UINMADURAUINMADURA
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan DakwahMeyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan DakwahTeknologi yang menjadi pilar utama dalam perkembangan revolusi industri salah satunya adalah internet. Teknologi ini semakin berkembang pesat, memiliki fitur-fitur yang sangat canggih dan memudahkan manusia dalam mengakses atau melakukan suatu kegiatan. Komunikasi yang dahulunya masih dilakukan secara tatap muka dan menggunakan alat-alat manual, kini berubah menjadi sangat mudah. Komunikasi tidak harus dilakukan dengan tatap muka atau menggunakan alat manual seperti surat. Dengan adanya komputer dan smartphone manusia bisa berkomunikasi dengan siapa saja tanpa harus bertemu langsung. Perkembangan teknologi komunikasi ini dikhawatirkan akan menggeser etika dalam berkomunikasi. Selain memiliki banyak manfaat yang baik, komunikasi virtual ini juga memiliki dampak yang kurang baik bagi manusia. Diantaranya membentuk menjadi pribadi yang individualis serta dapat menimbulkan krisis komunikasi sosial terutama pada generasi muda. Penelitian dalam paper ini mengunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif ditujukan untuk mengumpulkan informasi aktual secara rinci yang melukiskan gejala yang ada, mengidentifikasi masalah atau memeriksa kondisi dan praktek-praktek yang berlaku, membuat perbandingan atau evaluasi, menetukan apa yang dilakukan orang lain dalam menghadapi masalah yang sama dan belajar dari pengalaman mereka untuk menetapkan rencana dan keputusan pada waktu yang akan datang. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa bagaimana etika komunikasi remaja khususnya perempuan di media social. Baik ketika menjadi komunikator maupun komunikan. Etika komunikasi yang tidak baik menjadikan perdebatan yang berujung saling menghina. Bila komunikasi disampaikan dengan kalimat yang tidak sopan, kasar, dan jauh dari nilai moral terlebih disampaikan di media social yang sifatnya sangat heterogen, maka akan menghasilkan sesuatu yang tidak bermanfaat bahkan dapat memprovokasi dan mengakibatkan terjadinya konflik.
Penelitian ini menggambarkan bagaimana etika komunikasi remaja khususnya perempuan di media sosial.Etika komunikasi yang tidak baik menjadikan perdebatan yang berujung saling menghina.Bila komunikasi disampaikan dengan kalimat yang tidak sopan, kasar, dan jauh dari nilai moral terlebih disampaikan di media sosial yang sifatnya sangat heterogen, maka akan menghasilkan sesuatu yang tidak bermanfaat bahkan dapat memprovokasi dan mengakibatkan terjadinya konflik.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi etika komunikasi remaja di media sosial, seperti pengaruh lingkungan keluarga, teman sebaya, dan tokoh publik. Hal ini penting untuk memahami akar permasalahan dan merumuskan solusi yang lebih efektif. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur tingkat kesadaran etika komunikasi di kalangan remaja dan mengidentifikasi hubungan antara kesadaran etika dengan perilaku komunikasi di media sosial. Data kuantitatif dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang prevalensi masalah ini dan membantu dalam merancang intervensi yang tepat sasaran. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program edukasi etika komunikasi yang efektif untuk remaja, dengan melibatkan berbagai pihak seperti sekolah, orang tua, dan tokoh masyarakat. Program edukasi ini dapat dirancang untuk meningkatkan kesadaran etika komunikasi, mengajarkan keterampilan komunikasi yang positif, dan mendorong remaja untuk menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab.
| File size | 247.48 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIARROSYIDSTAIARROSYID Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengandalkan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengandalkan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
YBLIYBLI Pada tes akhir, skor tertinggi dalam rentang 91-100 dicapai oleh lima peserta dengan persentase 20 persen, dan skor terendah dalam rentang 61-70 dicapaiPada tes akhir, skor tertinggi dalam rentang 91-100 dicapai oleh lima peserta dengan persentase 20 persen, dan skor terendah dalam rentang 61-70 dicapai
IAINPTKIAINPTK Artikel ini berargumen bahwa hukum Islam dalam ruang minoritas tidak hadir sebagai sistem normatif yang rigid, melainkan sebagai konstruksi sosial yangArtikel ini berargumen bahwa hukum Islam dalam ruang minoritas tidak hadir sebagai sistem normatif yang rigid, melainkan sebagai konstruksi sosial yang
UINMADURAUINMADURA Komunikasi dakwah melibatkan komponen penting seperti referensi, komunikator, pesan, komunikan, media, konteks, dan umpan balik, serta subjek, objek, materi,Komunikasi dakwah melibatkan komponen penting seperti referensi, komunikator, pesan, komunikan, media, konteks, dan umpan balik, serta subjek, objek, materi,
UNSULBARUNSULBAR Hasil wawancara beberapa warga menunjukkan bahwa secara umum masyarakat masih kurang memahami proses pengelolaan sampah dengan baik. Selama ini sampahHasil wawancara beberapa warga menunjukkan bahwa secara umum masyarakat masih kurang memahami proses pengelolaan sampah dengan baik. Selama ini sampah
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berperan penting dalam mengawasi dan mengatur sektor jasa keuangan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan serta melindungiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) berperan penting dalam mengawasi dan mengatur sektor jasa keuangan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan serta melindungi
MIFTAHUL ULUMMIFTAHUL ULUM Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah masyarakat yang ikut berpartisipasi semakin bertambah. Hasil lain dari pengabdian ini adalah peningkatan kebersihanHal tersebut dapat dilihat dari jumlah masyarakat yang ikut berpartisipasi semakin bertambah. Hasil lain dari pengabdian ini adalah peningkatan kebersihan
STAIHWDURISTAIHWDURI Remaja dengan kekhasan perubahan dan kebutuhan secara personal, serta tuntutan dan tanggung jawab sosial menjadi penyebab munculnya berbagai masalah padaRemaja dengan kekhasan perubahan dan kebutuhan secara personal, serta tuntutan dan tanggung jawab sosial menjadi penyebab munculnya berbagai masalah pada
Useful /
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Nilai-nilai etis seperti adl, yang berarti keadilan, taawun, dan iḥsan yang berarti kebaikan berkelanjutan, mendorong instrumen redistribusi kekayaanNilai-nilai etis seperti adl, yang berarti keadilan, taawun, dan iḥsan yang berarti kebaikan berkelanjutan, mendorong instrumen redistribusi kekayaan
UINMADURAUINMADURA Tayangan ini sebagai pengingat berbentuk kritikan dan sindiran yang dikemas secara rapi supaya masyarakat mampu menerima dengan baik, tidak terpaksa danTayangan ini sebagai pengingat berbentuk kritikan dan sindiran yang dikemas secara rapi supaya masyarakat mampu menerima dengan baik, tidak terpaksa dan
UINMADURAUINMADURA Generasi milenial, sebagai penyumbang komposisi kependudukan terbesar dalam bonus demografi. Identik dengan generasi muda yang produktif dan berenergi,Generasi milenial, sebagai penyumbang komposisi kependudukan terbesar dalam bonus demografi. Identik dengan generasi muda yang produktif dan berenergi,
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui framing berita fatwa MUI tentang vaksin AstraZeneca di media online Kompas.com dan iNews.id edisi MaretPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui framing berita fatwa MUI tentang vaksin AstraZeneca di media online Kompas.com dan iNews.id edisi Maret