UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaPendahuluan: Bullying merupakan tindakan negatif yang sering diterima anak baik pada aspek emosional, verbal maupun fisik. Indonesia menduduki angka ketiga setelah Jepang dan Amerika dengan prevalensi diatas 60%. Peningkatan bullying di Sumatera Barat pada siswa sekolah dasar setiap tahunnya diatas 40 %, dimana kota yang paling tinggi adalah Padang, Payakumbuh dan Solok. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran upaya siswa dalam menghadapi bullying di sekolah dasar. Metodologi: Penelitian ini adalah deskriptif, dengan jumlah populasi sebanyak 62 orang, teknik pengambilan sampel adalah seluruh populasi dijadikan sampel. Hasil Penelitian: didapatkan bahwa (53%) responden berjenis kelamin perempuan, (47%) responden berjenis kelamin laki – laki. (73%) responden tidak melakukan upaya dalam menghadapi bullying di sekolah, sedangkan (27%) responden ada melakukan upaya dalam menghadapi bullying. Diskusi upaya responden dalam menghadapi bullying sebagian besar adalah mengabaikan pelaku.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa lebih dari separuh responden berjenis kelamin perempuan.Selain itu, sebagian besar responden tidak melakukan upaya dalam menghadapi bullying di sekolah.Oleh karena itu, perawat dapat memberikan keperawatan untuk mengurangi dan mencegah bullying di sekolah secara optimal, serta memantau bentuk-bentuk kekerasan yang sering diterima oleh siswa dan memberikan penyuluhan kesehatan tentang cara menghadapi bullying.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang menyebabkan siswa tidak melakukan upaya dalam menghadapi bullying, seperti rasa takut atau kurangnya pengetahuan tentang cara mengatasi bullying. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai intervensi keperawatan dalam mengurangi perilaku bullying di sekolah dasar, termasuk program edukasi, konseling, dan pelatihan keterampilan sosial. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah dan mengatasi bullying, serta bagaimana meningkatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif bagi siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bullying di sekolah dasar, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis dan sosial siswa.
| File size | 388.17 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bersifat analitik desain parallel dengan pendekatan cross sectional study untuk mengidentifikasikan hubungan peran guru terhadap pengatahuanPenelitian ini bersifat analitik desain parallel dengan pendekatan cross sectional study untuk mengidentifikasikan hubungan peran guru terhadap pengatahuan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Peningkatan tertinggi tercatat pada sesi ketiga yang menggunakan metode role play dan studi kasus. Selain peningkatan pengetahuan, pendekatan partisipatifPeningkatan tertinggi tercatat pada sesi ketiga yang menggunakan metode role play dan studi kasus. Selain peningkatan pengetahuan, pendekatan partisipatif
UDSUDS Remaja putri memerlukan zat besi lebih besar karena pertumbuhan cepat, menstruasi, dan kehilangan ±1,3 mg Fe per hari. Penelitian ini memberi edukasi,Remaja putri memerlukan zat besi lebih besar karena pertumbuhan cepat, menstruasi, dan kehilangan ±1,3 mg Fe per hari. Penelitian ini memberi edukasi,
UBUB Remaja terpapar media sosial yang masif dan pergaulan intens dengan teman sebaya, sehingga membutuhkan kemampuan memahami fenomena sosial dan komunikasi.Remaja terpapar media sosial yang masif dan pergaulan intens dengan teman sebaya, sehingga membutuhkan kemampuan memahami fenomena sosial dan komunikasi.
STAIMADIUNSTAIMADIUN Karena ajaran yang terkandung dalam agama islam mempunyai hukum dan aturan yang bersifat mengikat. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menganalisisKarena ajaran yang terkandung dalam agama islam mempunyai hukum dan aturan yang bersifat mengikat. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menganalisis
ITSCIENCEITSCIENCE Kemudian pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan ditujukan kepada Kepala Sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 02 November 2023 PukulKemudian pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan ditujukan kepada Kepala Sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 02 November 2023 Pukul
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan ini diikuti oleh 88 orang siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 7 Padangsidimpuan dengan metode ceramah. Kegiatan berlangsung secara lancar adanyaKegiatan ini diikuti oleh 88 orang siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 7 Padangsidimpuan dengan metode ceramah. Kegiatan berlangsung secara lancar adanya
CERICCERIC Remaja adalah populasi yang rentan mengalami masalah seksual dan perlu mendapat perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan memberikan di salah satu SekolahRemaja adalah populasi yang rentan mengalami masalah seksual dan perlu mendapat perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan memberikan di salah satu Sekolah
Useful /
UMSBUMSB Mayoritas responden memiliki pendapatan per bulan sebesar < Rp. Hampir seluruh responden memiliki anggota keluarga (96,6%) dan sebagian besar didiagnosaMayoritas responden memiliki pendapatan per bulan sebesar < Rp. Hampir seluruh responden memiliki anggota keluarga (96,6%) dan sebagian besar didiagnosa
UNHASYUNHASY Pemilihan jenis kambing yang tepat merupakan faktor penting dalam menunjang produktivitas dan keberhasilan usaha peternakan. Dengan banyaknya jenis kambingPemilihan jenis kambing yang tepat merupakan faktor penting dalam menunjang produktivitas dan keberhasilan usaha peternakan. Dengan banyaknya jenis kambing
MAHADEWAMAHADEWA Implementasi model pembelajaran STAD dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar biologi siswa kelas XI IPA4 SMA Negeri 1 Kuta Selatan melalui pengawasanImplementasi model pembelajaran STAD dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar biologi siswa kelas XI IPA4 SMA Negeri 1 Kuta Selatan melalui pengawasan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Sebanyak 95% peserta berhasil memproduksi Eco Enzyme yang memenuhi standar. Penerapan Eco Enzyme diperkirakan dapat mengurangi hingga 50% sampah organikSebanyak 95% peserta berhasil memproduksi Eco Enzyme yang memenuhi standar. Penerapan Eco Enzyme diperkirakan dapat mengurangi hingga 50% sampah organik