HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG
Jurnal Kesehatan Husada GemilangJurnal Kesehatan Husada GemilangMasa nifas merupakan periode transisi hingga enak minggu setelah persalinan yang ditandai dengan perubahan fisiologis dan psikologis, yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik maupun emosional apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhan relaksasi otot progresif dengan pendampingan keluarga terhadapa tingkat kenyamanan ibu nifas. Penelitian menggunakan desain Quasy-Experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design penelitian dilakukan pada bulan September – November 2024 diwilayah kerja Puskesmas Gajah Mada Tembilahan. sampel dalam penelitian ini yaitu 15 ibu postpartum yang dipilih mengunakan teknik purposive sampling sampling. Instrument dalam penelitian berupa kuesinoner untuk mengukur tingkat kenyamanan ibu pasca persalinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan tingkat kenyamanan ibu nifas setelah diberikan intervensi relaksasi otot progresif dengan pendampingan keluargam dengan nilai rata-rata meningkat dari 2,667 menjadi 4,133 dengan hasil uji stastik menunjukkan p < 0,05 kesimpulan hasil penelitian ini relaksasi otot progresif dengan pendampingan keluarga efektif dalam meningkatkan kenyamanan ibu nifas baik secara fisik maupun psikologis. Disarankan agar intervensi ini dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan kebidanan pada masa nifas serta didukung oleh keterlibatan aktif keluarga.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Pemberian relaksasi otot progresif dengan pendampingan keluarga terbukti meningkatkan kenyamanan ibu nifas secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 2,667 pada pre-test menjadi 4,133 pada post-test (p < 0,05).Intervensi ini efektif mengurangi ketegangan, nyeri, dan kelelahan serta memberikan dukungan emosional, sehingga meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis ibu nifas pada masa postpartum kesejahteraan ibu.
Penelitian ini telah menunjukkan dampak positif relaksasi otot progresif yang didukung keluarga terhadap kenyamanan ibu nifas. Untuk memperkaya pemahaman dan aplikasi temuan, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, bagaimana jika studi serupa dilakukan dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti Randomized Controlled Trial (RCT), melibatkan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar serta lebih bervariasi dari segi demografi? Hal ini penting untuk meningkatkan validitas eksternal dan generalisasi hasil di berbagai populasi ibu nifas, tidak hanya terbatas pada satu wilayah puskesmas atau kelompok primipara tertentu. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa efek yang diamati benar-benar berasal dari intervensi, bukan faktor lain. Kedua, perlu diteliti lebih lanjut mengenai keberlanjutan atau dampak jangka panjang dari intervensi ini. Apakah peningkatan kenyamanan yang signifikan pada masa nifas awal dapat bertahan hingga enam minggu pascapersalinan, dan bagaimana hal tersebut memengaruhi risiko kejadian postpartum blues atau kualitas hidup ibu secara keseluruhan dalam jangka waktu yang lebih lama? Menyelidiki dampak jangka panjang akan memberikan bukti komprehensif tentang manfaat holistik intervensi. Terakhir, penelitian masa depan dapat menggali secara spesifik komponen dukungan keluarga yang paling efektif. Pertanyaan seperti Apakah jenis dukungan emosional dari suami lebih berpengaruh dibandingkan dukungan instrumental dari anggota keluarga lain dalam meningkatkan kenyamanan ibu nifas? atau Bagaimana intervensi ini dapat disesuaikan untuk ibu nifas yang memiliki keterbatasan dukungan sosial? dapat menjadi fokus. Memahami mekanisme spesifik dukungan ini akan membantu dalam merancang program intervensi yang lebih personal dan tepat sasaran. Selain itu, melihat bagaimana PMR dan dukungan keluarga dapat memengaruhi luaran kesehatan ibu yang lebih luas, seperti produksi ASI atau pencegahan komplikasi nifas, juga akan sangat berharga, mengingat tingginya angka kematian ibu pada masa nifas.
| File size | 237.77 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
NHS JOURNALNHS JOURNAL Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan melibatkan 84 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikanPenelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan melibatkan 84 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan
STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study yang melibatkan 320 responden. Pengukuran tingkat aktivitas fisik menggunakan InternationalMetode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study yang melibatkan 320 responden. Pengukuran tingkat aktivitas fisik menggunakan International
PAPANDAPAPANDA Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasiAnalisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Artikel ini mengulas menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengacu pada regulasi dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwaArtikel ini mengulas menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengacu pada regulasi dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa
IAI TABAHIAI TABAH Homosexual behavior is viewed as a deviation from the natural human disposition (fitrah) and a transgression against divine law. Islamic jurists have historicallyHomosexual behavior is viewed as a deviation from the natural human disposition (fitrah) and a transgression against divine law. Islamic jurists have historically
STIKES BHSTIKES BH Hasil penelitian diperoleh sebagian besar 23 responden (53. 5%) dengan 1-6 sindrom geriatri, hampir setengahnya 17 responden (42,5%) dengan 7-13 sindromHasil penelitian diperoleh sebagian besar 23 responden (53. 5%) dengan 1-6 sindrom geriatri, hampir setengahnya 17 responden (42,5%) dengan 7-13 sindrom
UMBJMUMBJM Temuan menunjukkan bahwa intervensi seperti MTM, konseling terstruktur, dan aplikasi edukasi digital secara signifikan meningkatkan skor kepatuhan, mengurangiTemuan menunjukkan bahwa intervensi seperti MTM, konseling terstruktur, dan aplikasi edukasi digital secara signifikan meningkatkan skor kepatuhan, mengurangi
BKUBKU Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi sebanyakPenelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi sebanyak
Useful /
HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,006) dan perilaku (p=0,001) dengan pencegahan KTD. Kesimpulannya, pengetahuan danUji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,006) dan perilaku (p=0,001) dengan pencegahan KTD. Kesimpulannya, pengetahuan dan
HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG Kadar zat besi yang tinggi dapat ditemukan pada olahan daun kelor dengan manfaat yang baik sebagai pencegah anemia, namun tidak semua masyarakat mengetahuiKadar zat besi yang tinggi dapat ditemukan pada olahan daun kelor dengan manfaat yang baik sebagai pencegah anemia, namun tidak semua masyarakat mengetahui
UM SURABAYAUM SURABAYA Tentu hal tersebut terlihat dari perilaku atau sikap para tokoh dalam cerita. Terutama tokoh utama yang mencoba untuk membantu perekonomian ibunya. HalTentu hal tersebut terlihat dari perilaku atau sikap para tokoh dalam cerita. Terutama tokoh utama yang mencoba untuk membantu perekonomian ibunya. Hal
INISNUINISNU Orang tua harus sadar bahwa keluarga adalah pendidikan pertama bagi anak yang nantinya akan mempengaruhi pola perilaku anak. Penelitian ini menggunakanOrang tua harus sadar bahwa keluarga adalah pendidikan pertama bagi anak yang nantinya akan mempengaruhi pola perilaku anak. Penelitian ini menggunakan