UnsilUnsil
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training)Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training)Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan bending tangan terhadap kemampuan shooting pada atlet pétanque Kota Palopo. Jenis penelitian adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet pétanque Kota Palopo. Teknik sampling adalah purposive sampling yaitu pertimbangan tertentu oleh peneliti, maka atlet yang aktif latihan akan dijadikan sampel pada penelitian ini yang berjumlah 15 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas data, homogenitas, dan uji paired sample t-test sesuai taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Latihan bending tangan terbukti efektif dalam meningkatkan ketepatan dan kekuatan lemparan, yang berkontribusi langsung pada peningkatan performa shooting atlet. Oleh karena itu, metode latihan ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pelatihan untuk mengembangkan kemampuan shooting dalam olahraga pétanque. Berarti ada pengaruh yang signifikan Latihan menggunakan bending tangan terhadap kemampuan shooting pada atlet Petanque Kota Palopo.
Terdapat pengaruh signifikan latihan menggunakan bending tangan terhadap kemampuan shooting pada atlet pétanque Kota Palopo.Latihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan ketepatan dan kekuatan lemparan, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan performa shooting atlet.Oleh karena itu, metode latihan bending tangan sangat direkomendasikan sebagai strategi pelatihan untuk mengembangkan kemampuan shooting dalam olahraga pétanque.
Penelitian ini telah menunjukkan bahwa latihan bending tangan efektif meningkatkan kemampuan shooting atlet petanque di Kota Palopo. Namun, untuk memperluas pemahaman dan aplikasi hasil ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, akan sangat berharga untuk mereplikasi studi ini dengan melibatkan jumlah sampel yang jauh lebih besar dan berasal dari berbagai daerah atau provinsi di Indonesia. Hal ini penting untuk menguji sejauh mana temuan ini dapat digeneralisasikan ke populasi atlet petanque yang lebih luas, sehingga rekomendasi pelatihan dapat diterapkan secara nasional dengan keyakinan yang lebih tinggi. Sebuah penelitian lintas wilayah dapat membantu mengidentifikasi apakah ada faktor geografis atau budaya yang memengaruhi efektivitas latihan ini. Kedua, durasi latihan dalam penelitian ini relatif singkat, yaitu 16 kali pertemuan. Oleh karena itu, studi di masa depan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang dari latihan bending tangan terhadap kemampuan shooting. Pertanyaan yang menarik adalah apakah peningkatan performa yang diamati dapat dipertahankan atau bahkan terus meningkat setelah periode pelatihan yang lebih lama, misalnya tiga hingga enam bulan, serta apakah terdapat titik optimal durasi latihan untuk mencapai hasil maksimal. Penelitian semacam ini akan memberikan wawasan tentang keberlanjutan dan adaptasi tubuh atlet terhadap program latihan tersebut. Ketiga, mengingat bahwa shooting dalam petanque adalah keterampilan yang kompleks, melibatkan berbagai aspek fisik dan motorik, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana latihan bending tangan berinteraksi dengan komponen lain. Misalnya, apakah mengkombinasikan latihan bending tangan dengan program peningkatan koordinasi mata-tangan, kekuatan otot inti, atau fleksibilitas pergelangan tangan akan menghasilkan peningkatan yang lebih signifikan atau sinergis dalam kemampuan shooting? Menjelajahi kombinasi latihan ini dapat membuka peluang untuk mengembangkan program pelatihan yang lebih komprehensif dan terintegrasi, yang tidak hanya berfokus pada kekuatan lengan, tetapi juga pada keseluruhan mekanisme biomekanik dan neurologis yang terlibat dalam akurasi lemparan petanque. Dengan demikian, penelitian mendatang dapat memperkaya literatur dan memberikan panduan praktis yang lebih mendalam bagi pelatih dan atlet.
| File size | 303.38 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UnsilUnsil Implementasi pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) yang diintegrasikan dengan problem‑based learning dan pembelajaran kooperatif terbuktiImplementasi pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) yang diintegrasikan dengan problem‑based learning dan pembelajaran kooperatif terbukti
UnsilUnsil Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, semakin tinggi tingkat kebugaran dan kesehatan siswa, maka semakinHal ini menunjukkan bahwa semakin baik implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, semakin tinggi tingkat kebugaran dan kesehatan siswa, maka semakin
UnsilUnsil Pengujian hipotesis yang ke dua yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan (X2) dengan hasil belajar renang gaya bebas (Y). Pengujian hipotesisPengujian hipotesis yang ke dua yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan (X2) dengan hasil belajar renang gaya bebas (Y). Pengujian hipotesis
UnsilUnsil Data dianalisis menggunakan Koefisien Korelasi Intrakelas (ICC), Standar Error of Measurement, dan metode kesepakatan Bland–Altman. Hasil penelitianData dianalisis menggunakan Koefisien Korelasi Intrakelas (ICC), Standar Error of Measurement, dan metode kesepakatan Bland–Altman. Hasil penelitian
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Populasi pada penelitian ini yaitu anggota unit kegiatan mahasiswa olahraga divisi bola voli Universitas Darul Maarif Indramayu. Sampel yang digunakanPopulasi pada penelitian ini yaitu anggota unit kegiatan mahasiswa olahraga divisi bola voli Universitas Darul Maarif Indramayu. Sampel yang digunakan
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Mata memandu pemain untuk melacak shuttlecock dengan akurat, sementara tangan merespons instruksi visual yang diberikan oleh mata untuk menggerakkan raketMata memandu pemain untuk melacak shuttlecock dengan akurat, sementara tangan merespons instruksi visual yang diberikan oleh mata untuk menggerakkan raket
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Kekuatan otot lengan memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan spike. Koordinasi mata tangan juga berpengaruh signifikan, serta rasa percaya diriKekuatan otot lengan memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan spike. Koordinasi mata tangan juga berpengaruh signifikan, serta rasa percaya diri
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Jadi dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan, koordinasi mata tangan, dan rasa percaya diri memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilanJadi dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan, koordinasi mata tangan, dan rasa percaya diri memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilan
Useful /
UnsilUnsil Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi seberapa sering set piece digunakan, bentuk variasinya, serta efektivitasnya dalam menghasilkan peluangFokus utama penelitian adalah mengidentifikasi seberapa sering set piece digunakan, bentuk variasinya, serta efektivitasnya dalam menghasilkan peluang
UnsilUnsil Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar meningkat secara signifikan dari satu siklus ke siklus berikutnya. Persentase siswa yang tertarik belajarHasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar meningkat secara signifikan dari satu siklus ke siklus berikutnya. Persentase siswa yang tertarik belajar
BTPBTP Pendekatan cooperative learning dipadukan dengan realia—objek fisik autentik—menghasilkan pelatihan interaktif dan kontekstual berupa permainan peran,Pendekatan cooperative learning dipadukan dengan realia—objek fisik autentik—menghasilkan pelatihan interaktif dan kontekstual berupa permainan peran,
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Berdasarkan temuan masalah serta analisis kebutuhan yang ada peneliti membentuk pembaruan media pembelajaran yang ditujukan di proses pembelajaran PJOK,Berdasarkan temuan masalah serta analisis kebutuhan yang ada peneliti membentuk pembaruan media pembelajaran yang ditujukan di proses pembelajaran PJOK,