UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU
Madania: Jurnal Kajian KeislamanMadania: Jurnal Kajian KeislamanFenomena “no viral no education mencerminkan bagaimana isu-isu viral di media sosial sering menjadi pemicu utama tumbuhnya kesadaran dan perhatian publik terhadap berbagai persoalan, termasuk di bidang pendidikan dan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fenomena tersebut dalam pengembangan kompetensi jaksa dan penerapan kepemimpinan melayani (servant leadership) dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis data sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa viralnya suatu isu dapat mendorong jaksa untuk meningkatkan kompetensinya, terutama ketika mereka menangani kasus-kasus yang mendapat sorotan publik, sehingga dituntut untuk bekerja lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Konsep kepemimpinan melayani dalam pendidikan Islam sendiri menekankan pada kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, fenomena “no viral no education berperan dalam membentuk karakter jaksa agar lebih responsif, adil, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap diskursus reformasi hukum dan kepemimpinan dengan mengaitkan budaya digital kontemporer dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Studi ini membangun jembatan antara tuntutan akuntabilitas publik melalui media sosial dan etika kepemimpinan melayani dalam Islam, serta membuka peluang integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik hukum modern. Penelitian ini juga merekomendasikan pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi alternatif untuk meningkatkan literasi hukum dan memperkuat nilai-nilai kepemimpinan melayani dalam sistem peradilan.
This study explores how the “no viral no education phenomenon influences the development of prosecutors competencies and the implementation of servant leadership values grounded in Islamic education.In todays digital age, social media plays a crucial role in shaping public opinion on legal issues, often driving widespread attention to particular cases.This virality can serve as both a motivator and a pressure point for prosecutors—encouraging greater transparency, professionalism, and accountability, while also challenging their ability to maintain objectivity and independence.The study finds that viral cases push prosecutors to improve not only their legal expertise but also their communication skills and understanding of public expectations.To navigate this landscape, prosecutors need targeted training that incorporates technological literacy and ethical professionalism.From the perspective of servant leadership, Islamic principles—such as justice, integrity, and public service—offer a valuable framework for legal professionals.Prosecutors, as servants of justice, are expected to lead with humility, fairness, and a strong commitment to the community, rather than being driven solely by public pressure.This research highlights the need for legal education that integrates digital competencies with Islamic ethical values, helping prosecutors respond effectively to modern challenges while upholding justice.It also recommends that government and legal institutions use social media more strategically as a tool for legal education, while developing policies that balance public engagement with the core principles of legal professionalism and fairness.
Based on the findings and recommendations of this study, the following research suggestions can be proposed:. . 1. Further exploration of the impact of social media on individual law enforcement officers competence and decision-making processes. This can involve in-depth interviews or surveys with prosecutors to understand their experiences and perceptions of the no viral no education phenomenon.. . 2. A comparative study between different legal systems and their approaches to utilizing social media for legal education and transparency. This could involve analyzing case studies from various countries to identify best practices and potential challenges in integrating social media into the justice system.. . 3. Examination of the effectiveness of servant leadership principles in the Indonesian legal context. This research could involve a qualitative study to understand how Islamic leadership values are perceived and applied by prosecutors and other legal professionals, and how these values can be further strengthened to improve the justice systems responsiveness and fairness.
