LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING

International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)

Dalam konsep pembangunan yang berpusat pada manusia, pembangunan harus dilaksanakan secara seimbang. Keseimbangan ini harus dibangun antara pengembangan kapasitas dan pemanfaatannya. Hal ini berarti bahwa pembangunan manusia tidak hanya berfokus pada kapabilitas manusia, seperti kemampuan mencapai kesehatan yang lebih baik, umur yang lebih panjang, atau tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pencapaian pembangunan manusia Indonesia di antara negara‑negara ASEAN melalui pendekatan kualitatif. Studi ini menggunakan metode studi komparatif, dengan memanfaatkan data sekunder dari United Nations Development Programme mengenai Human Development Index negara‑negara ASEAN dari tahun 1990 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan pencapaian pembangunan manusia Indonesia melalui Human Development Index di antara negara‑negara ASEAN memperlihatkan tren kenaikan yang terus berlanjut. Pada tahun 2023, indeks pembangunan manusia Indonesia menempati peringkat keenam dari sebelas negara ASEAN dengan nilai 0,73. Indeks tertinggi masih dimiliki oleh Singapura dan Brunei Darussalam dengan nilai masing‑masing 0,95 dan 0,84. Sementara itu, Kamboja dan Myanmar mencatat indeks terendah dengan nilai yang sama, yaitu 0,61.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian indeks pembangunan manusia Indonesia terus meningkat secara berkelanjutan dibandingkan negara ASEAN, dengan peringkat ke‑6 dari 11 negara pada tahun 2023 dan nilai 0,73.Negara dengan indeks tertinggi tetap Singapura dan Brunei Darussalam (0,95 dan 0,84), sedangkan Kamboja dan Myanmar mencatat nilai terendah (0,61).

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktor‑faktor deterministik yang menyebabkan perbedaan signifikan pada Indeks Pembangunan Manusia antara Indonesia dan negara‑negara ASEAN dengan skor tertinggi, dengan menerapkan analisis kuantitatif longitudinal yang menggabungkan data ekonomi, pendidikan, serta kesehatan selama periode 1990‑2025. Selanjutnya, diperlukan evaluasi mendalam mengenai dampak kebijakan pendidikan dan kesehatan terbaru di Indonesia terhadap masing‑masuk komponen indeks, melalui studi kasus wilayah‑wilayah yang mengalami peningkatan tercepat dalam harapan hidup, tahun sekolah yang diharapkan, dan pendapatan per kapita, serta mengidentifikasi mekanisme pelaksanaannya. Selain itu, pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mesin dapat dipertimbangkan untuk memperkirakan trajektori indeks pembangunan manusia Indonesia selama dekade mendatang, dengan mengintegrasikan variabel‑variabel ekonomi makro, indikator sosial, serta faktor lingkungan yang relevan. Penelitian tersebut juga dapat menguji keandalan model melalui validasi silang dengan data historis, sehingga menghasilkan alat bantu kebijakan yang akurat. Hasil dari tiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Read online
File size366.05 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test