UnnasUnnas

Serat AcityaSerat Acitya

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui koreksi fiskal atas akun-akun pada laporan keuangan komersial PT. Gajahmada Indrasehati (Hotel Ibis Simpang Lima Semarang), agar dapat ditentukan pajak penghasilan perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif, yaitu menguraikan secara menyeluruh koreksi-koreksi fiskal yang dilakukan pada PT. Gajahmada Indrasehati. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari : data primer, yaitu sumber data yang secara langsung diberikan seperti dokumen dan catatan yang digunakan, dan data sekunder, yaitu sumber data yang tidak memberikan informasi secara langsung berupa studi pustaka dan literatur-literatur yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah terdapat koreksi fiskal positif yang berakibat laba yang diperoleh berdasarkan laporan keuangan komersial berbeda dengan laporan keuangan fiskal, serta terdapat kurang bayar pajak penghasilan perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut, saran yang diberikan yaitu sebaiknya sebelum melaporkan SPT Tahunan PPh Badan kepada Dirjen Pajak, perusahaan melakukan koreksi fiskal sendiri, dan perusahaan dapat mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak dapat diakui/ dibebankan sesuai dengan UU PPh yang berlaku.

Berdasarkan analisis koreksi fiskal yang telah dilakukan pada PT.Gajahmada Indrasehati, dapat disimpulkan bahwa perbedaan akun laporan keuangan komersial dan fiskal terletak pada pembebanan biaya-biaya tertentu.Pengkoreksian laba komersial menjadi laba fiskal dilakukan dengan membandingkan biaya-biaya pada akun general ledger dengan peraturan UU PPh No.Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya melakukan koreksi fiskal sendiri sebelum melaporkan SPT Tahunan PPh Badan kepada Kantor Pajak.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat memperluas cakupan dengan menganalisis pengaruh pemahaman karyawan terhadap sistem informasi akuntansi dan UU PPh yang berlaku terhadap efektivitas koreksi fiskal. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan dalam melakukan koreksi fiskal secara mandiri, termasuk tingkat kesadaran akan kewajiban perpajakan dan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi, seperti penggunaan perangkat lunak akuntansi yang terintegrasi dengan peraturan perpajakan, untuk mempermudah proses rekonsiliasi fiskal dan mengurangi potensi kesalahan dalam perhitungan pajak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan efisiensi sistem perpajakan di Indonesia, serta membantu perusahaan dalam mengelola kewajiban perpajakannya secara lebih efektif dan efisien.

Read online
File size108.97 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test