STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU
FIDEIFIDEIAnggota gereja merupakan komponen pelayanan terbesar dalam gereja yang patut dilibatkan dalam pelayanan. Pada sebagian besar gereja dengan sistem presbiterial‑sinodal terlihat bahwa keterlibatan mereka dalam proses perencanaan pelayanan sangat terbatas. Kehadiran para presbiter sebagai perwakilan anggota ternyata berimbas pada keterlibatan anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan yang berdampak pada partisipasi anggota gereja dalam perencanaan pelayanan. Artikel ini menggunakan metode kualitatif berupa analisis konten terhadap beberapa teolog seperti Neil Cole, Keith Elford dan Moltmann yang membahas tentang partisipasi anggota gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menolong gereja untuk melihat urgensi peran anggota gereja dalam perencanaan pelayanan dan bagaimana seharusnya gereja melibatkan anggota gereja dalam proses tersebut. Gereja diharapkan dapat meluaskan ruang partisipatif anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan. Hasil kajian itu menunjukkan bahwa perencanaan pelayanan secara partisipatif pada gereja dengan sistem presbiterial‑sinodal dapat direkonstruksi melalui pembentukan kelompok kecil, penggunaan teknologi digital dan optimalisasi tim perencanaan. Kesimpulan pada bagian akhir artikel ini menunjukkan pentingnya memberi ruang partisipasi bagi anggota gereja untuk terlibat dalam perencanaan pelayanan dengan menggunakan fasilitas teknologi, memberdayakan kelompok kecil dan besar dan meningkatkan kapasitas dari tim perencanaan dalam gereja.
Partisipasi anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan merupakan bentuk keterlibatan organisasi dan spiritual yang memperkuat kapasitas presbiter dalam pengambilan keputusan.Perencanaan partisipatif dimulai dengan penguatan kelompok kecil, rekonstruksi mekanisme melalui teknologi digital, dan pembentukan tim perencanaan untuk memperlancar proses.Gereja sebagai organisasi harus memberi ruang dan kesempatan bagi anggota untuk berperan penting dalam manajemen pelayanan.
Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas pembentukan kelompok kecil dalam meningkatkan partisipasi anggota gereja, misalnya dengan membandingkan hasil pelayanan antara gereja yang menerapkan kelompok sel kecil dan yang tidak; selanjutnya, studi komparatif tentang penggunaan platform digital tertentu (seperti aplikasi survei daring versus forum diskusi terbuka) dapat mengidentifikasi teknologi mana yang paling memfasilitasi aspirasi jemaat dalam perencanaan pelayanan; terakhir, penelitian longitudinal tentang dampak pembentukan tim perencanaan profesional terhadap kualitas keputusan dan kepuasan anggota gereja dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dan adaptasi model ini dalam konteks gereja presbiterial‑sinodal.
- EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani. peran manajemen pelayanan gereja pentakosta sidang... stttorsina.ac.id/jurnal/index.php/epigraphe/article/view/144EPIGRAPHE Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani peran manajemen pelayanan gereja pentakosta sidang stttorsina ac jurnal index php epigraphe article view 144
- Pemanfaatan Media Digital dalam Pelayanan Gerejawi | Ondang | TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan... doi.org/10.53674/teleios.v3i1.79Pemanfaatan Media Digital dalam Pelayanan Gerejawi Ondang TELEIOS Jurnal Teologi dan Pendidikan doi 10 53674 teleios v3i1 79
- The use of online technologies in the small church | Arthur | South African Journal of Information Management.... sajim.co.za/index.php/sajim/article/view/630The use of online technologies in the small church Arthur South African Journal of Information Management sajim co za index php sajim article view 630
- Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Efektivitas Manajemen Gereja | JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan... jurnal.tiga-mutiara.com/index.php/juitak/article/view/191Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Efektivitas Manajemen Gereja JUITAK Jurnal Ilmiah Teologi dan jurnal tiga mutiara index php juitak article view 191
