NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Management and Digital BusinessJournal of Management and Digital Business

Arus baru ekonomi Indonesia memposisikan pesantren sebagai titik episentrum pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui program Balai Latihan Kerja Komunitas Pesantren (BLKK), pesantren diharapkan mampu menjadi aktor penggerak ekonomi pada lapisan masyarakat kelas bawah. Tulisan ini mengungkap sejauhmana BLKK pesantren yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan ini dapat dan dipertahankan kontribusinya dalam kemandirian ekonomi pesantren dan masyarakat. Penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan pada tujuh BLKK pesantren yang ada di empat wilayah; Kediri, Blitar, Jombang, dan Trenggalek. Penelitian ini menemukan tiga hal yang berperan besar dalam menentukan sustainabilitas proses pemberdayaan pesantren melalui BLKK. Ketiga hal tersebut adalah; karisma kiai yang terjaga dengan baik dan produktif, peran alumni yang dikelola dengan baik, dan adanya kolaborasi eksternal antara pesantren dan lembaga di luarnya.

Program BLKK yang diberikan pemerintah kepada pesantren merupakan wujud nyata dari niat besar pemerintah untuk memberdayakan pesantren.Pesantren yang mempunyai akar sejarah kuat dalam masyarakat menjadi sangat beralasan menerima mandat sebagai agen pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam menyongsong semangat yang digelorakan Wakil Presiden Maruf Amin sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia.Namun demikian, program BLKK Pesantren tidak semunya berjalan dengan sesuai harapan.Hanya beberapa persen saja yang bisa bertahan, khususnya BLKK yang mengelola jurusan non komputer seperti.pengelasan, otomotif, pengolahan hasil alam dan pertanian, tata busana, dan konveksi, yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai bagaimana karakteristik kiai yang karismatik dapat ditransfer atau ditingkatkan melalui pelatihan kepemimpinan di pesantren. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan alumni yang efektif dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi pesantren, termasuk peran mereka sebagai mentor dan penghubung pasar. Ketiga, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai strategi kolaborasi eksternal yang paling efektif dalam menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan, guna memperluas jangkauan dan dampak pemberdayaan ekonomi pesantren.

  1. Social Capital and Its Transformations in Sidogiri Islamic Boarding School | KARSA Journal of Social... doi.org/10.19105/karsa.v28i1.3058Social Capital and Its Transformations in Sidogiri Islamic Boarding School KARSA Journal of Social doi 10 19105 karsa v28i1 3058
  2. Pelatihan Videografi Balai Latihan Kerja Al Ittihad dengan Model Project Based Learning | Journal of... doi.org/10.47134/comdev.v1i2.23Pelatihan Videografi Balai Latihan Kerja Al Ittihad dengan Model Project Based Learning Journal of doi 10 47134 comdev v1i2 23
  3. MEMBANGUN PEMBERDAYAAN EKONOMI DI PESANTREN | Economica: Jurnal Ekonomi Islam. membangun pemberdayaan... journal.walisongo.ac.id/index.php/economica/article/view/785MEMBANGUN PEMBERDAYAAN EKONOMI DI PESANTREN Economica Jurnal Ekonomi Islam membangun pemberdayaan journal walisongo ac index php economica article view 785
Read online
File size255.06 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test