UPIUPI
Indonesian Journal of Science and TechnologyIndonesian Journal of Science and TechnologySaat ini, energi yang dapat digunakan pada dasarnya diambil dari sumber energi fosil, termasuk batubara, minyak, dan gas, yang diyakini merusak lingkungan akibat emisi gas rumah kaca. Kesadaran akan perubahan iklim dan cadangan sumber energi fosil yang terbatas telah memotivasi pengembangan sistem energi baru yang dapat memfasilitasi tiga pilar penting: keamanan, lingkungan bersih, dan peluang ekonomi. Sistem energi masa depan ini diharapkan mampu menggabungkan sumber energi fosil dan terbarukan sambil meminimalkan dampak lingkungannya. Untuk mewujudkannya, sumber energi primer diubah menjadi sumber energi sekunder yang efisien, termasuk listrik dan hidrogen. Kedua jenis sumber energi sekunder ini dianggap sangat menjanjikan di masa depan, mengikuti tingginya permintaan di berbagai sektor. Di sektor transportasi, listrik dan hidrogen diyakini akan menjadi bahan bakar masa depan seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan sel bahan bakar. Dalam makalah ini, beberapa teknologi potensial untuk menghasilkan energi secara bersih dari sumber energi primer diperkenalkan dan dievaluasi. Selain itu, teknologi bersih dan efisien dalam penyimpanan dan pemanfaatan juga dijelaskan.
Keberlanjutan energi berkaitan erat dengan aspek keseluruhan, termasuk keamanan, keadilan, dan lingkungan.Selain itu, transisi energi untuk mengubah tren produksi dan konsumsi energi saat ini menjadi lebih berkelanjutan sangat diperlukan.Transisi ini tidak hanya berkaitan dengan pengurangan CO2, tetapi juga dengan perubahan seluruh sektor kehidupan, termasuk sosial, politik, dan teknologi.Beberapa teknologi potensial untuk mempercepat transisi energi menuju keberlanjutan energi telah dijelaskan, termasuk jaringan pintar, produksi dan pemanfaatan hidrogen, teknologi informasi dan data besar, penyimpanan energi, serta teknologi dekarbonisasi dan penangkapan/pemanfaatan CO2.Secara keseluruhan, perubahan dan pengembangan paradigma, kebijakan, dan teknologi sangat diperlukan.
Untuk mendorong transisi energi yang lebih efektif, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan teknologi jaringan pintar yang lebih canggih untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam distribusi energi. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan produksi dan penyimpanan hidrogen sebagai sumber energi sekunder yang bersih. Terakhir, penelitian tentang integrasi teknologi dekarbonisasi dengan sistem energi lokal dapat menjadi fokus utama untuk mengurangi emisi CO2 secara signifikan dan mencapai tujuan keberlanjutan energi secara komprehensif.
| File size | 749.54 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-pY |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
BCRECBCREC Studi parametrik menyoroti pengaruh fraksi argon, frekuensi, tegangan, dan tekanan pada kinerja lucutan. Produksi CO optimal diperoleh dalam campuran CO₂/ArStudi parametrik menyoroti pengaruh fraksi argon, frekuensi, tegangan, dan tekanan pada kinerja lucutan. Produksi CO optimal diperoleh dalam campuran CO₂/Ar
UPIUPI Meskipun memiliki keunggulan ini, kinerja superkapasitor yang terbuat dari karbon berbasis biomassa masih belum memadai untuk aplikasi teknik karena tantanganMeskipun memiliki keunggulan ini, kinerja superkapasitor yang terbuat dari karbon berbasis biomassa masih belum memadai untuk aplikasi teknik karena tantangan
UNSOEDUNSOED Analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) mengindikasikan perubahan morfologi butir setelah penambahan glutaraldehida dan enzim, beralih dari bentukAnalisis Scanning Electron Microscopy (SEM) mengindikasikan perubahan morfologi butir setelah penambahan glutaraldehida dan enzim, beralih dari bentuk
IRPIIRPI Sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) merupakan kemajuan signifikan dalam manajemen lingkungan perkotaan. Penelitian ini mengimplementasikanSistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) merupakan kemajuan signifikan dalam manajemen lingkungan perkotaan. Penelitian ini mengimplementasikan
UNBUNB Evaluasi menunjukkan mayoritas pengikut akun adalah generasi Z, laki‑laki, berpendidikan SMA, bekerja sebagai pegawai swasta, dan berdomisili di Jabodetabek.Evaluasi menunjukkan mayoritas pengikut akun adalah generasi Z, laki‑laki, berpendidikan SMA, bekerja sebagai pegawai swasta, dan berdomisili di Jabodetabek.
APTKLHIAPTKLHI Selanjutnya, stok karbon pada masing-masing plot diukur untuk 3 pool karbon, yaitu di atas permukaan tanah, kayu mati dan seresah. Hasil penelitian menunjukkanSelanjutnya, stok karbon pada masing-masing plot diukur untuk 3 pool karbon, yaitu di atas permukaan tanah, kayu mati dan seresah. Hasil penelitian menunjukkan
UNHASUNHAS Kesimpulannya, limbah plastik memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Limbah plastik polietilen memiliki nilai kalor lebihKesimpulannya, limbah plastik memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Limbah plastik polietilen memiliki nilai kalor lebih
IPBIPB Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, proporsi minimum Ruang Terbuka Hijau di kota adalah 30%, namun di Jagakarsa hanya mencapai 10,33%. SelamaBerdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, proporsi minimum Ruang Terbuka Hijau di kota adalah 30%, namun di Jagakarsa hanya mencapai 10,33%. Selama
Useful /
UPIUPI Biochar ampas tebu (SCBB) berhasil digunakan sebagai katalis padat untuk produksi biodiesel dari PFAD dengan konversi FFA tertinggi 86,1% pada kondisiBiochar ampas tebu (SCBB) berhasil digunakan sebagai katalis padat untuk produksi biodiesel dari PFAD dengan konversi FFA tertinggi 86,1% pada kondisi
DINASTIREVDINASTIREV Selain itu, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi Motivasi Kerja dan Kinerja Pegawai, oleh karena itu masih di perlukan kajian yang lebih lanjut untukSelain itu, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi Motivasi Kerja dan Kinerja Pegawai, oleh karena itu masih di perlukan kajian yang lebih lanjut untuk
UNHASUNHAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMN lebih rentan terhadap tekanan institusional akibat lemahnya otoritas “kepemilikan negara. Kelemahan tersebutHasil penelitian menunjukkan bahwa BUMN lebih rentan terhadap tekanan institusional akibat lemahnya otoritas “kepemilikan negara. Kelemahan tersebut
UNHASUNHAS Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis yang valid dan reliabel, lalu dianalisis dengan uji-t. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuanData dikumpulkan melalui tes berpikir kritis yang valid dan reliabel, lalu dianalisis dengan uji-t. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan