WIDYADHARMAWIDYADHARMA

BLESSBLESS

Artikel ini merespons secara kritis artikel Alexandros Ph. Lagopoulos tahun 2025 berjudul The Non-Symmetrical Kaleidoscope of Semiotics. Lagopoulos mengusulkan adanya pembagian epistemologis yang ketat antara tradisi semiotika Saussurean dan Peircean, serta mengkritik beberapa bentuk hibrida dan terapan semiotika, termasuk biosemiotika. Meskipun karyanya menjelaskan garis-garis kesalahan filosofis dalam teori semiotika, kritik ini menantang beberapa generalisasi yang berlebihan, khususnya klaim tentang ketidakcocokan absolut antara paradigma dan penolakan terhadap subbidang yang lebih baru sebagai lemah secara teoritis. Dengan memeriksa klaim-klaim ini melalui penelitian kontemporer dan keilmuan interdisipliner, artikel ini berpendapat untuk pendekatan yang lebih pluralistik dan integratif terhadap studi semiotika, yang mencerminkan evolusi saat ini di bidang ini di seluruh domain seperti budaya digital, sains kognitif, dan sistem biologi.

Artikel The Non-Symmetrical Kaleidoscope of Semiotics karya Alexandros Ph.Lagopoulos menawarkan klasifikasi yang ambisius dan ketat tentang tradisi semiotika.Insistensinya pada konsistensi filosofis sangat berharga secara intelektual, karena memaksa pembaca untuk menghadapi asumsi di balik metode mereka.Namun, artikel ini menunjukkan bahwa argumennya tentang eksklusivitas epistemologis terlalu kaku ketika diterapkan pada kompleksitas penelitian dan praktik semiotika kontemporer.Dengan memeriksa secara kritis pembedaan-pembedaan dan meninjau berbagai aplikasi interdisipliner, artikel ini menunjukkan bahwa semiotika Saussurean dan Peircean tidak secara inheren tidak kompatibel.faktanya, interaksinya sering menghasilkan alat analisis yang lebih nuansa dan efektif.Pertumbuhan subbidang hibrida seperti biosemiotika, semiotika kognitif, dan semiotika pendidikan menandakan diversifikasi yang sehat dari disiplin ini, bukan pelunturan ketajaman intelektualnya.Alih-alih mempertahankan paradigma yang tetap, semiotika harus tetap menjadi penyelidikan adaptif dan inklusif tentang sifat makna.Kekuatan bidang ini terletak pada kemampuannya untuk berevolusi dan mengintegrasikan wawasan teoritis dari sumber yang beragam.Dalam cahaya ini, kaleidoskop semiotika tidak perlu bersifat asimetris.dapat dipahami sebagai konstelasi dinamis di mana perbedaan bukan penghalang, tetapi sumber penerangan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana semiotika dapat diterapkan dalam konteks pendidikan dan bahasa. Bagaimana semiotika dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang berbagai bentuk komunikasi, termasuk komunikasi visual, gestural, dan digital? Apakah ada manfaat dari pendekatan semiotika yang terintegrasi dalam kurikulum bahasa modern? Bagaimana semiotika dapat membantu siswa dalam mengembangkan kompetensi simbolik dan literasi kritis? Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki implikasi semiotika dalam bidang hukum dan komunikasi hukum. Bagaimana semiotika dapat membantu dalam memahami dan menganalisis bahasa hukum, terutama dalam konteks perbandingan hukum dan terjemahan dokumen hukum? Apakah ada manfaat dari pendekatan semiotika yang terintegrasi dalam pendidikan hukum dan komunikasi di pengadilan? Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana semiotika dapat diterapkan dalam analisis media digital dan komunikasi multimodal. Bagaimana semiotika dapat membantu dalam memahami dan menganalisis bagaimana makna dibangun dan dikomunikasikan dalam lingkungan digital yang kompleks?.

  1. Review: Reading visual narratives across cultures - Punctum. | Punctum.. review reading visual narratives... punctum.gr/volume-07-issue-02-2021-the-social-political-and-ideological-semiotics-of-comics-and-cartoons/2021-0025Review Reading visual narratives across cultures Punctum Punctum review reading visual narratives punctum gr volume 07 issue 02 2021 the social political and ideological semiotics of comics and cartoons 2021 0025
Read online
File size337.8 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test