UnimorUnimor

JASJAS

Tren yang terjadi selama pandemi bertahan hingga setelah pandemi Covid-19 dimana banyak masyarakat yang memelihara kucing. Populasi kucing makin meningkat pasca pandemi. Pemilik kucing sudah kembali ke aktivitas semula dan kondisi ini berpengaruh terhadap praktik cara pemeliharaan kucingnya pasca pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan korelasi antara kejadian infeksi virus dengan praktik pemeliharaan kucing pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan rekam medis pasien kucing yang datang ke Citrapet dan Vet dengan diagnosa virus serta 100 responden pemilik kucing menggunakan kuisioner terstruktur. Kasus infeksi virus yang terjadi di Citrapet dan Vet termasuk dalam kategori kecil; sebesar 179 kasus dari 5.343 kucing dengan presentase 0,033%. Penyebab dari kasus infeksi virus yang termasuk dalam kategori kecil ini yaitu praktik pemeliharaan kucing yang dilakukan pemilik kucing di Citrapet dan Vet. Parameter yang menjadi acuan diantaranya yaitu; vaksinasi, cara pemeliharaan, pemberian obat antiparasit, dan medical checkup. Hasil responden menunjukkan hampir seluruh pemilik kucing di Citrapet dan Vet mengerti cara melakukan praktik pemeliharaan kucing secara baik dan benar. Salah satu parameter acuan yaitu proses vaksinasi yang menunjukkan hasil bahwa 88% kucing yang datang ke Citrapet dan Vet sudah divaksinasi. Hal ini menunjukkan bahwa dengan dilakukannya vaksinasi dapat menurunkan kejadian infeksi virus. Hasil perhitungan statistika menunjukan korelasi yang signifikan antara praktik pemeliharaan kucing dengan kejadian infeksi virus pada kucing peliharaan pasca pandemi.

Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara tingkat pengetahuan pemilik kucing terkait praktik pemeliharaan kucingnya dengan kejadian infeksi virus.Terbukti dari hasil perhitungan statistika uji chi square yang menyatakan bahwa adanya korelasi yang signifikan antara tingkat pengetahuan pemilik kucing terkait praktik pemeliharaan kucingnya dengan kejadian infeksi virus.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam praktik pemeliharaan kucing yang paling berpengaruh terhadap kejadian infeksi virus, misalnya jenis makanan, kebersihan lingkungan, atau interaksi sosial dengan kucing lain. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai jenis vaksin dalam mencegah infeksi virus pada kucing pasca pandemi, dengan mempertimbangkan faktor usia, ras, dan status kesehatan kucing. Ketiga, penting untuk dilakukan edukasi kepada pemilik kucing mengenai praktik pemeliharaan yang benar dan pentingnya vaksinasi, melalui penyuluhan, seminar, atau media sosial, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pemilik dalam menjaga kesehatan kucing peliharaannya.

Read online
File size253.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test