HARPRESSIDHARPRESSID
Asian Academic Summit ProceedingAsian Academic Summit ProceedingKompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat penting untuk pelayanan publik. Sistem Merit adalah kebijakan pengelolaan ASN berdasarkan kualitas, kompetensi, dan kinerja efektif. Tanpa membedakan etnis, keberadaan, ras, agama, usia, status perkawinan, dan kondisi disabilitas. Tujuan dari Undang-Undang ASN adalah Kemerdekaan, Kompetensi, Produktivitas Kerja, Integritas, Kesejahteraan, Kualitas Pelayanan Publik, serta Pengawasan, dan Akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem merit dalam birokrasi Indonesia bertujuan untuk menghasilkan aparatur yang profesional dan berintegritas dengan menempatkan mereka pada posisi birokrat pemerintah sesuai dengan kompetensi mereka, di mana pengembangan kompetensi aparatur dapat dilakukan dengan Pendidikan dan Pelatihan (EaT), juga melalui mentoring, Coaching, dan komunitas belajar.
Sistem merit dalam birokrasi Indonesia bertujuan untuk menghasilkan ASN yang profesional dan berintegritas dengan menempatkan mereka pada posisi birokrat pemerintah sesuai dengan kompetensi mereka.mengembangkan kemampuan ASN melalui bimbingan dan pelatihan.dan melindungi karier ASN dari politisasi dan kebijakan yang bertentangan dengan prinsip merit.Strategi pengembangan kompetensi ASN dalam meningkatkan Pelayanan Publik adalah melalui pendidikan dan pelatihan, yaitu bimbingan teknis, mentoring, coaching, dan komunitas e-learning.
Untuk meningkatkan kualitas ASN, perlu ada strategi pengembangan kompetensi yang komprehensif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas metode-metode pengembangan kompetensi seperti mentoring, coaching, dan komunitas belajar. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi bagaimana sistem merit dapat diterapkan secara efektif di berbagai institusi pemerintah, terutama di wilayah Papua Barat, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan geografis yang beragam. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi peran dan kemampuan manajer sumber daya manusia dalam mempersiapkan prasyarat penilaian sistem merit, serta bagaimana internalisasi prinsip-prinsip merit dapat diwujudkan dalam pemikiran dan kehidupan sehari-hari para pelaku.
| File size | 238.14 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Modal budaya berupa pengetahuan musik, akses sumber musik, serta legitimasi kurikulum institusional memperluas pilihan guru namun sekaligus menuntut kepatuhanModal budaya berupa pengetahuan musik, akses sumber musik, serta legitimasi kurikulum institusional memperluas pilihan guru namun sekaligus menuntut kepatuhan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Metode analisis yang digunakan yaitu metode Hayami, analisis kelayakan bisnis secara finansial dan non finansial, serta analisis sensitivitas. PerhitunganMetode analisis yang digunakan yaitu metode Hayami, analisis kelayakan bisnis secara finansial dan non finansial, serta analisis sensitivitas. Perhitungan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur, penguatan sistem pengendalian internal, dan peningkatan transparansi melalui aksesibilitasHal ini menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur, penguatan sistem pengendalian internal, dan peningkatan transparansi melalui aksesibilitas
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Metode penelitian kepustakaan (library research) digunakan untuk menganalisis struktur, konten, dan instrumen asesmen modul. Hasil penelitian menunjukkanMetode penelitian kepustakaan (library research) digunakan untuk menganalisis struktur, konten, dan instrumen asesmen modul. Hasil penelitian menunjukkan
TEKNOKRATTEKNOKRAT Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan peneliti terhadap Mendeley menciptakan hambatan signifikan. Artikel ini menyoroti pentingnya pemahamanNamun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan peneliti terhadap Mendeley menciptakan hambatan signifikan. Artikel ini menyoroti pentingnya pemahaman
JOMPUJOMPU Ada tiga kriteria kesulitan yang diidentifikasi dalam penelitian ini, yaitu: (1) sebanyak 30% guru memahami modul ajar beserta komponennya; (2) sebanyakAda tiga kriteria kesulitan yang diidentifikasi dalam penelitian ini, yaitu: (1) sebanyak 30% guru memahami modul ajar beserta komponennya; (2) sebanyak
UnnasUnnas Pelaksanaan reformasi birokrasi di Kota Semarang didasarkan pada Road Map reformasi birokrasi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Kota Semarang.Pelaksanaan reformasi birokrasi di Kota Semarang didasarkan pada Road Map reformasi birokrasi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Kota Semarang.
UNKAUNKA Kompetensi Petugas Pelayanan belum optimal terutama dalam penguasaan IT, yang merupakan menjadi faktor berpengaruh dalam pelaksanaan tugas pelayanan administrasiKompetensi Petugas Pelayanan belum optimal terutama dalam penguasaan IT, yang merupakan menjadi faktor berpengaruh dalam pelaksanaan tugas pelayanan administrasi
Useful /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Selanjutnya, kondisi ini berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepala desa sebagai pemegang mandat pengelolaan keuangan publik,Selanjutnya, kondisi ini berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepala desa sebagai pemegang mandat pengelolaan keuangan publik,
JOMPUJOMPU Dari hasil uji coba, ahli media, memberikan nilai 83,42% dengan kriteria “baik, ahli desain menilai produk yang dibuat dengan persentase 81,76% denganDari hasil uji coba, ahli media, memberikan nilai 83,42% dengan kriteria “baik, ahli desain menilai produk yang dibuat dengan persentase 81,76% dengan
UnnasUnnas Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi, analisis, dan pengurangan data sesuaiMetode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi, analisis, dan pengurangan data sesuai
UnnasUnnas Bias pelaksanaan disebabkan oleh diskresi petugas, sehingga diperlukan pengawasan terpadu antara pemerintah dan masyarakat. Keberhasilan program memerlukanBias pelaksanaan disebabkan oleh diskresi petugas, sehingga diperlukan pengawasan terpadu antara pemerintah dan masyarakat. Keberhasilan program memerlukan