ABHINAYAABHINAYA

Journal of Social Growth and Development StudiesJournal of Social Growth and Development Studies

Studi ini didorong oleh potensi signifikan industri pariwisata untuk meningkatkan pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi di era globalisasi, khususnya melalui pengembangan desa wisata. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menerapkan kebijakan Lombok Timur Adil, Makmur, dan Aman, yang menetapkan 91 desa wisata, termasuk Desa Tetebatu Selatan di Kecamatan Sikur, yang dikenal dengan daya tarik alam dan budaya. Untuk memastikan pariwisata yang berkelanjutan, strategi pemasaran yang kuat diperlukan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya pemerintah desa dalam membangun merek Desa Wisata Tetebatu Selatan melalui Pemetaan Sosial Berbasis Digital. Metode kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, validasi menggunakan triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa pemerintah desa telah memetakan potensi lokal seperti Desa Bahasa Inggris, Desa Pertanian, Desa Budaya, Desa Agama, Desa Buah, dan Desa Aren, serta mempromosikan merek melalui (tetebatuselatan.com) dan (jadesta.com), platform yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pemerintah desa Tetebatu Selatan telah memetakan potensi pariwisata menggunakan pemetaan sosial untuk mengidentifikasi dan memetakan berbagai atraksi seperti tempat sejarah, keindahan alam, dan budaya lokal.Untuk meningkatkan daya tarik pariwisata, desa memanfaatkan media digital melalui platform tetebatuselatan.com, meskipun masih perlu mengembangkan fitur tambahan seperti informasi mendalam tentang desa, paket wisata, dan produk lokal.com, yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memperkuat branding desa wisata dengan fitur yang lebih menarik bagi wisatawan.Partisipasi aktif komunitas, khususnya pelaku pariwisata, sangat penting dalam branding dan promosi desa wisata untuk menciptakan rasa memiliki dan kebersamaan dalam mengembangkan Desa Wisata Tetebatu Selatan.

Berdasarkan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak pemetaan sosial digital terhadap partisipasi komunitas dalam pengelolaan pariwisata desa. Kedua, analisis efektivitas strategi pemasaran berbasis media sosial dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke desa wisata. Ketiga, studi tentang peran tradisi lokal dalam memperkuat identitas budaya desa wisata sebagai daya tarik unik. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi yang berkelanjutan untuk pengembangan pariwisata berbasis komunitas.

Read online
File size284.76 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test