UNAIUNAI

11th International Scholars Conference11th International Scholars Conference

Penelitian ini mengidentifikasi motif penyembuhan dalam Injil Lukas sebagaimana yang dilakukan oleh Yesus. Signifikansi pelayanan penyembuhan Yesus ditonjolkan dalam Injil Ketiga melalui keutamaan dan distribusi narasi penyembuhan dalam kerangka umum Injil Lukas. Penekanan Lukas dalam menyajikan episode penyembuhan Yesus bersifat mendalam dan memberikan model yang abadi dalam menangani penderitaan manusia. Dengan pendekatan kualitatif yang menelaah beragam narasi penyembuhan dalam Injil, penelitian menemukan bahwa pelayanan penyembuhan Yesus memiliki empat karakteristik dasar yang menjadi contoh bagi gereja dalam melayani mereka yang menderita. Pertama, pelayanan penyembuhan Yesus berlandaskan pada pengungkapan identitas Yesus, yang menegaskan siapa Yesus sebenarnya dan menggenapi nubuat Mesianik dalam Yesaya 61:1‑2 yang menggunakan istilah Tahun Yubileum dalam Imamat. Kedua, pelayanan ini didasarkan pada belas kasih yang tulus, dengan Injil Lukas merujuk pada banyak ayat Perjanjian Lama yang menyoroti rahmat dan kasih Allah. Ketiga, perspektif pelayanan penyembuhan Yesus adalah kedatangan Kerajaan Allah; penyembuhan yang dibawa Yesus menonjolkan tema penciptaan, pengampunan, pemulihan holistik, dan pembebasan dari perbudakan setan. Keempat, pelayanan penyembuhan Yesus menunjuk pada harapan eskatologis masa depan yang menumbuhkan iman, ketahanan, dan antisipasi akan janji Allah akan pemulihan total. Gereja hendaknya meneladani model pelayanan penyembuhan Yesus dengan memperkenalkan Yesus kepada mereka yang menderita, menjadikan mereka objek belas kasih yang tulus, melayani secara holistik—fisik, emosional, dan spiritual—serta menuntun mereka kepada janji-janji Allah yang akan terwujud pada kedatangan Yesus kembali.

Pelayanan penyembuhan Yesus menjadi model komprehensif yang menekankan kasih sejati serta pemulihan holistik tubuh dan jiwa, sekaligus menyingkap eskatologis yang menujukan pada pemulihan akhir umat manusia.implikasinya sangat besar bagi misi gereja, terutama dalam mengarahkan pelayanan kesehatan agar selaras dengan contoh Yesus.oleh karena itu, gereja harus menempatkan Yesus sebagai pusat pelayanan kesehatan, mengedepankan belas kasih murni, dan menghindari motivasi lain demi menyampaikan kasih dan karakter Allah secara autentik.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti perbandingan motif penyembuhan dalam Injil Lukas dengan Injil Markus dan Yohanes untuk mengungkap perbedaan teologis serta implikasinya terhadap praktik gerejawi; selanjutnya, sebuah studi empiris dapat dilakukan pada pelayanan kesehatan gereja Advent yang mengimplementasikan model penyembuhan holistik Yesus, guna menilai efektivitas pendekatan tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan jemaat; terakhir, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi bagaimana harapan eskatologis yang diusung dalam pelayanan penyembuhan memengaruhi persepsi dan hasil kesehatan pasien di rumah sakit Advent, dengan fokus pada dampak psikologis dan spiritual pada proses penyembuhan.

Read online
File size205.47 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test