ISI YogyakartaISI Yogyakarta
Resital: Jurnal Seni PertunjukanResital: Jurnal Seni PertunjukanPenelitian sebelumnya tentang timing ekspresif sebagian besar berfokus pada piano dan biola, menyediakan model untuk mengkuantifikasi pola tempo dan dinamika, namun jarang membahas instrumen petik. Kekurangan studi komparatif berbasis data ini menimbulkan kesenjangan signifikan dalam mendefinisikan ekspresi interpretatif pada penelitian kinerja musik gitar klasik. Struktur bahasa harmonik Etude No. 1 Villa‑Lobos penting untuk menjelaskan fenomena ekspresif, karena gerakan arpeggio mekanis dan reguler membentuk pola karya ini. Namun belum ada perbandingan kuantitatif multi‑rekaman mengenai timing ekspresif gitaris untuk karya ini. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menerapkan Sonic Visualiser pada enam rekaman landmark (Segovia 1961; Parkening 1971; Bream 1978; Yepes 1979; Romero 1987; Vidović 2009), mengekstrak kurva tempo dan profil intensitas, menyelaraskannya dengan partitur referensi, serta menghitung tempo dasar per‑pemain, variasi tempo global/lokal, dan koefisien variasi (CV). Studi ini terdiri dari tiga tahap berurutan: pengumpulan data, pemrosesan data, dan analisis data, masing‑masing bertujuan memeriksa karakteristik timing ekspresif dalam performa musik. Pendekatan ini mengkuantifikasi perubahan tempo terstruktur yang tertera dalam partitur serta penyimpangan performa tidak terstruktur (fluktuasi terstruktur dan tidak terstruktur) untuk menangkap profil ekspresif tiap performa. Temuan menunjukkan bahwa Segovia menampilkan rentang tempo terluas (112,84‑187,33 BPM, CV 19,2 %), sementara Yepes menunjukkan rentang paling sempit (124,61‑161,85 BPM, CV 8,7 %).
Penelitian ini menunjukkan bahwa enam rekaman landmark Etude No. 1 Villa‑Lobos memiliki perbedaan sistematis dalam tempo dasar serta variasi tempo global dan lokal, mengungkapkan pola interpretatif khas yang dapat dikelompokkan menjadi dua klaster gaya tradisional.Dengan menerapkan taksonomi waktu ekspresif terstruktur dan tidak terstruktur serta model tiga dimensi tempo Zhou & Fabian (2021), studi ini menyajikan metode kuantitatif baru untuk menganalisis performa gitar klasik, melampaui studi sebelumnya yang terbatas pada piano atau biola.Hasilnya menegaskan bahwa tempo dan dinamika berfungsi sebagai penanda identitas pemain, sehingga analisis komputasional dapat menggantikan deskripsi kualitatif dan memperkaya pemahaman musikologi tentang praktik interpretatif gitar.
Penelitian selanjutnya dapat menguji keakuratan model ekspresi tempo dengan merekam performa gitar klasik dalam kondisi studio yang terkontrol, sehingga mengurangi variasi akustik yang berasal dari sumber YouTube. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang melibatkan lebih banyak gitaris dari berbagai generasi dan aliran pedagogis, termasuk rekaman terbaru, untuk memvalidasi temuan klaster gaya dan menilai evolusi interpretasi seiring waktu. Penelitian lanjutan juga dapat memperluas analisis ke seluruh rangkaian Etude Villa‑Lobos atau karya gitar klasik lainnya, serta mengembangkan algoritma pembelajaran mesin yang memprediksi pola tempo dan dinamika berdasarkan karakteristik skor, sehingga memberi umpan balik real‑time bagi pelajar dan peneliti dalam memahami keputusan interpretatif pemain.
