UMSUMS

Forum GeografiForum Geografi

Peri‑urbanisasi yang cepat meningkatkan persaingan antara pertumbuhan pemukiman dan lahan pertanian, menciptakan risiko struktural bagi ketahanan pangan lokal. Penelitian ini menggabungkan pemodelan spasial berbasis pembelajaran mesin, statistik pertanian, dan skenario kebijakan untuk menilai bagaimana trajektori penggunaan lahan memengaruhi kemandirian beras di Proposed New Autonomous Region (PNAR) Purwokerto, Indonesia. Citra Sentinel‑2 multitemporal digunakan sebagai masukan untuk klasifikasi Random Forest, sedangkan model CA‑ANN diterapkan untuk mensimulasikan transisi dan memprediksi penggunaan lahan pada tahun 2029. Model Random Forest mencapai akurasi keseluruhan 84 % dengan koefisien Kappa 0,81, sementara validasi model CA‑ANN melalui hindcasting 2015‑2024 menghasilkan kesesuaian spasial 82 % dengan stabilitas kelas tinggi untuk sawah (0,853) dan area terbangun (0,973). Pada jalur business‑as‑usual, luas sawah menurun dari 8.506 ha (2015) menjadi 6.512 ha (2029), mengubah neraca beras regional dari surplus 3.791 ton menjadi defisit –12.520 ton. Skenario gabungan indeks tanam 250, pengurangan konversi 2 % dan moderasi pertumbuhan penduduk 4 % dapat mengembalikan keseimbangan mendekati keseimbangan ( 190 ton). Temuan ini menegaskan bahwa perlindungan ketahanan pangan peri‑urban memerlukan regulasi penggunaan lahan yang terkoordinasi, kontrol demografi, dan intensifikasi agroteknologi, serta bahwa kerangka CA‑ANN yang divalidasi dapat menjadi alat pendukung keputusan yang dapat ditransfer untuk tata kelola lahan‑pangan berkelanjutan di wilayah berkembang Global Selatan.

Urban expansion in the PNAR of Purwokerto caused systematic conversion of paddy fields, reducing area from 8,506 ha (2015) to a projected 6,512 ha (2029) and shifting the regional rice balance from a surplus of 3,791 tons (2015) to a deficit of –7,141 tons (2024), with an estimated deficit of –12,520 tons by 2029 if no intervention occurs.Scenario analysis shows that technology alone is insufficient.the Moderate scenario combining a cropping index of 250, a 2 % reduction in land conversion, and a 4 % slowdown in population growth can achieve near‑balance ( 190 tons), while the Optimistic scenario yields surplus but requires structural changes unlikely to materialize soon.Future research should incorporate agro‑climatic and institutional dimensions to enhance policy realism and governance relevance, and to strengthen the predictive and prescriptive capacity of the spatial‑aspatial modeling framework developed.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan iklim yang diproyeksikan, khususnya variasi suhu dan curah hujan, memengaruhi produktivitas padi serta tingkat risiko konversi lahan sawah di wilayah PNAR Purwokerto, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang ketahanan pangan di masa depan. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran struktur pemerintahan lokal dan efektivitas pelaksanaan kebijakan dalam mengendalikan lahan konversi dan mendukung kemandirian beras, misalnya dengan menganalisis koordinasi antar‑instansi, insentif fiskal, serta mekanisme pengawasan berbasis GIS. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan integrasi praktik agro‑ekologi, seperti agroforestri dan diversifikasi tanaman, ke dalam perencanaan kota guna mengurangi kehilangan produksi beras sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan, dengan menguji dampak sosial‑ekonomi serta manfaat ekosistem dari pendekatan tersebut. Dengan menggabungkan ketiga arah studi ini, para peneliti dapat memberikan landasan ilmiah yang kuat untuk merumuskan kebijakan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tekanan urbanisasi yang terus meningkat.

  1. Balancing Urban Growth and Food Autonomy: An Integrated Machine Learning and Agricultural Statistics... journals2.ums.ac.id/fg/article/view/11234Balancing Urban Growth and Food Autonomy An Integrated Machine Learning and Agricultural Statistics journals2 ums ac fg article view 11234
  2. CAN INDONESIA TRUST THE WORLD RICE MARKET?: Bulletin of Indonesian Economic Studies: Vol 44, No 1. trust... doi.org/10.1080/00074910802008053CAN INDONESIA TRUST THE WORLD RICE MARKET Bulletin of Indonesian Economic Studies Vol 44 No 1 trust doi 10 1080 00074910802008053
  3. The Impact of Rice Import Policy on Grain and Rice Prices in Indonesia (Case Study of Rice Import Data... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1482/1/012035The Impact of Rice Import Policy on Grain and Rice Prices in Indonesia Case Study of Rice Import Data iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1482 1 012035
Read online
File size2.72 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test