STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI
JKBLJKBLHyperemesis gravidarum is a condition characterized by excessive vomiting, which may lead to dehydration, electrolyte imbalance, acid-base disturbances, and significant weight loss in pregnant women. Management of hyperemesis gravidarum requires controlling nausea and vomiting to prevent active fluid loss. One potential complementary intervention is the use of Zingiber officinale (ginger) herbal therapy. This study aims to describe complementary nursing care focused on managing hypovolemia in a patient with hyperemesis gravidarum through the use of Zingiber officinale herbal therapy. The research employed a descriptive case study design to identify nursing care problems in a patient diagnosed with hyperemesis gravidarum. The subject was Mrs. S, a G1P0A0H0 patient at 9 weeks of gestation. The identified nursing diagnosis was hypovolemia related to active fluid loss, evidenced by nausea and vomiting more than five times per day, weakness, dizziness, dry lip mucosa, capillary refill time (CRT) > 2 seconds, urine ketones 3 , and decreased blood pressure (100/60 mmHg). The nursing intervention focused on managing hypovolemia and reducing nausea and vomiting through the administration of Zingiber officinale herbal therapy twice daily. After 72 hours (3×24 hours) of nursing care, the evaluation showed improvement in the patients condition: no more vomiting or dizziness, CRT < 2 seconds, moist mucous membranes, negative urine ketones, improved fluid intake, and stable blood pressure (110/70 mmHg). This study concludes that Zingiber officinale herbal therapy is effective in reducing nausea and vomiting and may help prevent potential complications during pregnancy.
S, focused on managing hypovolemia caused by hyperemesis gravidarum, demonstrated positive outcomes.Interventions combining isotonic fluid administration and ginger herbal therapy, given twice daily for three days, led to improvements such as decreased nausea and vomiting, increased lip mucosa moisture, and stabilized blood pressure and fluid intake.These findings suggest that this combined approach has the potential to reduce nausea and vomiting and prevent fluid loss associated with hypovolemia.
Further research is needed to confirm the effectiveness and safety of Zingiber officinale herbal therapy for hyperemesis gravidarum, considering the limitations of this case study. Future studies should investigate the optimal dosage and duration of ginger administration to maximize its therapeutic benefits and minimize potential side effects. Additionally, research could explore the underlying mechanisms by which ginger alleviates nausea and vomiting during pregnancy, potentially identifying specific biochemical pathways involved. Investigating the impact of ginger therapy on fetal well-being, including growth and development, is also crucial. Finally, studies comparing the efficacy of ginger therapy to conventional antiemetic medications, and exploring its potential as a complementary therapy alongside standard care, would provide valuable insights for clinical practice. These investigations should involve larger, more diverse patient populations and employ rigorous research methodologies to ensure reliable and generalizable results, ultimately contributing to improved care for pregnant women experiencing hyperemesis gravidarum.
- The hyperemesis gravidarum and pulmonary embolism: A case report and review of literature | QScience.com.... doi.org/10.5339/qmj.2024.39The hyperemesis gravidarum and pulmonary embolism A case report and review of literature QScience doi 10 5339 qmj 2024 39
- PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE VAR. AMARUM) TERHADAP TINGKAT EMESIS GRAVIDARUM... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/18918PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN JAHE ZINGIBER OFFICINALE VAR AMARUM TERHADAP TINGKAT EMESIS GRAVIDARUM journal universitaspahlawan ac index php jkt article view 18918
- The effectzingiber officinale PENGARUH AIR SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP PENURUNAN MUAL... Doi.Org/10.30604/Jaman.V3i2.472The effectzingiber officinale PENGARUH AIR SEDUHAN JAHE ZINGIBER OFFICINALE TERHADAP PENURUNAN MUAL Doi Org 10 30604 Jaman V3i2 472
| File size | 193.32 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Sampel penelitian sebanyak 44 responden yang diperoleh menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner food recallSampel penelitian sebanyak 44 responden yang diperoleh menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner food recall
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Salah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuanSalah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satuAnemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Latar belakang: Lumbar radiculopathy merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan kesemutan sepanjang distribusi saraf sciatic yang terkait dan dapatLatar belakang: Lumbar radiculopathy merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan kesemutan sepanjang distribusi saraf sciatic yang terkait dan dapat
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil penelitian menunjukkan adanya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.Hasil penelitian menunjukkan adanya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sebanyak 52,9% responden menunjukkan perilaku pencegahan COVID-19 yang baik, sedangkan analisis bivariat tidak menemukan hubungan signifikan antara persepsiSebanyak 52,9% responden menunjukkan perilaku pencegahan COVID-19 yang baik, sedangkan analisis bivariat tidak menemukan hubungan signifikan antara persepsi
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kebiasaan mengonsumsi fast food umumnya tergolong jarang (56,5%). Ada hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast foodKebiasaan mengonsumsi fast food umumnya tergolong jarang (56,5%). Ada hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Biji dan daun merupakan bagian tanaman yang sering digunakan dan mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, dan saponin. StudiBiji dan daun merupakan bagian tanaman yang sering digunakan dan mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, dan saponin. Studi
Useful /
MPUKUTURANMPUKUTURAN Nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terdapat dalam sebuah pementasan tari Gambuh juga beragam meliputi nilai sikap spiritual, sopan santun, keberanian,Nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terdapat dalam sebuah pementasan tari Gambuh juga beragam meliputi nilai sikap spiritual, sopan santun, keberanian,
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Before the intervention, 21 children (63. 3%) showed delayed fine motor development. After the intervention, 30 children (90. 9%) reached the normal developmentalBefore the intervention, 21 children (63. 3%) showed delayed fine motor development. After the intervention, 30 children (90. 9%) reached the normal developmental
MPUKUTURANMPUKUTURAN Penelitian ini mengungkap bahwa upacara Ngaben adat Nangun di Desa Sidatapa merupakan tradisi yang sangat sakral dan unik, yang telah dipertahankan secaraPenelitian ini mengungkap bahwa upacara Ngaben adat Nangun di Desa Sidatapa merupakan tradisi yang sangat sakral dan unik, yang telah dipertahankan secara
CERICCERIC Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar program promosi dan preventif bagi lanjut usia. Pengalaman lanjut usia dalam memperoleh dukungan keluargaHasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar program promosi dan preventif bagi lanjut usia. Pengalaman lanjut usia dalam memperoleh dukungan keluarga