan Srikandi Putih 1 (A32) sebagai alternatif terbaik dengan skor 0,950, sementara Bima5 Bantimurung (A130) memiliki skor terendah 0,632. Produktivitas diidentifikasi sebagai faktor dominan (bobot = 0,484) dalam menentukan benih unggul. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem DSS berbasis web dapat meningkatkan akurasi dan objektivitas pemilihan benih, membantu petani mengurangi keputusan percobaan dan kesalahan. Secara praktis, sistem ini mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan berkontribusi pada penguatan keamanan pangan nasional dengan mengurangi ketergantungan pada impor jagung.
Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi metode FMADM dengan pendekatan AHP dapat secara objektif mendukung pemilihan benih jagung unggul.Hasil menunjukkan bahwa produktivitas merupakan kriteria dominan, diikuti oleh ketahanan hama, waktu panen, ukuran buah, dan kadar air.Dari 142 varietas yang dianalisis, Srikandi Putih 1 (A32) mencapai skor tertinggi (0,950), sementara Bima5 Bantimurung (A130) memiliki skor terendah (0,632).Temuan ini memperkuat kemampuan sistem dalam memberikan rekomendasi yang sesuai kebutuhan petani.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, terutama dalam tidak mempertimbangkan variasi lingkungan seperti kondisi tanah dan iklim regional yang dapat memengaruhi kinerja di lapangan.Untuk pengembangan lebih lanjut, sistem dapat ditingkatkan dengan teknik pembelajaran mesin untuk memproses data yang lebih besar dan beragam, sementara integrasi ke kebijakan pertanian nasional akan meningkatkan skalabilitas dan berkontribusi langsung pada penguatan keamanan pangan Indonesia.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak faktor lingkungan seperti kondisi tanah dan iklim terhadap kinerja varietas benih jagung. Selain itu, pengintegrasian teknik pembelajaran mesin dapat dikembangkan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem dalam memproses data yang lebih kompleks. Selanjutnya, studi tentang integrasi sistem ini ke dalam kebijakan pertanian nasional dapat menjadi arah penelitian untuk memperluas dampak praktis dan mendukung keamanan pangan secara lebih sistematis.
- Indonesian Journal of Data and Science (IJODAS). penerapan algoritma fmadm metode moora menentukan kelayakan... jurnal.yoctobrain.org/index.php/ijodas/article/view/55Indonesian Journal of Data and Science IJODAS penerapan algoritma fmadm metode moora menentukan kelayakan jurnalctobrain index php ijodas article view 55
- PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM PEMILIHAN BIBIT JAGUNG UNGGUL | JURTEKSI (jurnal... jurnal.stmikroyal.ac.id/index.php/jurteksi/article/view/528PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM PEMILIHAN BIBIT JAGUNG UNGGUL JURTEKSI jurnal jurnal stmikroyal ac index php jurteksi article view 528
- Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi dengan Metode PROMETHEE | Jurnal Vokasi Informatika.... doi.org/10.24036/javit.v3i3.162Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi dengan Metode PROMETHEE Jurnal Vokasi Informatika doi 10 24036 javit v3i3 162
| File size | 718.63 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
AKMICIREBONAKMICIREBON 5 to 2. 5 days based on vessel size), berth utilisation under different traffic scenarios, revenue, idle costs, and congestion management via predictive5 to 2. 5 days based on vessel size), berth utilisation under different traffic scenarios, revenue, idle costs, and congestion management via predictive
AKMICIREBONAKMICIREBON Evaluasi model menunjukkan Mean Absolute Error sebesar 4,59 hari, Root Mean Squared Error sebesar 10,55 hari, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,68,Evaluasi model menunjukkan Mean Absolute Error sebesar 4,59 hari, Root Mean Squared Error sebesar 10,55 hari, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,68,
AKMICIREBONAKMICIREBON Analisis fishbone mengidentifikasi penyebab utama terkait interval pemeliharaan yang tidak tepat dan keausan komponen, sementara tindakan korektif—pembersihanAnalisis fishbone mengidentifikasi penyebab utama terkait interval pemeliharaan yang tidak tepat dan keausan komponen, sementara tindakan korektif—pembersihan
UNHASYUNHASY Sistem ini menawarkan solusi yang lebih aman dan higienis dibandingkan metode konvensional, meskipun akurasi dapat dipengaruhi oleh pencahayaan dan jarakSistem ini menawarkan solusi yang lebih aman dan higienis dibandingkan metode konvensional, meskipun akurasi dapat dipengaruhi oleh pencahayaan dan jarak
UNHASYUNHASY Pada kombinasi 3-itemset, terdapat menu dengan nilai confidence dan lift ratio tertinggi, yaitu {Es Teh, Pentol Huha Banget => Teh Tarik} dengan tingkatPada kombinasi 3-itemset, terdapat menu dengan nilai confidence dan lift ratio tertinggi, yaitu {Es Teh, Pentol Huha Banget => Teh Tarik} dengan tingkat
AKMICIREBONAKMICIREBON Penelitian lanjutan diperlukan untuk memperluas penerapan pada berbagai tipe kapal, mengintegrasikan pemantauan berbasis IoT, serta mengembangkan modulPenelitian lanjutan diperlukan untuk memperluas penerapan pada berbagai tipe kapal, mengintegrasikan pemantauan berbasis IoT, serta mengembangkan modul
UNBINUNBIN Saat ini, perusahaan masih menggunakan cara tradisional untuk menentukan kenaikan gaji karyawan, yaitu tanpa menggunakan sistem terkomputerisasi. Hal iniSaat ini, perusahaan masih menggunakan cara tradisional untuk menentukan kenaikan gaji karyawan, yaitu tanpa menggunakan sistem terkomputerisasi. Hal ini
SUBSETSUBSET Ke depannya, penelitian dapat dikembangkan dengan memperdalam aspek penentuan kriteria seleksi, evaluasi risiko pemasok, serta pengumpulan dan pemanfaatanKe depannya, penelitian dapat dikembangkan dengan memperdalam aspek penentuan kriteria seleksi, evaluasi risiko pemasok, serta pengumpulan dan pemanfaatan
Useful /
UNMERPASUNMERPAS Keberhasilan ini dipengaruhi oleh metode partisipatif serta dukungan narasumber kompeten, orang tua, dan tokoh masyarakat. Untuk menjaga dampak positifKeberhasilan ini dipengaruhi oleh metode partisipatif serta dukungan narasumber kompeten, orang tua, dan tokoh masyarakat. Untuk menjaga dampak positif
UNMERPASUNMERPAS Beberapa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman tentang konsep literasi, terbatasnya kreativitas dalam merancang pembelajaran, minimnya fasilitasBeberapa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman tentang konsep literasi, terbatasnya kreativitas dalam merancang pembelajaran, minimnya fasilitas
UNMERPASUNMERPAS Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah sosialisasi terjadi peningkatan signifikan,Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah sosialisasi terjadi peningkatan signifikan,
AKMICIREBONAKMICIREBON Kerangka pendidikan mencakup kurikulum, metode pengajaran, evaluasi, dan manajemen institusi yang dirancang membentuk karakter serta nilai moral. MeskipunKerangka pendidikan mencakup kurikulum, metode pengajaran, evaluasi, dan manajemen institusi yang dirancang membentuk karakter serta nilai moral. Meskipun