PEDSCIJPEDSCIJ

Pediatric Sciences JournalPediatric Sciences Journal

Juvenile Idiopathic Arthritis (JIA) adalah penyakit rematik kronis paling umum pada anak-anak, ditandai dengan peradangan sendi yang berkelanjutan. Diagnosis dini seringkali menantang karena manifestasi klinis yang beragam. Di antara subtipe JIA, oligoarthritis adalah yang paling umum, melibatkan hingga empat sendi dalam enam bulan sejak onset gejala. Kasus ini unik karena onsetnya yang sangat dini pada usia 3 tahun, penundaan diagnosis yang lama meskipun telah berkunjung ke berbagai fasilitas kesehatan, dan tantangan diagnosis terkait gejala awal yang tidak spesifik. Penundaan diagnosis dapat menyebabkan deformitas sendi, gangguan pertumbuhan, dan kecacatan jangka panjang, yang menunjukkan pentingnya pengakuan dini dan manajemen yang tepat waktu. Kasus ini menggambarkan kompleksitas mendiagnosis dan mengelola JIA oligoartikular pada pasien anak, terutama pada kasus dengan onset sangat dini, penundaan diagnosis, dan keterlibatan sendi temporomandibular (TMJ). Pendekatan multidisiplin yang komprehensif, bersama dengan peningkatan kesadaran klinis dan diagnosis dini, penting untuk mengendalikan peradangan, mempertahankan fungsi sendi, dan mencegah komplikasi jangka panjang pada anak-anak dengan JIA.

Laporan kasus ini menekankan kompleksitas diagnosis dan terapi JIA, khususnya subtipe oligoarthritis, pada pasien anak.Dengan menggunakan kriteria ILAR, diagnosis ditegakkan melalui evaluasi yang komprehensif.Penundaan diagnosis menekankan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran klinis dan pengakuan dini JIA.Manajemen multidisiplin yang esensial untuk mengendalikan peradangan, melestarikan fungsi sendi, dan mencegah komplikasi jangka panjang.Deteksi dini keterlibatan TMJ lebih menekankan pentingnya intervensi cepat untuk mengurangi risiko deformitas dan gangguan fungsional, yang menunjukkan peran penting perawatan holistik dan tepat waktu dalam mengoptimalkan hasil pada anak-anak dengan JIA.

Untuk penelitian lanjutan, penting untuk fokus pada pengembangan strategi diagnosis dini yang lebih efektif untuk JIA, terutama pada anak-anak dengan onset dini. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pelatihan di antara penyedia layanan kesehatan tentang tanda-tanda dan gejala JIA, termasuk keterlibatan TMJ. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara trauma fisik dan onset penyakit autoimun, serta peran stres dalam memicu dan memperburuk penyakit autoimun. Selain itu, studi longitudinal yang menyelidiki dampak jangka panjang dari keterlibatan TMJ pada anak-anak dengan JIA dapat memberikan wawasan yang berharga tentang manajemen dan perawatan yang optimal.

  1. Recommendations for the therapeutic management of systemic juvenile idiopathic arthritis. Opinion of... journals.viamedica.pl/rheumatology_forum/article/view/88423Recommendations for the therapeutic management of systemic juvenile idiopathic arthritis Opinion of journals viamedica pl rheumatology forum article view 88423
  2. DOI Name 10.1093 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston... doi.org/10.1093DOI Name 10 1093 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston doi 10 1093
  3. Musculoskeletal screening examination (pGALS) for school‐age children based on the adult GALS... doi.org/10.1002/art.22230Musculoskeletal screening examination pGALS for schoolyAAAaage children based on the adult GALS doi 10 1002 art 22230
Read online
File size526.89 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test