- Planning and Ministry Effectiveness in the Church: Journal of Ministry Marketing & Management: Vol... tandfonline.com/doi/abs/10.1300/J093v01n02_08Planning and Ministry Effectiveness in the Church Journal of Ministry Marketing Management Vol tandfonline doi abs 10 1300 J093v01n02 08
| File size | 311.48 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Paulus memberikan perintah kepada Timotius untuk berani mempercayakan pengajaran pada orang-orang yang dapat dipercaya dan cakap mengajar, sehingga terjadiPaulus memberikan perintah kepada Timotius untuk berani mempercayakan pengajaran pada orang-orang yang dapat dipercaya dan cakap mengajar, sehingga terjadi
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman inklusivitas pelayanan gereja dalam menyebarkan kasih karunia keselamatan kepada seluruh umat manusia denganTemuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman inklusivitas pelayanan gereja dalam menyebarkan kasih karunia keselamatan kepada seluruh umat manusia dengan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Prinsip-prinsip ini menjadi pedoman bagi gereja dalam menangani kasus serupa secara bijaksana dan seimbang, menggabungkan ketegasan terhadap dosa denganPrinsip-prinsip ini menjadi pedoman bagi gereja dalam menangani kasus serupa secara bijaksana dan seimbang, menggabungkan ketegasan terhadap dosa dengan
IFRELIFREL Menggunakan pendekatan teologis dan metode deskriptif, penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin, meliputi komitmen spiritual, ketepatan waktu, dan pengelolaanMenggunakan pendekatan teologis dan metode deskriptif, penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin, meliputi komitmen spiritual, ketepatan waktu, dan pengelolaan
STTII AMBONSTTII AMBON Gereja merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari berbagai kepentingan dan kebutuhan orang banyak. Meskipun bergerak dalam urusan kerohanian, tidakGereja merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari berbagai kepentingan dan kebutuhan orang banyak. Meskipun bergerak dalam urusan kerohanian, tidak
UINSALATIGAUINSALATIGA Keragaman dalam pendidikan masih menyebabkan ketegangan antara kelompok berbeda, baik agama, etnis, maupun sosial. Studi ini menemukan bahwa penerapanKeragaman dalam pendidikan masih menyebabkan ketegangan antara kelompok berbeda, baik agama, etnis, maupun sosial. Studi ini menemukan bahwa penerapan
STT ABDIELSTT ABDIEL Analisis lagu ini menunjukkan penggunaan ritme dengan nilai not 1, ½, ¼, 1/8, melodi dalam skala nada mayor dengan alur melangkah dan melompat, harmoniAnalisis lagu ini menunjukkan penggunaan ritme dengan nilai not 1, ½, ¼, 1/8, melodi dalam skala nada mayor dengan alur melangkah dan melompat, harmoni
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Sinkretisme adalah percampuran antara iman Kristen dengan budaya yang mengakibatkan jemaat kehilangan identitasnya sebagai orang percaya, kepercayaannyaSinkretisme adalah percampuran antara iman Kristen dengan budaya yang mengakibatkan jemaat kehilangan identitasnya sebagai orang percaya, kepercayaannya
Useful /
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Pendidikan Kristen memiliki peran strategis dalam menginternalisasi empat pilar moderasi beragama. komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, danPendidikan Kristen memiliki peran strategis dalam menginternalisasi empat pilar moderasi beragama. komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Artikel ini membahas trauma kolektif pascakonflik Ambon tahun 1999–2002 yang masih meninggalkan jejak dalam peristiwa kekerasan tahun 2011 dan awal 2025.Artikel ini membahas trauma kolektif pascakonflik Ambon tahun 1999–2002 yang masih meninggalkan jejak dalam peristiwa kekerasan tahun 2011 dan awal 2025.
IFRELIFREL Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa dan dinamika kelompok yang tidak seimbang, sehingga diperlukan manajemen guru yang kompeten. Kesimpulannya,Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa dan dinamika kelompok yang tidak seimbang, sehingga diperlukan manajemen guru yang kompeten. Kesimpulannya,
ANOTEROANOTERO Penelitian ini bertujuan menggambarkan penanganan kasus KDRT oleh Polsek Siak Hulu dan meninjaunya secara hukum positif. Peneliti menggunakan pendekatanPenelitian ini bertujuan menggambarkan penanganan kasus KDRT oleh Polsek Siak Hulu dan meninjaunya secara hukum positif. Peneliti menggunakan pendekatan