TIGA MUTIARATIGA MUTIARA

Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaMutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia

Tujuan dilakukannya riset kuantitatif ini untuk menganalisis sejauh mana pengaruh motivasi dan disiplin terhadap kinerja karyawan Extrusion Blow PT. Jayatama Selaras. Metode penghimpunan data mengaplikasikan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Peneliti pada riset ini menggunakan analisis kuantitatif seperti uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Semua analisis ini dilakukan menggunakan SPSS versi 25. Penelitian ini melibatkan seluruh karyawan Extrusion Blow PT. Jayatama Selaras, yang berjumlah 50 responden. Metode sampel jenuh digunakan untuk menentukan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan koefisien regresi sebesar 2,145 ≥ 1,677, motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan koefisien regresi sebesar 12,914 ≥ 1,677 disiplin secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Ditunjukkan bahwa motivasi dan disiplin berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan, dengan Fhitung 256,961 ≥ Ftabel 3,195, dan nilai signifikansi setiap variabel ≤ 0,05. Uji koefisien determinasi membuktikan motivasi dan disiplin memengaruhi kinerja karyawan sebesar 95,7%, sedangkan 4,3% faktor yang tidak terlibat pada riset ini.

Motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Thitung 2,145 ≥ Ttabel 1,677.sig 0,037 ≤ 0,05), menunjukkan bahwa motivasi tinggi berkorelasi dengan peningkatan kinerja yang signifikan.Disiplin juga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Thitung 12,914 ≥ Ttabel 1,677.sig 0,000 ≤ 0,05), bahkan menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja.Secara simultan, motivasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Fhitung 256,961 ≥ Ftabel 3,195.sig 0,000 ≤ 0,05), dengan kontribusi sebesar 95,7% terhadap kinerja karyawan Extrusion Blow PT.

Penelitian ini secara jelas menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Untuk memperkaya pemahaman kita di masa depan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, mengingat 4,3% dari varians kinerja karyawan belum dijelaskan, akan sangat menarik untuk mengidentifikasi dan mengukur dampak faktor lain yang mungkin berperan, seperti budaya organisasi, dukungan manajerial, atau kesempatan pengembangan karier. Penelitian ini dapat menggunakan survei yang lebih komprehensif atau wawancara mendalam untuk mengungkap variabel-variabel tersebut. Kedua, karena studi saat ini menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian selanjutnya bisa mempertimbangkan metode kualitatif atau gabungan (mixed-methods). Melalui wawancara terstruktur dengan karyawan dan manajer, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih nuansial tentang *bagaimana* motivasi dan disiplin secara internal memengaruhi perilaku dan produktivitas individu, serta perspektif unik mereka tentang faktor-faktor pendorong kinerja di lingkungan kerja. Ketiga, fokus pada karyawan Extrusion Blow di satu perusahaan membatasi generalisasi temuan. Oleh karena itu, sebuah studi komparatif lintas departemen atau bahkan lintas perusahaan di sektor manufaktur yang serupa akan sangat berharga. Ini akan membantu menguji apakah hubungan antara motivasi, disiplin, dan kinerja bersifat konsisten di berbagai konteks kerja, serta mengidentifikasi faktor situasional yang mungkin memodifikasi dampak tersebut, memberikan wawasan yang lebih luas bagi praktik manajemen sumber daya manusia.

Read online
File size821.59 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test