UnimorUnimor

JASJAS

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan jenis pakan komersial, tingkat pengasaman, dan interaksinya terhadap bobot karkas, pH daging dada, kadar protein, lemak, dan kolesterol ayam pedaging. Sebanyak 160 ekor ayam pedaging (umur 21 hari, campuran jantan dan betina) dibagi secara acak ke dalam 8 kelompok dengan 4 kali ulangan per kelompok, dan 5 ekor ayam per ulangan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial 2x4 yang melibatkan 2 jenis pakan komersial (pakan A dan pakan B), dan 3 level (L) pengasaman (0%; 0,5%; 1%; 1,5%). Karkas serta protein, lemak, dan kolesterol daging dada dianalisis pada hari ke-35. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan peningkatan level pengasaman, maka kadar lemak dan kolesterol menurun secara nyata (P<0,05), mencapai nilai terendah pada level pengasaman 1 dan 1,5%. Berat karkas dan kandungan protein daging dada tidak dipengaruhi oleh jenis pakan dan tingkat pengasaman. Pakan serta interaksi antara pakan dan tingkat pengasaman tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua parameter yang diukur. Kesimpulan, kandungan lemak dan kolesterol menurun ketika tingkat pengasaman berada di antara 1 dan 1,5% terlepas dari jenis pakan komersial.

Sebagai kesimpulan, penambahan 1-1,5% air perasan jeruk nipis dalam pakan ayam pedaging, tanpa memandang jenis pakan A atau pakan B, menunjukkan efek yang bermanfaat dalam menurunkan kandungan lemak dan kolesterol pada daging dada ayam pedaging.

Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang efek pengasaman pakan dari jeruk nipis pada kualitas daging ayam pedaging, namun masih ada ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memaksimalkan manfaatnya. Salah satu arah penelitian yang penting adalah menguji tingkat pengasaman yang lebih tinggi, mengingat studi ini hanya sampai 1,5% dan tidak menunjukkan peningkatan pada berat karkas atau protein. Mengingat bahwa literatur ilmiah menyebutkan rentang optimal bisa mencapai 3%, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi konsentrasi di atas 1,5% untuk mengetahui apakah ada titik di mana pertumbuhan ayam dan penyerapan nutrisi lainnya, seperti protein, juga dapat ditingkatkan secara signifikan tanpa efek samping negatif. Hal ini akan membantu peternak menemukan formulasi yang paling efektif untuk menghasilkan daging yang tidak hanya rendah lemak dan kolesterol, tetapi juga memiliki komposisi nutrisi yang lebih baik secara keseluruhan. Selain itu, temuan menarik tentang kenaikan pH daging dada seiring peningkatan pengasaman perlu diteliti lebih lanjut; studi mendalam tentang mekanisme biologis yang mendasarinya, mungkin dengan menganalisis aktivitas antioksidan atau perubahan mikrobiota usus, akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang dampak pengasam pada kualitas daging. Dengan demikian, kita dapat lebih memahami cara kerja senyawa aktif dalam jeruk nipis dan dampaknya pada biokimia daging. Terakhir, untuk memberikan panduan yang lebih komprehensif, penelitian komparatif yang membandingkan efektivitas berbagai jenis pengasam alami lainnya, seperti cuka atau ekstrak buah asam lainnya, serta studi jangka panjang yang mencakup seluruh siklus produksi ayam akan sangat berharga untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan dari strategi pakan ini.

Read online
File size251.1 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test