- Expressive Timing and Tempo Variance in Six Landmark Recordings of Villa-Lobos' Etude No. 1: A Sonic... doi.org/10.24821/resital.v26i2.17461Expressive Timing and Tempo Variance in Six Landmark Recordings of Villa Lobos Etude No 1 A Sonic doi 10 24821 resital v26i2 17461
- 0. 0 doi.org/10.1117/12.4763140 0 doi 10 1117 12 476314
| File size | 2.25 MB |
| Pages | 42 |
| DMCA | Report |
Related /
ISBIISBI Tulisan ini membahas hasil terjemahan, struktur melodi dan kontur nyanyian Andung pada video Tonggo Raja. Permasalahan dalam tulisan ini bahwa para pendengarTulisan ini membahas hasil terjemahan, struktur melodi dan kontur nyanyian Andung pada video Tonggo Raja. Permasalahan dalam tulisan ini bahwa para pendengar
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Jaran Kencak digolongkan sebagai seni pertunjukan dikarenakan atas fungsi yang melekat pada kegiatan ritual masyarakat. Tampilannya digunakan sebagai mediaJaran Kencak digolongkan sebagai seni pertunjukan dikarenakan atas fungsi yang melekat pada kegiatan ritual masyarakat. Tampilannya digunakan sebagai media
UNUDUNUD Pesan pendidikan dan kritik sosial yang disampaikan drama gong mudah dipahami penontonnya sehingga perlu dilestarikan di era modern ini. Drama gong merupakanPesan pendidikan dan kritik sosial yang disampaikan drama gong mudah dipahami penontonnya sehingga perlu dilestarikan di era modern ini. Drama gong merupakan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Populasi penelitian ini 40 orang anggota salah satu kelompok Gamolan Lampung. Penentuan jumlah sampel mengunakan teknik sampling jenuh, yaitu sampel diambilPopulasi penelitian ini 40 orang anggota salah satu kelompok Gamolan Lampung. Penentuan jumlah sampel mengunakan teknik sampling jenuh, yaitu sampel diambil
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Data diperoleh berdasarkan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya proses invented of traditionData diperoleh berdasarkan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya proses invented of tradition
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran komposisi musik sekolah dengan mendayagunakan keunikan sekolah kejuruan yakni penggunaan perkakasHasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran komposisi musik sekolah dengan mendayagunakan keunikan sekolah kejuruan yakni penggunaan perkakas
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini mengkaji peranan metode pembelajaran musik eurhythmics terhadap peningkatan kreativitas gerak anak usia 0,8 - 10,0 tahun. Kreativitas adalahPenelitian ini mengkaji peranan metode pembelajaran musik eurhythmics terhadap peningkatan kreativitas gerak anak usia 0,8 - 10,0 tahun. Kreativitas adalah
ISI DPSISI DPS Metode kualitatif dengan pendekatan arsip-kreatif diterapkan pada Sandiwara Cirebon. Hasil menunjukkan nilai-nilai lokal seperti moral, etika, kejujuran,Metode kualitatif dengan pendekatan arsip-kreatif diterapkan pada Sandiwara Cirebon. Hasil menunjukkan nilai-nilai lokal seperti moral, etika, kejujuran,
Useful /
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Data sekunder dikumpulkan dari dokumen kebijakan nasional, publikasi akademik terkini, dan laporan institusi riset. Analisis dilakukan melalui analisisData sekunder dikumpulkan dari dokumen kebijakan nasional, publikasi akademik terkini, dan laporan institusi riset. Analisis dilakukan melalui analisis
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA The analysis shows that Xis leadership combines strategic vision with bureaucratic instruments and institutional controls, enabling him to rapidly focusThe analysis shows that Xis leadership combines strategic vision with bureaucratic instruments and institutional controls, enabling him to rapidly focus
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG Terdapat berbagai pilihan instrumen di Pasar Modal yang dapat dipilih dan dibeli sesuai dengan pertimbangan dan kesepakatan yang dicapai. Berdasarkan kajianTerdapat berbagai pilihan instrumen di Pasar Modal yang dapat dipilih dan dibeli sesuai dengan pertimbangan dan kesepakatan yang dicapai. Berdasarkan kajian
EDUPEDEDUPED Pembelajaran dengan metode belajar menggunakan model pembelajaran permainan edukatif pada materi pelajaran bahasa Indonesia memiliki dampak positif dalamPembelajaran dengan metode belajar menggunakan model pembelajaran permainan edukatif pada materi pelajaran bahasa Indonesia memiliki dampak positif dalam