UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Ikan lele merupakan salah satu komoditi perikanan yang mengalami peningkatan dalam produksi karena permintaan pasar yang meningkat. Permintaan akan produksi ikan lele di kota Tarakan juga mengalami peningkatan. Meningkatnya permintaan pasar, mendorong upaya dalam produksi ikan lele. Salah satu kunci keberhasilan produksi lele yaitu pada pemijahan, karena pemijahan ikan lele terjadi secara musiman. Untuk menganggulangi ketersedia benih ikan lele maka harus ada alternative teknologi reproduksi untuk pemijahan ikan lele agar dapat terjadi sepanjang tahun. Teknologi rekayasa pemijahan dapat dilakukan dengan kawin suntik menggunakan hormon dan perbaikan kualitas pakan. Pemijahan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan lele (mitra) di Kota Tarakan dengan menggunakan metode pemijahan alami (konvensional) hal ini menyebabkan pemijahan hanya dapat dilakukan pada musim hujan sehingga ketersediaan benih ikan lele menjadi terbatas tergantung dari musim pemijahan saja. Hasil kegiatan ini, mitra telah mampu membuat pakan dengan menambahkan tepung kunyit dan mitra juga telah mampu melakukan pemijahan buatan ikan lele dengan menggunakan hormone ovaprim. Kegiaatan selanjutnya ialah dengan melakukan pemijahan dan menghitung laba dari hasil kegiatan. Diharapkan dengan pelatihan yang akan dilakukan di kelurahan juata kerikil dengan kelompok “Empagon 415 menjadi langkah awal untuk meningkatkan produksi benih ikan lele di kabupaten KTT sepanjang tahun.

Pelarangan ini memperkuat potensi UPR Empagon 415 dalam menghasilkan benih ikan lele dengan menggunakan metode pemijahan buatan dan pemberian pakan campuran kunyit.Pelatihan yang dilakukan juga berhasil meningkatkan kapasitas para mitra dalam meningkatkan produksi benih ikan lele.Dengan dukungan teknologi dan peningkatan pengetahuan, UPR Empagon 415 terlihat mampu meningkatkan produksi benih ikan lele untuk pemenuhan pasar.

Untuk menambah wawasan, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh tepung kunyit dengan berbagai jenis hormon sebagai pemijahan buatan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas benih ikan lele. Sehingga, teknologi ini dapat diaplikasikan untuk berbagai jenis ikan air tawar di tempat lain untuk mengembangkan metode reproduksi ikan secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian tentang efisiensi biaya pada pemijahan dan pakan campuran kunyit juga perlu untuk memastikan kelaikan metode ini dalam pengembangan industri perikanan.

Read online
File size358.99 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test