UNAIUNAI
11th International Scholars Conference11th International Scholars ConferenceThis paper provides a philosophical exploration of divine attributes, focusing on both historical and modern interpretations. Philosophers such as Plato and Aristotle have long discussed the existence of a transcendent reality, with God being central to these discussions. Throughout history, the concept of God has been viewed from various philosophical and theological perspectives, some seeing the universe as evidence of Gods presence, while others reject human-like portrayals of the divine. The paper examines key thinkers, including Plato, Aristotle, Al-Kindi, Xenophanes, and Spinoza, alongside theological insights from world religions. Classical theism presents God with absolute attributes like omnipotence, omniscience, and omnibenevolence, supporting ideas of divine providence and predestination. In contrast, process theology views these attributes as dynamic, emphasizing a cooperative relationship between God and creation. Feminist theology critiques traditional ideas of omnipotence, promoting a relational and just vision aligned with gender equality. Postmodern theology moves away from absolute attributes, focusing on a vulnerable and compassionate divine presence. This study highlights the diversity of theological and philosophical approaches, showing how different views on divine attributes influence ideas of providence, free will, justice, and ethics, reflecting the complexity of understanding God across time.
The exploration of divine attributes reveals diverse theological and philosophical interpretations.Classical theism emphasizes Gods absolute and unchanging attributes, supporting doctrines of providence and predestination.Process theology presents a dynamic view of God, emphasizing a collaborative relationship with creation.Feminist and postmodern approaches challenge traditional conceptions, advocating for relational, empathetic, and contextual understandings of the divine.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pemahaman tentang atribut-atribut ilahi memengaruhi praktik keagamaan dan etika di berbagai komunitas. Pertanyaan penelitian menarik adalah, bagaimana interpretasi yang berbeda tentang kemahakuasaan Tuhan memengaruhi respons moral individu terhadap penderitaan dan ketidakadilan di dunia? Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana konsep-konsep atribut ilahi berinteraksi dengan tradisi filosofis dan spiritual non-Barat, seperti filsafat Timur atau kearifan lokal. Penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang universalitas dan kekhususan pemahaman tentang ketuhanan. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan teologi, filsafat, dan ilmu kognitif dapat menyelidiki dasar-dasar neurologis dan psikologis dari keyakinan religius dan pengalaman spiritual, serta bagaimana keyakinan tersebut membentuk pemahaman kita tentang atribut-atribut ilahi.
| File size | 231.02 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IICETIICET Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. InformanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Informan
UIN SUKAUIN SUKA Elemen budaya lokal jelas terlihat dalam Al-Ibrīz dan Al-Iklīl, terutama dalam format, komunikasi, dan interpretasinya. Penggunaan bahasa Jawa dan aksaraElemen budaya lokal jelas terlihat dalam Al-Ibrīz dan Al-Iklīl, terutama dalam format, komunikasi, dan interpretasinya. Penggunaan bahasa Jawa dan aksara
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Dalam Qs. Ar-Rahman ayat 1-3, ayat-ayat tersebut menyoroti keajaiban ciptaan Allah yang meliputi penciptaan langit, bumi, dan segala sesuatu di antaranya,Dalam Qs. Ar-Rahman ayat 1-3, ayat-ayat tersebut menyoroti keajaiban ciptaan Allah yang meliputi penciptaan langit, bumi, dan segala sesuatu di antaranya,
PTIQPTIQ Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan warga sekolah, dan analisis dokumen untuk memahamiDengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan warga sekolah, dan analisis dokumen untuk memahami
UKiPUKiP Pemahaman warga jemaat Maranatha Malagubtuk tentang perjamuan kudus cukup baik, mereka menanggap perjamuan kudus merupakan suatu tanda penebusan dosa melaluiPemahaman warga jemaat Maranatha Malagubtuk tentang perjamuan kudus cukup baik, mereka menanggap perjamuan kudus merupakan suatu tanda penebusan dosa melalui
UKiPUKiP Penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara empat domain ini penting untuk memahami dinamika kehidupan manusia. Kesimpulan ini menekankan perlunyaPenelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara empat domain ini penting untuk memahami dinamika kehidupan manusia. Kesimpulan ini menekankan perlunya
RADEN FATAHRADEN FATAH Tradisi ini menjadi sebuah adat suku Bugis yang harus ada, istilah panai dan mahar dalam suku Bugis memiliki makna berbeda, namun menjadi sebuah kewajibanTradisi ini menjadi sebuah adat suku Bugis yang harus ada, istilah panai dan mahar dalam suku Bugis memiliki makna berbeda, namun menjadi sebuah kewajiban
CIVILIZACIVILIZA Baik dalam pembagian ketupat selama Idul Fitri maupun dalam persiapan pawai besar dalam perayaan Maulid Nabi, komunitas bekerja sama dalam membangun ikatanBaik dalam pembagian ketupat selama Idul Fitri maupun dalam persiapan pawai besar dalam perayaan Maulid Nabi, komunitas bekerja sama dalam membangun ikatan
Useful /
UNHASYUNHASY Lima kriteria utama yang digunakan dalam sistem adalah kehadiran, prestasi kerja, inisiatif dan kreativitas, kualitas kerja, serta integritas. AplikasiLima kriteria utama yang digunakan dalam sistem adalah kehadiran, prestasi kerja, inisiatif dan kreativitas, kualitas kerja, serta integritas. Aplikasi
UNIBABWIUNIBABWI Penilaian dilakukan menggunakan metode REBA dengan pendekatan deskriptif semi-kuantitatif. Data diperoleh dari observasi langsung di lapangan, dokumentasiPenilaian dilakukan menggunakan metode REBA dengan pendekatan deskriptif semi-kuantitatif. Data diperoleh dari observasi langsung di lapangan, dokumentasi
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Studi ini menegaskan Al-Quran, melalui interpretasi empatik, dapat menjadi panduan relevan membangun ketahanan batin dan mencapai kesejahteraan psikologis.Studi ini menegaskan Al-Quran, melalui interpretasi empatik, dapat menjadi panduan relevan membangun ketahanan batin dan mencapai kesejahteraan psikologis.
RADEN FATAHRADEN FATAH Post-marriage follow-up counseling services allow couples to get ongoing support in resolving issues that arise after marriage. This approach emphasizesPost-marriage follow-up counseling services allow couples to get ongoing support in resolving issues that arise after marriage. This approach emphasizes