STTMWCSTTMWC

HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenHAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Filsafat adalah keingintahuan atau ilmu yang mempelajari hakikat keberadaan, pengetahuan, kebenaran, dan kehidupan. Filsafat dapat diartikan sebagai pandangan kritis terhadap suatu hal, atau pendirian hidup individu. Seorang filsuf adalah seseorang yang banyak melakukan refleksi dan observasi, dengan memanfaatkan setiap pengalaman dalam mencari suatu pengertian. Juga dibutuhkan kejujuran, kemampuan berpikir kritis, rasional, dan tanggung jawab serta memiliki keberanian untuk melakukan hal ini. Para filsuf juga tidak hanya memberikan pendapat dan berbicara tanpa arti dan tujuan. Tetapi justru sebaliknya, mereka mampu mengembangkan argumen yang berbobot, berdasarkan sebuah dalil yang bisa dan akan ditantang oleh para filsuf yang lain. Manusia sebagai pemikir sejati, berkeinginan untuk membuktikan bahwa manusia dengan pikirannya, bukan saja mampu mengetahui rahasia alam, tetapi mampu menguasainya dan mengelolanya. Manusia dengan pikirannya sebagai tenaga budaya mampu membangun dengan berbagai sistem berpikir, sistem pengetahuan, dan sistem keilmuan yang mampu menempatkannya sebagai aktor zaman. Filsafat Kristen adalah cara memahami konsep manusia dan mempelajari cara berpikir kritis sesuai iman Kristen. Firman Tuhan sangat menolong orang Kristen yang harus sering berfilsafat, baik dalam rangka pembelaan (apologetika), penjangkauan (pra-penginjilan) maupun pengajaran (katekisasi). Seorang ahli filsafat masa kini pada dasarnya adalah seorang akademisi, dan harus memiliki gelar yang sangat tinggi. Agar bisa berhasil berkarir di bidang filsafat, berusahalah meraih gelar yang sangat tinggi, mahasiswa harus meraih gelar doktor atau sekurang-kurangnya sarjana.

Mahasiswa adalah kelompok manusia atau komunitas akademis yang “secara aktual sedang senangnya mencari jati diri dengan pikirannya, untuk berusaha mencetakkan baginya sebuah identitas sebagai “kaum pemikir.Kesadaran diri selaku pemikir sejati, seharusnya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan diri sebagai ilmuwan sejati, dan calon professional sejati.Mereka terdorong untuk mengamati, menguji, mengkritisi, dan mengembangkan pemikiran-pemikiran baru yang tajam dalam memecahkan realitas dimaksud.Inilah penulis tertarik untuk mengajak mahasiswa Kristen menajamkan pikirannya sehingga menjadi pemikir sejati atau kritis.Apalagi saat ini informasi bisa didapatkan dengan mencarinya di internet.Dengan harapan melahirkan filsuf Kristen, sehingga nantinya diharapkan dapat menciptakan pemikiran atau penemuan-penemuan baru dalam bentuk ilmu, teknologi dan industri.

Untuk mendorong mahasiswa Kristen menjadi filsuf, perlu dikembangkan cara-cara yang efektif dalam mengasah pikiran mereka. Salah satunya adalah dengan memperkenalkan mereka pada berbagai filsafat dan pemikiran kritis yang ada, termasuk filsafat Kristen. Mahasiswa perlu diajarkan untuk menganalisis dan mengkritisi berbagai pandangan dunia, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan logis. Selain itu, penting juga untuk mendorong mereka menulis pandangan-pandangan filosofis mereka sendiri dan terlibat dalam debat intelektual. Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan wawasan filosofis dan kemampuan berpikir kritis yang kuat. Selain itu, perlu juga untuk mendorong mahasiswa Kristen untuk menerapkan filsafat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan budaya dan spiritual. Mereka dapat belajar bagaimana menggunakan filsafat untuk memahami dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang kehidupan, kebenaran, dan iman. Dengan demikian, mereka dapat menjadi pemikir yang kritis dan kreatif, serta mampu menghadapi tantangan-tantangan zaman dengan pemikiran yang tajam dan berdasar.

Read online
File size358.12 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test