NHS JOURNALNHS JOURNAL

Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ)Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ)

Mental retardation is one of the psychological limitations which have a characteristic level of intelligence (IQ) of approximately 70 or lower and experience difficulties in carrying out daily activities, communication, the ability to make self-decisions, recreation, work, health, and security. This research utilized a correlational study with a cross-sectional approach involving 67 respondents using total sampling. The involvement of fathers in parenting was analyzed using the NOC questionnaire, while the level of independence of daily living activities in children with mental retardation was analyzed using the Waissman-Activity daily living (W-ADL). The Spearman test was employed for objective analysis. The results indicated that 58 (86.6%) fathers admitted to being involved in caring for their children, and 47 children (70.1%) were recognized by their fathers to have a high degree of independence in carrying out daily activities (r; -0.258; p-value = 0.035). This study recommends that fathers and mothers train, guide, and educate children with mental retardation to improve childrens abilities, especially in carrying out daily activities.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan tingkat kemandirian activity daily living pada anak dengan retardasi mental di SLB-C TPA Jember dipengaruhi oleh motivasi ayah dan kepercayaan yang diberikan ibu kepada ayah dalam merawat anaknya.Keterbatasan dari penelitian ini adalah beberapa responden tidak menjawab pertanyaan sesuai dengan situasi yang sebenarnya.Hal yang dapat dilakukan peneliti selanjutnya adalah melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif sehingga peneliti dapat mengetahui situasi dan kondisi yang dirasakan oleh ayah sehingga dapat memperluas ruang lingkup penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut yang mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi tingkat kemandirian anak dengan retardasi mental, seperti dukungan sosial dari lingkungan sekitar dan kualitas interaksi antara anak dengan anggota keluarga lainnya. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan ayah dalam pengasuhan berkontribusi terhadap perkembangan kemandirian anak dengan retardasi mental dari waktu ke waktu. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat digunakan untuk memahami pengalaman dan persepsi ayah dalam merawat anak dengan retardasi mental, serta tantangan dan strategi yang mereka gunakan untuk mendukung kemandirian anak. Dengan menggabungkan hasil dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan kemandirian anak dengan retardasi mental melalui peran aktif ayah dalam pengasuhan.

  1. Retardasi Mental | Sularyo | Sari Pediatri. retardasi mental sularyo sari pediatri titi sunarwati muzal... Doi.Org/10.14238/Sp2.3.2000.170-7Retardasi Mental Sularyo Sari Pediatri retardasi mental sularyo sari pediatri titi sunarwati muzal Doi Org 10 14238 Sp2 3 2000 170 7
  2. GAMBARAN PENERIMAAN ORANG TUA DENGAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) C “DG”... journal.ubm.ac.id/index.php/psibernetika/article/view/475GAMBARAN PENERIMAAN ORANG TUA DENGAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SEKOLAH LUAR BIASA SLB C AuDGAy journal ubm ac index php psibernetika article view 475
  3. The Relationship of Father's Involvement in Parenting with The Independent Level of Children Daily... doi.org/10.53713/nhs.v1i1.12The Relationship of Fathers Involvement in Parenting with The Independent Level of Children Daily doi 10 53713 nhs v1i1 12
Read online
File size181.69 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test