UBUB

The Journal of Experimental Life ScienceThe Journal of Experimental Life Science

Program pemerintah untuk mencapai status bebas rabies pada tahun 2030 merupakan upaya percepatan pemberantasan kasus rabies di Indonesia. Rabies adalah penyakit yang sangat menular dengan tingkat kematian 100%, dan anjing merupakan pembawa utama virus tersebut. Upaya pemerintah dalam meminimalkan kasus rabies meliputi vaksinasi terhadap hewan rentan, pemusnahan anjing yang terkena rabies, serta penerapan manajemen populasi anjing (MPA). Observasi lapangan menunjukkan bahwa praktik pelepasan anjing peliharaan sehingga berkeliaran bebas telah menyebabkan peningkatan kasus rabies. Melalui pemodelan matematis, dampak sistem pemeliharaan ini dapat disimulasikan. Berdasarkan analisis model, ditentukan bahwa maksimal 15% anjing peliharaan yang boleh dilepas berkeliaran. Jika ambang batas ini dilampaui, perlu dipastikan cakupan vaksinasi minimal 20% dan pemusnahan minimal 1% anjing yang terkena rabies.

Berdasarkan hasil simulasi model, sistem pelepasan anjing peliharaan memainkan peran penting dalam penyebaran rabies.Terdapat batas maksimal laju pelepasan anjing peliharaan berkeliaran bebas, yaitu 15%.Jika laju pelepasan melebihi batas tersebut, kondisi menjadi endemik, sehingga diperlukan tindakan pencegahan seperti vaksinasi atau pemusnahan anjing peliharaan dan anjing liar yang terkena rabies.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas program edukasi masyarakat dalam mengurangi pelepasan anjing peliharaan berkeliaran bebas di daerah endemik rabies, dengan membandingkan tingkat kesadaran dan perilaku pemilik anjing sebelum dan sesudah kampanye. Kedua, penting untuk mengkaji model matematis yang memasukkan dinamika migrasi anjing antar wilayah, guna memahami bagaimana pergerakan anjing dari daerah endemik ke daerah bebas rabies mempengaruhi penyebaran penyakit. Ketiga, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang kombinasi optimal antara vaksinasi massal dan sterilisasi terhadap anjing liar dan anjing peliharaan yang dilepas, untuk mengevaluasi skenario intervensi jangka panjang yang paling efisien dalam menekan populasi anjing rentan dan mencegah transmisi rabies secara berkelanjutan.

  1. TWO DYNAMIC MODELS ABOUT RABIES BETWEEN DOGS AND HUMAN | Journal of Biological Systems. two dynamic models... worldscientific.com/doi/abs/10.1142/S0218339008002666TWO DYNAMIC MODELS ABOUT RABIES BETWEEN DOGS AND HUMAN Journal of Biological Systems two dynamic models worldscientific doi abs 10 1142 S0218339008002666
Read online
File size1.15 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test