GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL
Jurnal Ilmu Pemerintahan : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik DaerahJurnal Ilmu Pemerintahan : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik DaerahPulau Riau merupakan salah satu provinsi yang berkontribusi terhadap kasus malaria di Indonesia, dengan total kumulatif 245 kasus malaria pada tahun 2024 yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 22 Tahun 2022 tentang Pengendalian Malaria, Pulau Riau memiliki patokan untuk penyusunan program pengobatan dan pengendalian malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menangani dan mengendalikan kasus malaria di Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer dan sekunder yang dianalisis secara naratif. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori efektivitas kebijakan yang dikemukakan oleh Nugroho, melalui lima indikator, yaitu kebijakan yang tepat, implementasi yang tepat, target yang tepat, lingkungan yang tepat, dan proses yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah provinsi Kepulauan Riau masih menghadapi banyak kendala dalam mengelola kasus malaria, sehingga implementasi kebijakan masih tidak efektif. Hal ini berdampak pada lambatnya proses pencapaian eliminasi malaria di Kepulauan Riau.
Studi ini menemukan bahwa upaya pengendalian malaria oleh pemerintah provinsi Kepulauan Riau belum sepenuhnya efektif, terbukti dari tingginya tingkat transmisi dan tidak adanya penurunan kasus pada tahun 2024.Meskipun program pengobatan dan pencegahan sudah berjalan baik, koordinasi internal antar pemangku kepentingan di tingkat provinsi masih lemah, sehingga menghambat pelaksanaan kebijakan.Dengan keterbatasan data yang hanya mencakup level provinsi dan sejumlah wilayah, hasil penelitian menekankan pentingnya pengembangan kebijakan teknis yang adaptif terhadap kondisi geografis kepulauan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia untuk mempercepat pencapaian target eliminasi malaria.
Satu arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah analisis komparatif mekanisme koordinasi lintas‑sektor, melibatkan dinas kesehatan, dinas pekerjaan umum, serta lembaga non‑pemerintah, dalam upaya eliminasi malaria di provinsi kepulauan, dengan membandingkan daerah yang memiliki struktur koordinasi formal versus yang belum. Penelitian kedua dapat menilai efektivitas penggunaan aplikasi digital berbasis komunitas yang terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan daerah untuk pemantauan real‑time kasus malaria serta kepatuhan pengobatan pada populasi yang tinggal di daerah terpencil, menggunakan desain campuran kuantitatif‑kualitatif yang mencakup survei, wawancara mendalam, dan analisis log data. Selanjutnya, studi ketiga dapat mengevaluasi penerapan kerangka kebijakan adaptif yang menyesuaikan strategi pengendalian dengan variasi geografis, iklim, dan pola migrasi penduduk, melalui pemodelan simulasi berbasis agen dan analisis kebijakan guna mengidentifikasi skenario paling optimal dalam mengurangi intensitas penularan. Ketiga penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris yang kuat bagi perbaikan kebijakan, meningkatkan sinergi dan kejelasan peran antar lembaga, serta memperkuat kapasitas operasional tenaga kesehatan dan relawan lokal dalam melaksanakan tindakan pencegahan dan penanggulangan secara tepat waktu. Dengan demikian, hasil studi lanjutan ini dapat menjadi dasar ilmiah untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang berkelanjutan guna mencapai target bebas malaria di wilayah kepulauan Indonesia secara efektif.
| File size | 1.3 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Siswa yang mengikuti PjBL menunjukkan pemahaman konsep ekonomi yang lebih dalam dan lebih terlibat secara aktif dalam praktik analisis data nyata, sementaraSiswa yang mengikuti PjBL menunjukkan pemahaman konsep ekonomi yang lebih dalam dan lebih terlibat secara aktif dalam praktik analisis data nyata, sementara
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Sebagai negara berkembang, Indonesia masih dalam proses menerapkan profilaksis sebagai standar perawatan untuk mengelola hemofilia dengan bukti nyata yangSebagai negara berkembang, Indonesia masih dalam proses menerapkan profilaksis sebagai standar perawatan untuk mengelola hemofilia dengan bukti nyata yang
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Hasil menunjukkan variasi signifikan antar kabupaten, dengan Sorong Regency memiliki indeks tertinggi (78,2) dan Tambrauw Regency terendah (58,6). KorelasiHasil menunjukkan variasi signifikan antar kabupaten, dengan Sorong Regency memiliki indeks tertinggi (78,2) dan Tambrauw Regency terendah (58,6). Korelasi
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penulis mencoba untuk mengeksplor bagaimana digital religion memberikan implikasi terhadap pendidikan agama KristenMelalui pendekatan kualitatif deskriptif, penulis mencoba untuk mengeksplor bagaimana digital religion memberikan implikasi terhadap pendidikan agama Kristen
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Berdasarkan temuan ini, dirancang solusi berupa aplikasi mobile yang memungkinkan pelanggan untuk memesan produk secara online, melihat informasi layananBerdasarkan temuan ini, dirancang solusi berupa aplikasi mobile yang memungkinkan pelanggan untuk memesan produk secara online, melihat informasi layanan
AFEKSIAFEKSI Artikel ini menyelidiki transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) melalui pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks Kurikulum Merdeka. KurikulumArtikel ini menyelidiki transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) melalui pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks Kurikulum Merdeka. Kurikulum
UNPERUNPER Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Sampel yang dapat diolah yaitu sebanyak 87 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakanPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Sampel yang dapat diolah yaitu sebanyak 87 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan
IDEBAHASAIDEBAHASA Subjek penelitian adalah tim literasi sekolah, terdiri dari administrator, guru, dan kepala sekolah di sekolah menengah kejuruan (SMK) Padang Pariaman,Subjek penelitian adalah tim literasi sekolah, terdiri dari administrator, guru, dan kepala sekolah di sekolah menengah kejuruan (SMK) Padang Pariaman,
Useful /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen keahlian, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkunganSelain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen keahlian, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Tinjauan ini mensintesis literatur tentang koherensi kebijakan, partisipasi masyarakat, dan adopsi Sistem Pengelolaan Sampah Cerdas (SWMS), Internet ofTinjauan ini mensintesis literatur tentang koherensi kebijakan, partisipasi masyarakat, dan adopsi Sistem Pengelolaan Sampah Cerdas (SWMS), Internet of
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Namun, rancangan kebijakan belum tepat sehingga program belum berhasil mengendalikan inflasi karena hanya berfokus pada stabilitas harga. Oleh karena itu,Namun, rancangan kebijakan belum tepat sehingga program belum berhasil mengendalikan inflasi karena hanya berfokus pada stabilitas harga. Oleh karena itu,
UNPERUNPER Jika lingkungan kerja mendukung, kinerja pegawai dapat meningkat, sedangkan lingkungan kerja yang tidak memadai dapat menurunkan kinerja. Faktor-faktorJika lingkungan kerja mendukung, kinerja pegawai dapat meningkat, sedangkan lingkungan kerja yang tidak memadai dapat menurunkan kinerja. Faktor-faktor