- Jurnal Pendidikan Islam - Tadris. study servant leadership building educational commitment sdit abfa... ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/tadris/article/view/5960Jurnal Pendidikan Islam Tadris study servant leadership building educational commitment sdit abfa ejournal iainmadura ac index php tadris article view 5960
- DOI Name 10.53491 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref email support... doi.org/10.53491DOI Name 10 53491 Values doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref email support doi 10 53491
- Fenomena “No Viral No Justice” Perspektif Teori Penegakkan Hukum | Ranah Research : Journal... jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1326Fenomena AuNo Viral No JusticeAy Perspektif Teori Penegakkan Hukum Ranah Research Journal jurnal ranahresearch index php R2J article view 1326
- Kesadaran Hukum Dan Etika Dalam Menggunakan Media Sosial | Parwitasari | Gema Keadilan. kesadaran etika... doi.org/10.14710/gk.2022.16032Kesadaran Hukum Dan Etika Dalam Menggunakan Media Sosial Parwitasari Gema Keadilan kesadaran etika doi 10 14710 gk 2022 16032
| File size | 289.33 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Subjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanSubjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
DAARULHUDADAARULHUDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tubektomi di Kecamatan Palimanan dilakukan dengan berbagai alasan, antara lain: faktor ekonomi, kesehatan, anjuranHasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tubektomi di Kecamatan Palimanan dilakukan dengan berbagai alasan, antara lain: faktor ekonomi, kesehatan, anjuran
MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE Struktur ritual seperti kupat, sesaji, dan kendhuren dipertahankan, tetapi orientasi maknanya bergeser menuju ekspresi rasa syukur kepada Allah. Pola iniStruktur ritual seperti kupat, sesaji, dan kendhuren dipertahankan, tetapi orientasi maknanya bergeser menuju ekspresi rasa syukur kepada Allah. Pola ini
UINSAIDUINSAID Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dan analisis isi terhadap magnum opus al-Balkhī, Maṣāliḥ al-AbdānMetode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dan analisis isi terhadap magnum opus al-Balkhī, Maṣāliḥ al-Abdān
LLILLI Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. KeabsahanMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Keterlibatan aktif guru dan budaya kerja kolaboratif menjadi penopang dalam merancang strategi sekolah yang adaptif terhadap perubahan. Di sisi lain, keterbatasanKeterlibatan aktif guru dan budaya kerja kolaboratif menjadi penopang dalam merancang strategi sekolah yang adaptif terhadap perubahan. Di sisi lain, keterbatasan
SADRASADRA Kajian ini menganalisis dampak fenomenon Korean wave atau hallyu terhadap potensi pengikisan budaya lokal di kalangan Generasi Z Indonesia serta bagaimanaKajian ini menganalisis dampak fenomenon Korean wave atau hallyu terhadap potensi pengikisan budaya lokal di kalangan Generasi Z Indonesia serta bagaimana
MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER Budaya Karo tradisional mengalami transformasi, mengadopsi nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perayaan keagamaan seperti Idul Fitri,Budaya Karo tradisional mengalami transformasi, mengadopsi nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perayaan keagamaan seperti Idul Fitri,
Useful /
MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER Faktor pendukung meliputi komunikasi dua arah, kesamaan visi pendidikan, dan dukungan institusional; penghambat mencakup kesibukan orang tua, perbedaanFaktor pendukung meliputi komunikasi dua arah, kesamaan visi pendidikan, dan dukungan institusional; penghambat mencakup kesibukan orang tua, perbedaan
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel mahasiswa tingkat 3 keperawatan Itsk Soepraoen Malang. Data dikumpulkan menggunakan kuesionerMetode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel mahasiswa tingkat 3 keperawatan Itsk Soepraoen Malang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Kesimpulan menunjukkan bahwa SHM merupakan cara non farmakologis efektif, mudah, dan efisien untuk mengatasi gangguan kualitas tidur pasien CKD. SebelumKesimpulan menunjukkan bahwa SHM merupakan cara non farmakologis efektif, mudah, dan efisien untuk mengatasi gangguan kualitas tidur pasien CKD. Sebelum
STAIRUSTAIRU Mahasiswa penerima KIP menggunakan berbagai strategi pengelolaan dana, seperti memprioritaskan kebutuhan akademik dan menghindari pengeluaran yang tidakMahasiswa penerima KIP menggunakan berbagai strategi pengelolaan dana, seperti memprioritaskan kebutuhan akademik dan menghindari pengeluaran yang tidak