UMBUMB

SINERGISINERGI

Penelitian ini mengusulkan desain antena mikrostrip menggunakan Struktur Ground yang Rusak (DGS) dan celah tambalan horizontal (HPG) untuk tujuan peningkatan bandwidth dan penguatan. Desain ini bertujuan untuk mengurangi kelemahan antena mikrostrip, yaitu memiliki penguatan kecil dan bandwidth sempit. Desain ini disimulasikan dalam CST Microwave Studio dengan frekuensi kerja 2,4 GHz. Desain terdiri dari tiga tahap model, yaitu desain konvensional, modifikasi DGS, dan kombinasi DGS menggunakan Celah Tambalan Horizontal (DGSHPG). Radius tambalan lingkaran konvensional adalah 16,7 mm. Substrat memiliki konstanta dielektrik 4,6, tinggi substrat 1,6, dan tangen rugi 0,025. Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain DGS menghasilkan bandwidth dan penguatan yang lebih besar daripada desain konvensional, di mana peningkatan bandwidth dan penguatan adalah 421,2 MHz dan 1,73 dB, masing-masing. Model DGS dikombinasikan dengan celah yang memisahkan tambalan lingkaran (DGSHPG) untuk mencapai desain yang optimal. Hasilnya menunjukkan peningkatan bandwidth dan penguatan lebih dari 50% dan 18,1% dibandingkan dengan desain DGS, masing-masing. Parameter kinerja lainnya juga menunjukkan peningkatan, seperti faktor refleksi dengan -53,3 dB pada frekuensi tengah. Perubahan fisik juga memengaruhi radius tambalan, di mana berkurang sekitar 1,4 mm atau 8,4% dari desain asli. Secara keseluruhan, desain yang diusulkan telah berhasil mencapai peningkatan bandwidth dan penguatan serta mengurangi dimensi tambalan.

Antena mikrostrip desain menggunakan struktur ground yang rusak dan celah tambalan horizontal telah menunjukkan peningkatan pada bandwidth dan penguatan yang lebih baik.Selain itu, desain DGSHPG telah mencapai hasil yang optimal dalam pencocokan impedansi dan penguatan.Peningkatan bandwidth dapat diaplikasikan pada frekuensi pita lebar dan multi-band yang digunakan untuk aplikasi.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa desain yang diusulkan telah berhasil meningkatkan kinerja antena.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan investigasi lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai bentuk dan ukuran celah pada karakteristik antena DGSHPG, dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja antena pada frekuensi yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan antena DGSHPG yang terintegrasi dengan komponen aktif, seperti amplifier atau filter, untuk menciptakan sistem komunikasi yang lebih kompak dan efisien. Ketiga, eksplorasi penggunaan material dengan konstanta dielektrik yang lebih tinggi pada substrat antena dapat menjadi arah penelitian yang menarik, karena material tersebut berpotensi untuk meningkatkan miniaturisasi antena tanpa mengorbankan kinerja.

  1. BANDWIDTH AND GAIN ENHANCEMENT OF MICROSTRIP ANTENNA USING DEFECTED GROUND STRUCTURE AND HORIZONTAL PATCH... doi.org/10.22441/sinergi.2021.2.006BANDWIDTH AND GAIN ENHANCEMENT OF MICROSTRIP ANTENNA USING DEFECTED GROUND STRUCTURE AND HORIZONTAL PATCH doi 10 22441 sinergi 2021 2 006
  2. TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control). telkomnika computing electronics control... telkomnika.uad.ac.id/index.php/TELKOMNIKATELKOMNIKA Telecommunication Computing Electronics and Control telkomnika computing electronics control telkomnika uad ac index php TELKOMNIKA
Read online
File size443.36 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test