UNUGHAUNUGHA

PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International Conference

Memahami penerapan Culture Shock dan Language Stress sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk mendorong kita bersosialisasi dan beradaptasi dengan cepat di lingkungan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam meningkatkan kualitas bahasa agar tidak terjadi kebingungan dalam menghadapi culture shock serta perbedaan budaya dan bahasa. Desain penelitian dalam studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena menyediakan gambaran situasi secara sistematis, faktual, dan akurat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah esai, kuesioner, wawancara, dan observasi. Penelitian ini juga bersifat kualitatif. Penggunaan metode ini sesuai dengan tujuan studi, yaitu menjelaskan penyesuaian pendidikan, budaya, dan linguistik. Partisipan dalam penelitian ini adalah setidaknya lima mahasiswa Lombok yang sedang menempuh studi di STAI IC Demak, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka sangat antusias mempelajari budaya lain dan mengalami culture shock serta language stress di Demak. Mereka merasa sangat kebingungan dalam berkomunikasi satu sama lain dengan bahasa yang berbeda.

Studi ini menyimpulkan bahwa budaya dan bahasa memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan sosial, menekankan pentingnya menghargai perbedaan adat dan budaya.Ditemukan bahwa mahasiswa Lombok di Demak menghadapi kebingungan berbahasa tetapi menunjukkan kemampuan adaptasi dan sosialisasi yang baik meskipun ada perbedaan kosakata.Perbedaan bahasa dan budaya ini pada akhirnya memperkaya pengetahuan serta pengalaman mereka, mendorong kebahagiaan dan eksplorasi lebih lanjut terhadap kebiasaan dan adat istiadat setempat.

Penelitian ini telah memberikan wawasan berharga tentang pengalaman gegar budaya dan stres bahasa yang dialami mahasiswa Lombok di Demak. Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai efektivitas program orientasi budaya dan bahasa yang dirancang khusus untuk mahasiswa yang pindah ke lingkungan baru dengan perbedaan linguistik dan kultural yang signifikan. Hal ini dapat mengeksplorasi modul pelatihan apa saja yang paling efektif dalam mengurangi gegar budaya dan meningkatkan kemampuan adaptasi bahasa. Selain itu, mengingat temuan kualitatif dalam studi ini, penelitian kuantitatif berskala lebih besar dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor prediktif kunci yang mempengaruhi keberhasilan adaptasi mahasiswa. Misalnya, studi dapat menganalisis bagaimana variabel seperti kepribadian individu, tingkat dukungan sosial yang diterima, atau pengalaman lintas budaya sebelumnya berkontribusi terhadap tingkat stres bahasa dan gegar budaya. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor ini dapat membantu institusi pendidikan dalam merancang strategi dukungan yang lebih terarah. Terakhir, penting juga untuk meneliti dampak jangka panjang dari gegar budaya dan stres bahasa awal terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa sepanjang masa studi mereka. Sebuah studi longitudinal dapat melacak perkembangan adaptasi mereka dari waktu ke waktu, memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang perjalanan mereka dan bagaimana tantangan awal memengaruhi pengalaman pendidikan mereka secara keseluruhan. Dengan demikian, kita dapat mengembangkan rekomendasi yang lebih kuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Read online
File size264.54 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test