UMBUMB
SINERGISINERGISistem kesehatan saat ini semakin berkembang dengan adanya sistem artificial cerdas dalam mendeteksi penyakit. Deteksi dini penyakit ginjal sangat penting dengan mengenali gejala-gejala untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Penelitian ini memperkenalkan sistem klasifikasi penyakit ginjal menggunakan algoritma Artificial Bee Colony (ABC) dan K-Nearest Neighbor (KNN) yang dimodifikasi secara genetik. ABC digunakan sebagai pemilihan fitur untuk menentukan gejala-gejala yang relevan yang digunakan dalam mempengaruhi penyakit ginjal dan KNN yang dimodifikasi secara genetik digunakan untuk klasifikasi. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap: pra-pengolahan, pemilihan fitur, dan klasifikasi. Namun, penelitian ini berfokus pada tahap pra-pengolahan penyakit ginjal kronis menggunakan 400 catatan dengan 24 atribut untuk pemilihan fitur dan klasifikasi. Data penyakit ginjal diklasifikasikan menjadi dua kelas, yaitu penyakit ginjal kronis dan bukan penyakit ginjal kronis. Selanjutnya, kinerja metode yang diusulkan dibandingkan dengan metode lain. Hasil menunjukkan bahwa akurasi sebesar 98,27% diperoleh dengan membagi dataset menjadi 280 data pelatihan dan 120 data uji.
Penelitian ini menunjukkan bahwa metode ABC diterapkan sebagai pemilihan fitur GMKNN yang mempengaruhi klasifikasi penyakit ginjal.Hasil perbandingan rata-rata matriks kebingungan pada metode MKNN, MKNN-ABC, dan GMKNN-ABC menunjukkan bahwa GMKNN-ABC memberikan hasil rata-rata terbaik dibandingkan yang lain.Selain itu, pemilihan fitur sangat berpengaruh pada tingkat akurasi, presisi, dan f1-score yang dihasilkan.Metode GMKNN-ABC memberikan hasil rata-rata tertinggi di atas 95% dibandingkan MKNN dan MKNN-ABC.Metode yang diusulkan dalam penelitian ini, terutama metode GMKNN-ABC, belum pernah dilakukan oleh penelitian sebelumnya.Peningkatan akurasi yang dihasilkan dari metode GMKNN-ABC dalam klasifikasi penyakit ginjal berkontribusi pada penelitian ini.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan algoritma ABC untuk meningkatkan akurasi dalam pemilihan fitur. Selain itu, dapat dieksplorasi penggunaan algoritma lain yang lebih canggih untuk klasifikasi penyakit ginjal, seperti algoritma Deep Learning atau algoritma berbasis jaringan saraf. Penelitian juga dapat dilakukan untuk membandingkan kinerja algoritma yang diusulkan dengan algoritma lain yang sudah ada, seperti algoritma Support Vector Machine atau algoritma Random Forest. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam bidang klasifikasi penyakit ginjal menggunakan teknik-teknik kecerdasan buatan.
| File size | 326.91 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN Pembangkit PHS menyimpan kelebihan energi dari FPV dengan memompa air ke waduk atas dan menggunakannya untuk pembangkitan listrik saat dibutuhkan, sepertiPembangkit PHS menyimpan kelebihan energi dari FPV dengan memompa air ke waduk atas dan menggunakannya untuk pembangkitan listrik saat dibutuhkan, seperti
DAARULHUDADAARULHUDA Namun, dari perspektif hukum perdagangan internasional, kebijakan local content seperti TKDN termasuk dalam kategori non-tariff measures yang berpotensiNamun, dari perspektif hukum perdagangan internasional, kebijakan local content seperti TKDN termasuk dalam kategori non-tariff measures yang berpotensi
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Berdasarkan data kecepatan angin dari NASA, wilayah pesisir selatan Kebumen berpotensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). SecaraBerdasarkan data kecepatan angin dari NASA, wilayah pesisir selatan Kebumen berpotensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Secara
IPBIPB Eks konsesi PT Maju Jaya Raya Timber (PT MJRT) di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan daerah penyangga penting bagi Taman Nasional Kerinci Seblat (KSNP).Eks konsesi PT Maju Jaya Raya Timber (PT MJRT) di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan daerah penyangga penting bagi Taman Nasional Kerinci Seblat (KSNP).
UNIMALUNIMAL Selanjutnya, secara singkat kita akan meninjau potensi dan penggunaan sumber energi surya di Indonesia. Potensi tinggi energi surya di Indonesia perluSelanjutnya, secara singkat kita akan meninjau potensi dan penggunaan sumber energi surya di Indonesia. Potensi tinggi energi surya di Indonesia perlu
UNHAJUNHAJ Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi melalui ceramah yang berisi materi pengenalan, potensi ancaman, verifikasi informasi, dan upaya pencegahanKegiatan ini menggunakan metode sosialisasi melalui ceramah yang berisi materi pengenalan, potensi ancaman, verifikasi informasi, dan upaya pencegahan
UNHAJUNHAJ Metode yang digunakan yaitu pembagian kuesioner sebelum melakukan penyuluhan, pemberian edukasi dengan ceramah, pemutaran video dan tanya jawab serta pemberianMetode yang digunakan yaitu pembagian kuesioner sebelum melakukan penyuluhan, pemberian edukasi dengan ceramah, pemutaran video dan tanya jawab serta pemberian
UNHAJUNHAJ This is due to increased body weight or obesity due to an unbalanced diet. Apart from that, less activity and less exercise causes an increase in bloodThis is due to increased body weight or obesity due to an unbalanced diet. Apart from that, less activity and less exercise causes an increase in blood
Useful /
PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN Dengan BPP (Biaya Produksi Dasar) sebesar 0,468 USD/kWh, beberapa konfigurasi energi terbarukan dapat bersaing secara ekonomi. Teknologi baterai sepertiDengan BPP (Biaya Produksi Dasar) sebesar 0,468 USD/kWh, beberapa konfigurasi energi terbarukan dapat bersaing secara ekonomi. Teknologi baterai seperti
PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN Penerapannya pada ketel yang sudah ada akan mengubah pola operasi, terutama di sisi pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa co-firing amonia akanPenerapannya pada ketel yang sudah ada akan mengubah pola operasi, terutama di sisi pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa co-firing amonia akan
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dengan ukuran sel tidak sama. Hasil penelitian menunjukkan: (1) model GI dan TAPPS memberikan kemampuanData dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dengan ukuran sel tidak sama. Hasil penelitian menunjukkan: (1) model GI dan TAPPS memberikan kemampuan
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap lanskap tradisionalisme pendidikan pesantren saat ini, serta menjawab berbagai permasalahan yang menghantui bilik-bilikPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap lanskap tradisionalisme pendidikan pesantren saat ini, serta menjawab berbagai permasalahan yang menghantui bilik-bilik