UNDIKMAUNDIKMA

Jurnal Pengabdian UNDIKMAJurnal Pengabdian UNDIKMA

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola wisata tentang budaya Jepang sebagai daya tarik wisata Kampung Sakura Batu Jawa Timur. Metode pengabdian ini menggunakan Participatory Action Research (PAR) berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Instrumen evaluasi menggunakan kuesioner dan wawancara dengan teknik analisis data menggunakan dekriptif kualitatif. Hasil kegiatan pengabdian ini yakni, bertambahnya pengetahuan pengelola Kampung Sakura mengenai beberapa kebudayaan Jepang, seperti cara mengenakan Yukata dengan benar, cara melaksanakan Upacara minum teh, cara membuat sushi, cara merangkai bunga a la Jepang (Ikebana), dan pemahaman tentang percakapan sederhana dalam bahasa Jepang yang dapat digunakan untuk menyambut wisatawan yang berkunjung ke Kampung Sakura.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa wisata Kampung Sakura telah membawa pengelola menjadi lebih bertambah pengetahuan dan keterampilannya dalam bahasa dan budaya Jepang.Hal ini dibuktikan melalui kemampuan pengelola mempraktikkan dan mengajarkan keterampilan budaya Jepang kepada pengunjung, seperti memakaikan yukata, chanoyu, ikebana, dan membuat sushi.Transfer pengetahuan ini berhasil diserap dengan baik oleh pengelola, yang selanjutnya dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas wisata di Kampung Sakura.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan untuk mengevaluasi sejauh mana pengembangan spot wisata tematik, seperti pembuatan kafe Jepang atau pusat chanoyu khusus, dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat kepuasan mereka di Kampung Sakura. Selanjutnya, sebuah studi penting juga perlu dilakukan untuk menganalisis bagaimana proses pembentukan kelembagaan formal yang resmi, disertai dengan dokumentasi sejarah dan batas wilayah yang jelas, dapat memperkuat identitas desa dan mendukung manajemen pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini bisa menelusuri secara mendalam tantangan serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dari adanya formalisasi struktur organisasi. Di samping itu, untuk melihat manfaat praktis, sebuah penelitian dapat mengukur dampak ekonomi riil dari program edukasi budaya yang telah dilakukan. Pertanyaannya, apakah kegiatan ini benar-benar berdampak pada peningkatan pendapatan warga lokal atau menstimulus tumbuhnya usaha-usaha mikro kreatif baru, misalnya di bidang kuliner, kerajinan tangan, atau suvenir khas Jepang. Menggabungkan aspek manajerial, kelembagaan, dan ekonomi dalam kerangka penelitian yang terpadu akan memberikan rekomendasi yang jauh lebih holistik dan aplikatif untuk pengembangan Kampung Sakura di masa mendatang.

  1. Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Edukasi Budaya Jepang Sebagai Daya Tarik Wisata di Kampung Sakura... e-journal.undikma.ac.id/index.php/jpu/article/view/17245Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Edukasi Budaya Jepang Sebagai Daya Tarik Wisata di Kampung Sakura e journal undikma ac index php jpu article view 17245
  1. #pemberdayaan masyarakat#pemberdayaan masyarakat
  2. #siswa smk#siswa smk
Read online
File size790.48 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-21g
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test