AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR

Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)

Hiperkolesterolemia merupakan kondisi kadar kolesterol darah di atas 200mg/dL disebabkan oleh makanan lemak, susu, dan daging. Tujuan penelitian ini mengevaluasi efektivitas jus tomat dalam menurunkan kadar kolesterol pada 2 responden hiperkolesterolemia dengan gejala pegal pada bahu, mudah lelah, nyeri dada, kesemutan kaki, dan pusing. Hasil menunjukkan pemberian jus tomat 2 kali sehari selama 6 hari secara efektif meningkatkan perfusi miokard dan menurunkan kadar kolesterol, dari 250mg/dL ke 237mg/dL dan 300mg/dL ke 263mg/dL. Kesimpulan penelitian menegaskan efikasinya sebagai intervensi non-farmakologis pada pengelolaan hiperkolesterolemia.

Pemberian jus tomat 2 kali sehari selama 6 hari meningkatkan perfusi miokard dan menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia, terbukti dari penurunan kadar kolesterol dan peningkatan skala perfusi miokard dari 3 (sedang) menjadi 5 (meningkat).Intervensi ini efektif sebagai pendekatan non-farmakologis dalam mengelola risiko penyakit kardiovaskular terkait hiperkolesterolemia.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang pemberian jus tomat terhadap risiko komplikasi jantung kronis pada pasien hiperkolesterolemia. Saran lain melibatkan studi perbandingan efektivitas berbagai dosis jus tomat (misalnya 1 vs 2 kali sehari) terhadap penurunan LDL. Peneliti juga dapat menguji kombinasi intervensi seperti jus tomat dengan aktivitas fisik terstruktur untuk mengoptimalkan manajemen perfusi miokard.

Read online
File size433.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test