STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI

Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan HaditsAl-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan hubungan suami istri yang dikaji melalui hadist-hadist. Salah satu hadist yang menjadi dasar permasalahan ini adalah hadist yang berbunyi: “Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidurnya, lalu sang istri menolak, kemudian suami bermalam dalam keadaan marah kepadanya, maka para malaikat melaknatnya (istri) sampai pagi. Hadist ini menjadi sorotan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keabsahan hadist, menelaah kandungan dan pendapat para ulama serta memberikan pemahaman yang komprehensif tentang hubungan suami istri menurut hadist dan fikih Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan kajian penelitian yaitu hubungan suami istri. Kajian ini menggunakan Takhrij Bi Al-Lafdzi (Berdasarkan Lafadz) dan Takhrij Bil Maudhui (Berdasarkan Tema). Selain menggunakan takhrij juga menggunakan metode kritik sanad dan penilaian hadist. Hasilnya bahwa hadist tersebut memiliki sanad yang sahih berdasarkan penilaian ulama hadist, khususnya dalam riwayat Abu Dawud. Namun dalam matan (isi), hadist ini perlu dipahami secara kontekstual, tidak semata-mata secara tekstual. Hadist menunjukkan bahwa hak dan kewajiban suami istri harus dijalankan dengan prinsip saling menghormati, pengertian, dan keadilan, karena pada dasarnya islam tidak pernah mengajarkan untuk memaksakan kehendak dan tidak untuk memaksa. Walaupun dalam hadist hadist menyebut laknat malaikat, dalam penerapannya tentunya harus dilihat juga konteks maqashid syariah, yaitu menjaga keharmonisan rumah tangga dan menjunjung tinggi nilai kasih sayang, keadilan, serta etika dalam hubungan suami istri.

Hadist tentang hubungan suami istri yang berbicara mengenai laknat malaikat terhadap istri yang menolak ajakan suami ke tempat tidur memiliki sanad yang sahih berdasarkan penilaian ulama hadist, khususnya dalam riwayat Abu Dawud.Namun, dari sisi matan, hadist ini perlu dipahami secara kontekstual, tidak semata-mata secara tekstual.Hak dan kewajiban suami istri harus dijalankan dengan prinsip saling menghormati, pengertian, dan keadilan, dan Islam tidak membenarkan pemaksaan dalam hubungan biologis.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai interpretasi hadis-hadis tentang hubungan suami istri dalam konteks budaya dan praktik masyarakat modern. Hal ini penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai Islam dapat diimplementasikan secara relevan dan harmonis dalam kehidupan berkeluarga saat ini. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara pandangan tradisional dan kontemporer mengenai hak dan kewajiban suami istri, dengan mempertimbangkan perspektif gender dan keadilan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana mencapai keseimbangan yang ideal dalam hubungan keluarga berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Lebih lanjut, penelitian dapat mengkaji dampak implementasi hadis-hadis tentang hubungan suami istri terhadap kualitas pernikahan dan keharmonisan keluarga, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan implementasi tersebut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi konselor pernikahan, tokoh agama, dan masyarakat umum dalam membina keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

  1. Takhrij Hadist Hubungan Suami Istri Serta Kritik Sanad dan Matan | Fatimah | Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an... doi.org/10.35931/am.v4i2.5360Takhrij Hadist Hubungan Suami Istri Serta Kritik Sanad dan Matan Fatimah Al Muhith Jurnal Ilmu Quran doi 10 35931 am v4i2 5360
  2. Takhrij Hadist Hubungan Suami Istri Serta Kritik Sanad dan Matan | Fatimah | Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an... dx.doi.org/10.35931/am.v4i2.5360Takhrij Hadist Hubungan Suami Istri Serta Kritik Sanad dan Matan Fatimah Al Muhith Jurnal Ilmu Quran dx doi 10 35931 am v4i2 5360
Read online
File size453.67 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test