MIFTAHUL ULUMMIFTAHUL ULUM

MAYARA: Jurnal Pengabdian MasyarakatMAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan gotong royong merupakan realita yang sering dijumpai di tengah masyarakat perkotaan. Salah satu yang menjadi konsen dari pengabdian ini adalah tentang kebersihan rumah ibadah (masjid). Pengabdian ini dilaksanakan melalui kerjasama antara Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan DPD Ika Pakarti Kabupaten Kutai Timur. Prodi PAI diwakili oleh 2 orang dosen dan DPD Ika Pakarti diwakili oleh 25 anggota paguyuban. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Abror, Jln. Kenyamukan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur, pelaksanaan aksi dilakukan gotong-royong pada hari Minggu jam 08 sampai dengan 11.00 Wita, yaitu pada tanggal 5 Februari Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Action Research, dimana peserta pengabdian ikut terlibat langsung dalam proses kegiatan pembersihan Rumah Ibadah (Masjid). Hasilnya adalah dengan adanya pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pembersihan rumah ibadah (Masjid) mendapatkan antusias yang luar biasa. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah masyarakat yang ikut berpartisipasi semakin bertambah. Hasil lain dari pengabdian ini adalah peningkatan kebersihan masjid pasca melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pengabdian di Masjid Al‑Abror, yang belum pernah dilakukan sebelumnya, berhasil membersihkan dan menata masjid serta halamannya secara menyeluruh.Partisipasi aktif masyarakat melalui gotong‑royong meningkatkan kebersamaan, intensitas tolong‑menolong, dan memberikan manfaat langsung bagi pengurus, pemuda, serta jamaah.Dengan demikian, Masjid Al‑Abror bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat ilmu, ekonomi, dakwah, kegiatan sosial, dan ukhuwah Islamiyah, wathoniah, serta basyariah.

Saran penelitian selanjutnya meliputi tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang kegiatan pembersihan berbasis partisipasi terhadap kondisi fisik serta tingkat keterlibatan masyarakat pada berbagai rumah ibadah (masjid, mushola, surau) di Kabupaten Kutai Timur, dengan membandingkan hasil sebelum dan setelah intervensi selama minimal satu tahun. Kedua, dikembangkan model pemeliharaan kebersihan yang dapat diskalakan, menggabungkan alat digital untuk pemantauan kebersihan dan alokasi sumber daya, kemudian diuji efektivitasnya pada sejumlah rumah ibadah yang berbeda kapasitas operasionalnya, guna menemukan strategi optimal yang dapat diterapkan secara luas. Ketiga, dilakukan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara frekuensi kegiatan gotong‑royong pembersihan dengan hasil psikososial, seperti rasa kebersamaan, identitas komunitas, dan interaksi antar‑generasi, serta membandingkan temuan antara lingkungan perkotaan dan pedesaan, sehingga dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kegiatan tersebut berkontribusi pada pembangunan sosial yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pemeliharaan rumah ibadah yang lebih efektif dan inklusif.

  1. Perencanaan Pembelajaran Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Di Madrasah Ibtidaiyah | Auladuna: Jurnal... ejournal.uas.ac.id/index.php/auladuna/article/view/1096Perencanaan Pembelajaran Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Di Madrasah Ibtidaiyah Auladuna Jurnal ejournal uas ac index php auladuna article view 1096
Read online
File size550.62 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test